Di sudut ruangan penuh cahaya lembut, di antara deretan bunga putih dan gelak tawa para undangan, sepasang suami istri berdiri berhadapan. Audi Marissa, dengan gaun senada warna pastel, menunduk tersenyum saat suaminya, Anthony Xie, merapikan sedikit rambut yang menempel di dahinya. Momen sederhana itu, yang luput dari sorot kamera utama, justru menjadi potret keintiman yang paling jujur. Tak ada genggaman berlebihan, hanya tatapan yang berbicara lebih keras dari kata-kata. Pernikahan sahabat Sarah Keihl, yang berlangsung di sebuah venue megah, menjadi saksi betapa hangatnya ikatan yang telah mereka bina sejak 2020 lalu.
Kemesraan yang Tak Lekang Waktu
Di tengah riuhnya perayaan, Audi dan Anthony tak pernah saling melepaskan jarak. Anthony, yang tampil gagah dengan kemeja hitam lengan panjang, sesekali membisikkan sesuatu di telinga sang istri. Audi, yang sedang sibuk menyapa teman-teman lamanya, langsung menoleh dengan senyuman lebar. Perjalanan rumah tangga mereka selama hampir empat tahun, plus kehadiran seorang buah hati, ternyata tak sedikitpun mengikis rasa cinta yang dulu mereka miliki. Sebaliknya, setiap hari adalah babak baru yang terus mereka tulis bersama. Bagi mereka, menghadiri pesta pernikahan bukan sekadar formalitas, melainkan perayaan atas cinta yang juga mereka rawat setiap pagi.
Momen Penuh Makna di Balik Photobooth
Tak lengkap rasanya sebuah pesta tanpa photobooth. Di depan latar belakang yang dihiasi lampu-lampu gemerlap, Audi dan Anthony berpose dengan gaya khas mereka. Anthony yang biasanya kalem, tak ragu memeluk pinggang Audi dari belakang, sementara Audi merebahkan kepalanya di dada Anthony. Beberapa teman dekat yang antre di belakang bersorak riang. ‘Seperti pasangan pengantin baru saja,’ gumam salah satu undangan. Padahal, di keseharian, mereka sudah melewati banyak cerita: begadang bergantian saat anak demam, atau sekadar memasak mi instan bersama di tengah malam. Photobooth itu bukan sekadar tempat berfoto, melainkan ruang di mana mereka bisa memamerkan bahwa cinta sejati memang sederhana dan nyata.
Perjalanan Cinta dan Keluarga
Di balik penampilan menawan yang mereka tunjukkan, ada perjalanan panjang yang tak selalu mulus. Audi dan Anthony memutuskan menikah di tahun 2020, saat pandemi masih membatasi ruang gerak banyak orang. Pernikahan mereka pun digelar secara sederhana, tanpa tamu besar-besaran. Namun dari situlah mereka belajar bahwa kebersamaan adalah hadiah paling berharga. Setelah dikaruniai seorang anak, prioritas hidup mereka bergeser. Waktu yang dulu habis untuk kencan romantis, kini diisi dengan mengganti popok dan membaca dongeng. Namun di pesta pernikahan sahabat malam itu, mereka tak lupa menjadi Audi dan Anthony, dua insan yang masih saling jatuh cinta. ‘Dia tetap pria yang membuat hatiku berdebar setiap kali memandangnya,’ begitu kira-kira yang mungkin terlintas dalam benak Audi saat menatap Anthony yang sedang tersenyum ke arah kamera.
Menjelang malam, saat pesta perlahan usai, Audi meraih tangan Anthony. Mereka berjalan pelan menuju mobil, meninggalkan gemerlap lampu pesta. Di dalam mobil, Anthony menghidupkan mesin, lalu menoleh ke arah Audi. ‘Kita harus sering-sering pergi berdua seperti ini,’ bisiknya. Audi hanya mengangguk sambil tersenyum. Momen mengharukan itu menjadi penutup sempurna dari hari yang sudah dipenuhi kebahagiaan. Kisah Audi dan Anthony mengingatkan kita bahwa di balik setiap pesta pernikahan, ada cerita cinta lain yang terus tumbuh — sederhana, namun begitu dalam.
Comments (0)