Menyambut momentum bersejarah Hari Bhakti Radio ke-81, jajaran Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar serangkaian kegiatan penuh makna. Salah satu agenda utama yang diselenggarakan adalah ziarah kubur ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi.
Kegiatan ziarah ini menjadi wujud penghormatan tulus seluruh insan penyiaran publik terhadap jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan serta kedaulatan informasi di Tanah Air. Rombongan yang hadir terdiri dari jajaran Dewan Pengawas, Direksi, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) wilayah Jakarta, hingga perwakilan pegawai LPP RRI.
Kronologi Prosesi Ziarah Khidmat di TMP Kalibata
Rangkaian acara di TMP Kalibata berlangsung dengan sangat tertib dan sarat nuansa khidmat sejak pagi hari. Berikut urutan prosesi ziarah rombongan LPP RRI:
- Pukul 07.00 WIB: Seluruh peserta ziarah dari berbagai satuan kerja berkumpul dan melakukan registrasi di pelataran utama TMP Kalibata.
- Pukul 07.30 WIB: Upacara penghormatan resmi dimulai di hadapan monumen pahlawan, dipimpin langsung oleh Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo.
- Pukul 08.00 WIB: Prosesi mengheningkan cipta bersama untuk mendoakan para pahlawan bangsa, dilanjutkan peletakan karangan bunga di monumen utama.
- Pukul 08.30 WIB: Rombongan bergerak melakukan tabur bunga di makam para tokoh pejuang penyiaran dan perintis kemerdekaan hingga pukul 09.00 WIB.
"Mengheningkan cipta. Mulai," ucap Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo saat memimpin jalannya upacara penghormatan di hadapan seluruh peserta ziarah.
Setelah peletakan karangan bunga, jajaran pimpinan dan staf menyusuri blok-blok makam pahlawan untuk menaburkan bunga sembari memanjatkan doa. Momentum ini menjadi pengingat penting bahwa eksistensi radio publik hari ini lahir dari cucuran keringat dan darah para pejuang bangsa di masa lampau.
Aksi Kepedulian Lewat Anjangsana ke Panti Asuhan
Tidak hanya mengenang jasa pahlawan melalui upacara formal, peringatan HUT ke-81 RRI ini turut diwarnai dengan aksi sosial nyata. Manajemen RRI menggelar anjangsana dan pemberian santunan ke panti asuhan di wilayah Jakarta sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
Melalui anjangsana tersebut, insan RRI berinteraksi langsung serta menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok dan santunan pendidikan. Langkah ini menegaskan peran RRI yang tidak hanya hadir lewat frekuensi udara, tetapi juga hadir langsung menyentuh denyut kehidupan masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Refleksi Semangat "Sekali di Udara, Tetap di Udara"
Memasuki usia ke-81 tahun, RRI terus berkomitmen melakukan transformasi digital di tengah dinamika perkembangan ekosistem media modern. Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan diharapkan mampu menjadi fondasi moral bagi seluruh pegawai LPP RRI dalam menghadirkan informasi yang terpercaya, mendidik, dan merekatkan persatuan bangsa.
Comments (0)