Aug 25, 2026
entertainment

Pesona Y2K dan 1970-an Hailey Bieber untuk Miu Miu

Di sudut studio berukuran 4x5 meter itu, Hailey Bieber berdiri di depan cermin besar dengan gaun sutra berwarna krem yang jatuh lembut di pundaknya. Sorot lampu memantulkan siluet klasik dari potongan...

Pesona Y2K dan 1970-an Hailey Bieber untuk Miu Miu

Di sudut studio berukuran 4x5 meter itu, Hailey Bieber berdiri di depan cermin besar dengan gaun sutra berwarna krem yang jatuh lembut di pundaknya. Sorot lampu memantulkan siluet klasik dari potongan busana yang ia kenakan — sebuah perpaduan antara rok A-line ala 1970-an dan clutch bag mini yang mengingatkan pada era awal 2000-an. Ia tidak hanya berpose; ia mengisahkan sesuatu yang lebih sunyi. Sesuatu tentang feminitas yang tidak berteriak, namun memeluk penuh kelembutan.

Langkah Pertama di Balik Layar

Bagi Hailey, menerima tawaran untuk menjadi wajah kampanye terbaru Miu Miu bukan sekadar proyek mode. Ini adalah perjalanan personal yang membawanya kembali ke masa kecil, saat ia mengamati lemari ibunya yang sarat dengan blus bermotif bunga dan celana cutbray. “Aku ingat bagaimana ibuku selalu terlihat anggun tanpa harus berusaha keras,” katanya di sela-sela pemotretan, suaranya hampir tertelan oleh musik latar yang lembut. “Itu yang ingin aku wujudkan — sesuatu yang alami, yang datang dari cara kita menerima diri sendiri.” Momen mengharukan itu menjadi fondasi dari setiap jepretan kamera. Tim desain Miu Miu menggambarkan bahwa mereka tidak mencari model yang sekadar memajang pakaian, melainkan seseorang yang bisa menghidupkan dua era yang bertolak belakang: estetika 1970-an yang earthy, hangat, dan feminin, serta semangat Y2K yang penuh warna, berani, dan sedikit nakal.

Pesona yang Melampaui Waktu

Pada satu titik, Hailey tampil dalam blazer tweed dengan detail bordir yang mengingatkan pada gaya pemain tenis era 1970-an. Namun, di bawahnya, ia mengenakan atasan lurex mengilap yang khas dari dunia pop 2000-an. Kontras itu tidak menciptakan benturan, melainkan sebuah harmoni baru — seperti dua lagu dari zaman berbeda yang membentuk simfoni unik. “Aku pikir ini bukan tentang memilih salah satu, tapi tentang merayakan keindahan dari banyak sisi,” ujarnya, jemarinya menyentuh kalung choker bertuliskan namanya, aksesori yang otomatis membawa memori pada masa kejayaan Paris Hilton dan Britney Spears. Di balik layar, mata Hailey sempat berkaca-kaca saat melihat hasil foto pertamanya. “Ini aneh, ya? Aku merasa seperti sedang berbicara dengan diriku yang lebih muda. Dan aku ingin mengatakan padanya bahwa perjalananmu untuk menemukan suaramu sendiri akan sepadan.” Kutipan ini tidak hanya menggambarkan transformasi pribadinya, tetapi juga menjadi benang merah kampanye yang ingin mengajak perempuan merayakan pertumbuhan, lengkap dengan luka dan kebangkitannya.

Jejak Sederhana yang Menginspirasi

Di sela-sela pergantian busana, Hailey sempat duduk di sofa beludru hijau, memegang secangkir teh panas, dan berbicara tentang bagaimana ia berharap kampanye ini akan diterima. “Aku hanya ingin orang merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan: hangat, seenak merasa utuh tanpa harus sempurna.” Kata-katanya sederhana, tapi menusuk — terutama di era di mana media sosial sering kali menuntut pencitraan tanpa cela. Di ruangan yang sama, seorang asisten penata gaya bercerita kecil tentang bagaimana Hailey secara spontan meminta agar beberapa potret diambil tanpa riasan tebal. “Dia ingin terlihat seperti dirinya sendiri — seperti seorang perempuan biasa yang punya mimpi dan cerita,” ujarnya. Momen itu menciptakan serangkaian foto monokrom yang menjadi favorit tim kreatif: Hailey dengan rambut tergerai alami, tatapan lurus ke depan, dan senyum tipis yang memancarkan kepercayaan diri yang ditenangkan. Akhirnya, di saat terakhir pemotretan, Hailey berdiri di depan backdrop putih polos, mengenakan gaun satin panjang dengan belahan tinggi. Ia tidak lagi menjadi model kampanye. Ia menjadi cermin dari perjalanan, dari perpaduan dua dunia yang ia peluk dengan lembut: masa lalu yang memberi akar, dan masa depan yang terus bergerak dengan irama penuh semangat. Sebuah kisah mode yang sebetulnya adalah kisah tentang berani menjadi diri sendiri — dalam lipatan anggun yang tak lekang oleh waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User