Oct 10, 2026
entertainment

Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Perjuangan di Balik Poster

Di sebuah ruang kerja bersahaja di sudut kota, sebuah layar monitor menyala temaram. Di hadapannya, seorang perancang grafis menatap lekat sosok yang baru saja ia selesaikan: seorang lelaki dengan tub...

Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Perjuangan di Balik Poster

Di sebuah ruang kerja bersahaja di sudut kota, sebuah layar monitor menyala temaram. Di hadapannya, seorang perancang grafis menatap lekat sosok yang baru saja ia selesaikan: seorang lelaki dengan tubuh penuh luka, rambut terurai panjang, dan tatapan mata yang menyiratkan seribu perjuangan. Poster itu bukan sekadar gambar. Ia adalah perjalanan panjang yang mengisahkan keberanian, pengorbanan, dan mimpi yang tak pernah padam.

Poster berjudul "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" ini menjadi pembuka dari sebuah proyek ambisius yang digarap oleh Mika Entertainment. Namun di balik visualnya yang memukau, ada momen mengharukan yang jarang terungkap ke permukaan. Poster ini, menurut mereka yang terlibat, bukanlah hasil instan. Ia lahir dari air mata, diskusi panjang, dan keyakinan bahwa cerita rakyat yang selama ini hanya hidup di tutur lisan harus bangkit ke layar yang lebih luas.

Ketika Sebuah Poster Bukan Sekadar Gambar

Bagi banyak orang, poster hanyalah pelengkap sebelum menonton film. Namun bagi tim kreatif Mika Entertainment, poster "Rambut Sewu" adalah etalase pertama yang harus menyentuh hati penonton. "Kami ingin orang yang melihat poster ini merasakan ada luka yang belum selesai, ada perjuangan yang belum usai," ujar seorang anggota tim kreatif dengan suara pelan, seolah mengenang kembali proses panjang penciptaannya.

Di dalam poster itu, tampak sosok yang berdiri di antara kabut dan pepohonan. Rambutnya yang panjang seakan menyatu dengan alam. Darah mengucur dari luka di tubuhnya, namun langkahnya tak surut. "Satu langkah getih" — demikian frasa yang terpampang — bukanlah semboyan kosong. Ia adalah representasi dari perlawanan seorang manusia yang menolak takdir buruk yang menimpanya.

Proses penciptaan poster ini memakan waktu berminggu-minggu. Berbagai versi dibuat, direvisi, lalu dihapus. Ada saat-saat ketika tim merasa putus asa karena tak kunjung menemukan nuansa yang tepat. "Kami ingin poster ini terasa hidup, bukan seperti ilustrasi biasa. Setiap goresan darah, setiap helai rambut, harus punya cerita," lanjutnya.

Perjuangan di Balik Layar yang Tak Terlihat

Mika Entertainment dikenal sebagai rumah produksi yang tak takut mengambil risiko. Proyek "Rambut Sewu" disebut-sebut sebagai salah satu yang paling menantang dalam sejarah mereka. Bukan hanya karena genre cerita rakyat yang jarang dilirik pasar modern, tetapi juga karena tuntutan visual yang tinggi.

Salah satu sumber internal mengisahkan bagaimana tim harus melakukan riset mendalam tentang legenda Rambut Sewu yang tersebar di berbagai daerah. Mereka mendatangi sesepuh, mendengarkan cerita dari mulut ke mulut, dan mencoba merangkai benang merah yang selama ini terputus. "Kami berjuang bukan hanya untuk membuat film, tapi untuk menjaga cerita ini tetap hidup. Kalau bukan kami, siapa lagi?" ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Poster yang akhirnya dirilis pun bukan tanpa kritik. Ada yang menganggapnya terlalu gelap, terlalu berani, atau terlalu berbeda dari poster film Indonesia pada umumnya. Namun tim justru menyambut baik reaksi itu. "Kalau poster ini membuat orang bertanya-tanya, berarti kami berhasil. Kami ingin orang penasaran, ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi," kata mereka.

Mimpi yang Bangkit dari Cerita Lama

Di balik poster yang penuh darah dan luka itu, tersimpan mimpi besar: mengangkat cerita rakyat ke panggung yang lebih modern tanpa kehilangan jiwanya. "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" bukan hanya proyek komersial. Ia adalah bentuk cinta pada warisan budaya yang selama ini terpinggirkan.

"Kami ingin generasi muda tahu bahwa cerita nenek moyang kita tidak kalah seru dari cerita-cerita luar. Ada inspirasi, ada keteladanan, ada kisah yang bisa membuat kita bangga," tutur salah satu penggagas proyek ini.

Poster itu kini telah tersebar luas. Di media sosial, banyak yang membicarakannya. Ada yang memuji keberanian visualnya, ada pula yang menantikan bagaimana ceritanya akan dibangun. Namun bagi tim Mika Entertainment, yang terpenting bukanlah pujian, melainkan bagaimana sebuah kisah sederhana dari masa lalu bisa bangkit dan kembali menyentuh hati banyak orang.

Di sudut ruangan kerja itu, sang perancang grafis kembali menatap posternya. Ia tersenyum tipis. Dalam hatinya, ia tahu bahwa "Satu Langkah Getih" bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang penuh air mata dan harapan. Dan seperti sosok dalam poster itu, ia pun siap melangkah, meski harus berdarah-darah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User