Oct 14, 2026
entertainment

Other Mommy Taklukan Box Office Meski Dihujani Kritik Penonton

Di lorong bioskop-bioskop besar Amerika Utara, akhir pekan lalu terasa berbeda. Antrean panjang mengular sejak siang, dan tiket untuk satu judul ludes lebih cepat dari perkiraan. Judul itu adalah Othe...

Other Mommy Taklukan Box Office Meski Dihujani Kritik Penonton

Di lorong bioskop-bioskop besar Amerika Utara, akhir pekan lalu terasa berbeda. Antrean panjang mengular sejak siang, dan tiket untuk satu judul ludes lebih cepat dari perkiraan. Judul itu adalah Other Mommy, film horor yang diam-diam menyelinap ke percakapan publik dan langsung menguasai puncak box office pada pekan perdananya.

Kemenangan ini terasa menyentuh sekaligus ironis. Sebab, di balik angka penjualan tiket yang melonjak, ruang-ruang komentar penonton justru dipenuhi kekecewaan. Ada yang keluar dari studio dengan wajah bingung, ada pula yang menggeleng pelan sambil menggenggam sisa popcorn. Namun, mereka tetap datang. Mereka tetap menonton. Dan itulah yang mengantar Other Mommy ke puncak.

Perjalanan Sebuah Kejutan yang Tak Terduga

Tak banyak yang menyangka film ini akan berbicara sekeras ini di pasar yang biasanya dikuasai judul-judul besar. Other Mommy bukan produksi raksasa dengan promosi bertebaran di mana-mana. Ia tumbuh dari desas-desus, dari rasa penasaran, dan dari kekuatan narasi yang membuat orang ingin membuktikan sendiri.

Di balik layar, tim produksi disebut berjuang mati-matian meyakinkan bahwa cerita ini layak hadir di layar lebar. Mereka bukan tanpa air mata. Ada malam-malam panjang, revisi demi revisi, dan keyakinan bahwa kisah tentang sosok ibu yang mengerikan ini bisa menyentuh sisi gelap sekaligus emosional penonton.

"Kami tahu ini bukan film yang mudah. Tapi kami percaya, cerita yang jujur akan menemukan jalannya sendiri," ujar salah satu tim kreatif dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip dari pernyataan resmi.

Kritik yang Menggema, Antusiasme yang Tak Padam

Meski memuncaki tangga box office, Other Mommy tidak luput dari hujatan. Banyak penonton mengeluh soal alur yang dianggap membingungkan, atau ending yang terasa menggantung. Media sosial pun menjadi panggung bagi perdebatan sengit: sebagian memuji keberaniannya, sebagian lagi merasa tertipu oleh trailer yang menjanjikan teror berbeda.

Namun, di sinilah sisi manusiawinya terasa. Seorang penonton mengaku datang dengan ekspektasi tinggi, lalu pulang dengan perasaan campur aduk. "Aku nggak sepenuhnya suka, tapi aku nggak bisa berhenti memikirkannya," tuturnya. Kalimat itu mungkin mewakili banyak orang. Film ini gagal memuaskan semua pihak, tetapi berhasil membuat orang berbicara.

Peluang yang Masih Terbuka di Pekan Mendatang

Pekan depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Other Mommy. Akankah antusiasme awal bertahan, atau justru surut oleh kritik yang terus mengalir? Sejarah box office sering menunjukkan bahwa film dengan kritik tajam bisa saja bangkit lewat rekomendasi dari mulut ke mulut, atau justru tenggelam perlahan.

Yang jelas, perjalanan film ini telah menjadi kisah tersendiri. Tentang sebuah judul yang tidak diunggulkan, tetapi berhasil duduk di kursi tertinggi. Tentang mimpi tim kecil yang menantang arus industri. Dan tentang penonton yang, meski kecewa, tetap memberi kesempatan.

Di antara gemuruh kritik dan sorak kemenangan, Other Mommy membuktikan satu hal sederhana: di dunia hiburan, perhatian adalah mata uang. Dan pekan ini, perhatian itu sepenuhnya miliknya.

Apakah ia akan bertahan, atau menjadi catatan kaki dalam daftar box office? Waktu yang akan menjawab. Tapi untuk sekarang, Other Mommy telah menorehkan namanya, dengan segala kontroversi yang menyertainya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User