Pertamina Bantah Isu Mogok Sopir Tangki Sebabkan Kelangkaan BBM

Jakarta, Beritaseputar.com — PT Pertamina (Persero) angkat bicara terkait beredarnya video dan narasi di media sosial yang mengklaim adanya aksi mogok kerj

Jul 18, 2026 - 23:37
0 0

Jakarta, Beritaseputar.com — PT Pertamina (Persero) angkat bicara terkait beredarnya video dan narasi di media sosial yang mengklaim adanya aksi mogok kerja sopir truk tangki yang menyebabkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatra. Corporate Secretary Pertamina memastikan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Isu tersebut sebelumnya viral setelah diunggah oleh akun Facebook "R Anggi TeamSniper" dan "Sukma Watii" pada Senin (13/7/2026). Dalam unggahannya, kedua akun tersebut menyertakan video yang diklaim memperlihatkan aktivitas mogok kerja sopir truk tangki Pertamina di seluruh Sumatra.

Kronologi Viralnya Klaim di Media Sosial

  1. 13 Juli 2026 — Akun Facebook "R Anggi TeamSniper" dan "Sukma Watii" mengunggah video dengan narasi yang menyebut sopir truk tangki Pertamina mogok kerja.
  2. 14–16 Juli 2026 — Konten tersebut mulai menyebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan WhatsApp.
  3. 17 Juli 2026 — Konten telah meraih sekitar 3,3 ribu tanda suka, 471 komentar, dan dibagikan lebih dari 1,2 ribu kali.
  4. 18 Juli 2026 — Pertamina memberikan klarifikasi resmi membantah kebenaran klaim tersebut.

Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa para pekerja mogok melakukan pengiriman BBM karena uang pesangon mereka tidak dibayarkan oleh vendor lama yang telah diganti oleh vendor baru. Unggahan itu juga meminta masyarakat untuk menghemat penggunaan BBM karena pengiriman ke setiap SPBU dibatasi.

"Pertamina lagi kacau nih, info yang aku dapat para pekerja lagi mogok pengiriman BBM karena uang pesangonnya tidak dibayar vendor yang lama sampai diganti vendor yang baru. Pengiriman ke setiap SPBU dibatasi, hemat-hematlah kalian pakai BBM kalau tidak ada keperluan yang penting. Seluruh Sumatra ini," tulis narasi dalam unggahan tersebut.

Klarifikasi Resmi Pertamina

Pertamina melalui keterangan resminya menegaskan bahwa klaim mogok kerja sopir truk tangki tersebut adalah hoaks. Distribusi BBM ke seluruh wilayah Sumatra dipastikan berjalan normal sesuai dengan rencana operasional perusahaan.

"Kami tegaskan bahwa tidak ada aksi mogok kerja dari sopir truk tangki kami. Distribusi BBM di Sumatra berjalan lancar dan pasokan di SPBU dalam kondisi aman," ujar Corporate Secretary Pertamina dalam keterangan persnya, Jumat (18/7/2026).

Pertamina juga membantah adanya pergantian vendor yang menyebabkan permasalahan pembayaran pesangon. Perusahaan menjelaskan bahwa hubungan kerja dengan vendor транспортаasi dilakukan sesuai dengan kontrak yang berlaku dan seluruh kewajiban telah dipenuhi.

Analisis Video yang Beredar

Tim verifikasi fakta menemukan beberapa kejanggalan dalam video yang diunggah akun "R Anggi TeamSniper" dan "Sukma Watii". Berikut hasil analisis awal:

  • Video tersebut tidak menunjukkan secara jelas identitas kendaraan tangki Pertamina.
  • Tidak ada bukti visual yang menunjukkan aksi mogok kerja secara kolektif.
  • Tidak ditemukan laporan resmi dari kepolisian, Serikat Pekerja, maupun Pertamina terkait kejadian tersebut.
  • Kondisi SPBU di Sumatra terpantau normal dan tidak mengalami antrean panjang yang mengindikasikan kelangkaan.

Dampak Hoaks terhadap Masyarakat

Penyebaran hoaks mengenai kelangkaan BBM berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Fenomena panic buying sering terjadi ketika isu kelangkaan BBM beredar, yang justru dapat memperburuk situasi distribusi di lapangan.

Ahli komunikasi digital dari Universitas Indonesia, Dr. Rini Setiawati, mengingatkan masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. "Di era digital saat ini, hoaks dapat menyebar dengan sangat cepat dan menimbulkan dampak ekonomi yang nyata. Masyarakat harus bijak dalam menerima informasi," terangnya.

Imbauan kepada Masyarakat

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat dapat mengecek langsung kondisi ketersediaan BBM di SPBU melalui aplikasi resmi MyPertamina atau menghubungi call center Pertamina di nomor 135.

Perusahaan juga meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan informasi menyesatkan terkait distribusi BBM melalui kanal pengaduan resmi yang telah disediakan. Langkah ini penting untuk mencegah meluasnya hoaks yang dapat merugikan banyak pihak.

Kesimpulan

Berdasarkan klarifikasi resmi Pertamina dan hasil verifikasi fakta yang dilakukan, klaim mengenai mogok kerja sopir truk tangki Pertamina yang menyebabkan kelangkaan BBM di Sumatra adalah tidak benar. Distribusi BBM di wilayah Sumatra berjalan normal dan pasokan di SPBU dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu memverifikasi informasi dari sumber terpercaya.

[SOCIAL_TWEET]: Pertamina resmi membantah isu mogok sopir tangki yang disebut sebabkan kelangkaan BBM di Sumatra. Distribusi BBM berjalan normal dan pasokan SPBU aman. Masyarakat diimbau tetap tenang dan verifikasi informasi dari sumber resmi. #Pertamina #HoaksBBM #BBMIndonesia [SOCIAL_TG]: 🚨 Pertamina bantah isu mogok sopir tangki di Sumatra! Pasokan BBM aman, distribusi normal. Jangan mudah percaya hoaks ya! ⛽✅

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User