Sep 18, 2026
Hukum

RINJANI — Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Asal China

Keindahan pesona alam Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, memang tidak pernah gagal memikat para pencinta alam dari seantero jagat. Gunung berap

RINJANI — Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Asal China

Keindahan pesona alam Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, memang tidak pernah gagal memikat para pencinta alam dari seantero jagat. Gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini menyuguhkan pemandangan spektakuler yang menakjubkan, mulai dari hamparan sabana luas hingga pesona danau Segara Anak yang memukau. Namun, di balik keindahan yang menawan tersebut, Rinjani juga menyimpan trek pendakian yang sangat menantang dan sarat risiko bagi siapa saja yang tidak ekstra waspada.

Kabar menegangkan baru saja datang dari jalur pendakian Gunung Rinjani. Seorang pendaki Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Li Xianhua (47) dilaporkan mengalami insiden tak terduga. Pria paruh baya tersebut terpeleset saat menyusuri lintasan ekstrem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Beruntung, aksi sigap dari tim penyelamat berhasil menghindarkan insiden ini dari potensi bahaya yang lebih fatal.

Setelah laporan mengenai kecelakaan tersebut masuk ke pusat kendali darurat, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Mataram, petugas Balai TNGR, hingga pemandu pendakian lokal langsung bergerak cepat menembus medan pegunungan. Operasi penyelamatan ini menuntut ketangkasan tinggi mengingat medan Rinjani terkenal dengan kecuraman dan jalur berbatu yang sangat licin.

Kronologi Operasi Penyelamatan di Medan Ekstrem

Proses evakuasi terhadap Li Xianhua (47) dilakukan dengan perhitungan teknis yang matang. Personel penyelamat harus membawa perlengkapan evakuasi darurat, termasuk tandu dan peralatan pertolongan pertama, melintasi jalur yang penuh tantangan. Risiko cuaca yang cepat berubah di ketinggian pegunungan menjadi salah satu kendala utama yang harus dihadapi oleh tim di lapangan.

"Setelah kami menerima laporan terkait keberadaan pendaki WNA yang mengalami kecelakaan akibat terpeleset, tim langsung bergerak cepat menuju titik koordinat korban. Berkat koordinasi yang solid di lapangan, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat,"

Meskipun mengalami guncangan dan benturan akibat tergelincir di lereng Rinjani, kondisi fisik korban dilaporkan cukup stabil saat ditemukan. Tim medis SAR segera memberikan penanganan awal untuk memastikan tidak ada cedera dalam yang berbahaya sebelum korban ditandu secara perlahan menuruni gunung menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Evaluasi Keselamatan dan Analisis Risiko Pendakian

Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang berdiri megah di ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) senantiasa membutuhkan persiapan fisik dan mental yang matang. Kejadian terpelesetnya pendaki asing ini kembali menjadi pengingat penting akan besarnya potensi bahaya di jalur pendakian, terutama bagi wisatawan yang belum terbiasa dengan karakteristik medan di Indonesia.

Pakar keselamatan luar ruang menekankan bahwa "kelelahan fisik yang berlebihan serta penurunan konsentrasi saat melintasi trek curam sering kali menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan di pegunungan." Oleh karena itu, penggunaan jasa pemandu lokal yang berpengalaman serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) pendakian merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan.

Parameter Kejadian Rincian Informasi
Identitas Korban Li Xianhua (47 Tahun, WNA China)
Lokasi Kejadian Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok, NTB
Kondisi Akhir Berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat
Tim Pelaksana Tim SAR Gabungan (Basarnas, Balai TNGR, Pemandu Lokal)

Keberhasilan penyelamatan ini mengapresiasi kesiapsiagaan serta ketangguhan Tim SAR gabungan di Nusa Tenggara Barat. Pemerintah daerah beserta pengelola kawasan wisata mengimbau seluruh pendaki, baik domestik maupun mancanegara, untuk senantiasa memperhatikan faktor cuaca, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri melampaui batas kemampuan saat mendaki gunung.

Li Xianhua (47) yang tergelincir di trek ekstrem Rinjani berhasil dievakuasi setelah operasi penyelamatan yang intensif. Selalu utamakan keselamatan dalam setiap pendakian!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User