Robert Pattinson Temukan Kesenangan Jadi Penjahat di The Odyssey

Di sudut ruangan yang remang-remang, Robert Pattinson tertunduk sesaat. Bukan karena malu, melainkan karena ia sedang menikmati perasaan asing yang menjalari seluruh tubuhnya. Aktor berusia 37 tahun i...

Jul 19, 2026 - 10:57
0 0
Robert Pattinson Temukan Kesenangan Jadi Penjahat di The Odyssey

Di sudut ruangan yang remang-remang, Robert Pattinson tertunduk sesaat. Bukan karena malu, melainkan karena ia sedang menikmati perasaan asing yang menjalari seluruh tubuhnya. Aktor berusia 37 tahun itu baru saja menyelesaikan syuting adegan sebagai Antinous, tokoh antagonis dalam film garapan Christopher Nolan, The Odyssey. Dengan nada rendah dan senyum tipis, ia berkata, "Ini pertama kalinya aku benar-benar bersenang-senang menjadi karakter jahat."

Perjalanan Menemukan Karakter Villain

Siapa sangka, di balik layar megah produksi Nolan, tersimpan momen mengharukan ketika Pattinson berjuang melepaskan bayang-bayang peran-peran heroiknya di masa lalu. Dari Edward Cullen di Twilight hingga Bruce Wayne di The Batman, ia selalu berada di sisi 'baik'. Tapi Antinous—seorang pemuda angkuh yang membenci Odysseus—memberinya ruang untuk mengeksplorasi kegelapan yang selama ini terpendam. "Aku merasa seperti anak kecil yang baru menemukan mainan baru," ujarnya, matanya berbinar. "Ada kebebasan dalam menjadi jahat. Kamu tidak perlu menjelaskan dirimu. Kamu hanya melakukan apa yang membuatmu nyaman—meskipun itu kejam."

Di Balik Layar: Antara Air Mata dan Tawa

Proses syuting bukan tanpa air mata. Pattinson mengaku sempat frustrasi saat pertama kali membaca naskah. "Aku tidak mengerti kenapa Antinous begitu kejam. Tapi Nolan membantuku melihat bayang-bayang masa lalunya," ceritanya sambil menyesap kopi. Sutradara visioner itu memintanya untuk membayangkan Antinous sebagai anak yang kehilangan ayah di perang Troya. "Itu momen yang mengharukan. Tiba-tiba aku paham bahwa setiap villain punya kisah pilu di balik tiap aksinya." Di sela-sela syuting, ia sering berbagi tawa dengan para kru, terutama saat kostumnya yang rumit membuatnya tersandung di atas kapal tiruan. "Ini momen sederhana yang membuatku ingat bahwa akting bukan hanya tentang serius, tapi juga tentang kesenangan," katanya tersenyum.

Inspirasi dari Karya Sastra Kuno

Film The Odyssey versi Nolan bukanlah adaptasi biasa. Dengan anggaran raksasa dan teknologi IMAX, kisah Homer itu dihidupkan kembali. Tapi bagi Pattinson, daya tariknya justru pada kerapuhan karakter. "Antinous tidak jahat karena dia ingin jahat. Dia hanya tidak punya pilihan lain," jelasnya. "Ini kisah tentang bagaimana trauma bisa melahirkan monster." Ia mengaku membaca ulang epos asli dan menemukan banyak inspirasi. "Ada adegan di mana Antinous melempari Odysseus dengan kursi—itu absurd! Tapi justru di situlah dia manusiawi." Momen ini mengingatkannya pada perjuangan pribadi: ketika ia dulu dianggap hanya aktor remaja yang tidak berbakat. "Aku bangkit dari ejekan. Antinous tidak pernah punya kesempatan itu. Jadi dia memilih jalan gelap."

Menyentuh Hati Penonton dengan Kejujuran Emosional

Pattinson percaya bahwa penonton akan merasakan emosi yang sama. "Aku ingin orang-orang melihat Antinous dan berkata, 'Aku tidak setuju, tapi aku mengerti.'" Ia berharap film ini bisa menjadi inspirasi bagi mereka yang merasa terpinggirkan. "Terkadang kita semua punya sisi Antinous dalam diri. Yang membedakan adalah pilihan kita untuk melawannya atau menyerah." Saat syuting selesai, ia meninggalkan set dengan perasaan campur aduk. "Ada rasa bangga, ada kelegaan, dan ada haru." Di akhir wawancara, ia menatap kamera dan berbisik, "Menjadi jahat ternyata tidak semenyakitkan yang kubayangkan. Malah, ini perjalanan paling manusiawi yang pernah kujalani."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User