Aug 25, 2026
Hukum

Shania Twain Taklukkan Hati Generasi Z Lewat Musik Country-Pop

LOS ANGELES — Megabintang country-pop Shania Twain membuktikan bahwa musik yang tulus mampu melintasi batas generasi. Lebih dari dua dekade setelah album l

Shania Twain Taklukkan Hati Generasi Z Lewat Musik Country-Pop

LOS ANGELES — Megabintang country-pop Shania Twain membuktikan bahwa musik yang tulus mampu melintasi batas generasi. Lebih dari dua dekade setelah album legendarisnya Come On Over (1997) menguasai tangga lagu dunia, penyanyi asal Kanada ini justru menemukan gelombang penggemar baru dari kalangan Generasi Z — kelompok muda yang sebagian besar bahkan belum lahir ketika lagu-lagu hitnya pertama kali dirilis.

Fenomena ini bukanlah kebetulan semata. Kombinasi antara kekuatan media sosial, dukungan para musisi muda ternama, serta daya tarik musiknya yang tak lekang oleh waktu membuat nama Shania Twain kembali bergaung di telinga pendengar belia di seluruh dunia.

Viral di TikTok dan Media Sosial

Platform video pendek TikTok menjadi gerbang utama masuknya musik Shania Twain ke kehidupan Generasi Z. Lagu-lagu ikonis seperti "You're Still the One" dan "Any Man of Mine" kerap digunakan sebagai latar suara untuk jutaan video — mulai dari konten fesyen, tarian, hingga unggahan bernuansa nostalgia.

Bagi banyak anak muda, nada-nada country-pop milik Twain terasa segar justru karena berbeda dari arus musik mainstream masa kini. Melodi yang mudah diingat, lirik yang jujur soal cinta dan pemberdayaan perempuan, serta produksi musik yang khas membuat karya-karyanya mudah dinikmati lintas generasi.

Dipuja Musisi Muda Ternama

Faktor lain yang mempercepat kebangkitan popularitas Twain adalah pengakuan terbuka dari para bintang muda. Penyanyi Harry Styles, misalnya, secara khusus mengundang Twain tampil bersamanya di panggung Coachella 2022 — momen yang kemudian viral dan memperkenalkan sang diva kepada jutaan penggemar muda Styles.

"Di dalam mobil bersama ibu saya saat kecil, perempuan inilah yang mengajari saya bernyanyi," ujar Harry Styles saat memperkenalkan Shania Twain di atas panggung Coachella.

Tidak hanya Styles. Taylor Swift dalam berbagai kesempatan juga menyebut Twain sebagai sosok yang membuka jalan bagi perempuan di industri musik country untuk merambah pasar pop global. Jejak pengaruh Twain turut terdengar pada karya musisi seperti Kacey Musgraves hingga Orville Peck.

Sejumlah poin kunci pengaruh Shania Twain bagi generasi baru:

  • Pemberdayaan perempuan — lirik-liriknya menegaskan kepercayaan diri perempuan jauh sebelum tema ini menjadi arus utama.
  • Pembaruan genre — ia memadukan country dan pop, membuka jalan bagi artis lintas genre masa kini.
  • Gaya panggung ikonis — kostum dan sikapnya yang berani menjadi referensi estetika baru.

Ikon Fesyen yang Kembali Dikagumi

Selain musik, gaya busana Twain turut memikat Generasi Z. Motif leopard print, topi koboi, dan busana glamor khasnya di era 1990-an kini dipandang sebagai simbol estetika retro yang autentik. Banyak kreator konten muda yang meniru penampilannya dalam video musik lawas, membuktikan bahwa bahasa visual Twain tetap relevan di era digital.

Kisah Ketangguhan yang Menginspirasi

Di balik gemerlap panggung, perjalanan hidup Twain menjadi sumber inspirasi tersendiri. Ia sempat kehilangan suaranya akibat penyakit Lyme dan gangguan disfonia, hingga harus menjalani operasi pita suara. Alih-alih menyerah, ia bangkit dan kembali bernyanyi — sebuah narasi ketangguhan yang sangat resonan bagi anak muda yang menghargai keterbukaan soal kesehatan dan perjuangan personal.

Dokumenter Netflix "Not Just a Girl" (2022) semakin memperkuat koneksi emosional ini, menampilkan sisi manusiawi sang bintang sekaligus merangkum warisan musiknya bagi generasi baru.

Warisan Musik yang Abadi

Dengan penjualan album lebih dari 100 juta keping di seluruh dunia dan gelar Queen of Country Pop, Shania Twain tetap aktif berkarya. Album Queen of Me (2023) beserta tur dunianya disambut antusias oleh penonton lintas usia — bukti nyata bahwa daya tariknya tidak mengenal batas generasi.

Kalimat pembuka legendarisnya, "Let's go, girls!", kini bukan hanya milik pendengar era 1990-an, tetapi juga dinyanyikan dengan bangga oleh ribuan anak muda di setiap konsernya.

[SOCIAL_TWEET]: Shania Twain membuktikan musik sejati tak mengenal usia. Beginilah sang Queen of Country Pop menaklukkan hati Generasi Z 🎶 #ShaniaTwain #GenZ #CountryPop [SOCIAL_TG]: 🎤 Shania Twain Taklukkan Hati Generasi Z — Dari viral di TikTok hingga duet dengan Harry Styles di Coachella, sang Queen of Country Pop kembali bersinar. Baca artikel lengkapnya di Beritaseputar.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User