Sep 18, 2026
Hukum

NEW DELHI — Marcos Santai Tanggapi Kemarahan Sara Duterte

Dunia politik Filipina kembali memanas setelah hubungan antara dua tokoh paling berpengaruh di negara tersebut berada di titik nadir. Presiden Filipina Fer

NEW DELHI — Marcos Santai Tanggapi Kemarahan Sara Duterte

Dunia politik Filipina kembali memanas setelah hubungan antara dua tokoh paling berpengaruh di negara tersebut berada di titik nadir. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. akhirnya membuka suara terkait gelombang ketegangan hukum dan keretakan hubungannya dengan Wakil Presiden Sara Duterte. Di tengah kunjungan diplomatiknya ke New Delhi, India, dalam rangka menghadiri Pertemuan Puncak BRICS mewakili ASEAN, Marcos menunjukkan sikap santai dan cenderung jenaka saat merespons amarah sang wakil presiden.

Retaknya Koalisi 'Uniteam' dan Komentar Menohok Marcos

Dengan nada tenang, Marcos mengomentari situasi politik dalam negeri yang kian mengeruh. Ia menegaskan tidak bisa berbuat banyak jika mantan mitra politik utamanya itu meluapkan amarah kepadanya akibat berbagai proses hukum yang melilitnya.

"Jika dia merasa sangat marah dengan apa yang terjadi padanya, dan saya menjadi sasaran dari kemarahan itu, apa yang bisa saya lakukan? Anda tidak bisa memaksa siapa pun untuk mencintai Anda," ujar Marcos Jr. kepada para wartawan di New Delhi.

Pernyataan ini mencerminkan dinamika yang berbalik 180 derajat. Penggunaan kata "cinta" menjadi pendorong nostalgia politik ketika pasangan ini membentuk koalisi raksasa bernama Uniteam pada Pemilu 2022. Kala itu, keduanya sering tampil mesra dalam vlogging dan iklan kampanye, memamerkan persatuan dua dinasti politik terbesar di Filipina: dinasti Marcos di utara dan dinasti Duterte di selatan.

Perbandingan Dynamics Politik: 2022 vs Sekarang

Untuk memahami seberapa jauh keretakan ini telah terjadi, berikut adalah perbandingan garis waktu dinamika politik keduanya yang mengejutkan publik:

Aspek Politik Masa Kampanye & Awal Jabatan (2022) Kondisi Saat Ini (2024–Seterusnya)
Status Hubungan Aliansi Karib "Uniteam" Perpecahan Terbuka & Perang Opini
Pencitraan Publik Membuat konten vlog bersama & pesan persatuan Pernyataan pedas di media & kritik tajam
Dukungan Parlemen Mayoritas mutlak mendukung agenda bersama Pemeriksaan dana rahasia & isu pemakzulan

Prahara Hukum dan Badai Politik di Manila

Kini, persahabatan manis itu lenyap tanpa bekas. Sara Duterte, putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte, saat ini menghadapi tekanan berat terkait investigasi penggunaan dana rahasia (confidential funds) di departemen yang dipimpinnya. Di saat yang sama, kerabat dekat Marcos Jr., yaitu Ketua DPR Filipina Martin Romualdez, juga menjadi figur kunci yang kerap berseberangan dengan kubu Duterte di parlemen.

Beberapa poin utama yang memicu eskalasi konflik di antara kedua kubu antara lain:

  • Pengawasan Ketat Anggaran: DPR Filipina memangkas dan mengawasi secara ketat alokasi dana khusus kantor Wakil Presiden.
  • Ancaman Pemakzulan: Wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Sara Duterte terus mencuat di kalangan anggota legislatif.
  • Penyidikan Isu HAM: Sikap pemerintahan Marcos yang melunak terhadap International Criminal Court (ICC) terkait investigasi perang melawan narkoba era Rodrigo Duterte.

Meskipun krisis politik domestik terus membayangi pemerintahan di Manila, Marcos memilih untuk tetap tenang dan fokus menjalankan tugas luar negerinya. Publik Filipina kini menyaksikan betapa ringkihnya aliansi politik yang dibangun sekadar untuk memenangkan kekuasaan. Hubungan yang tadinya digadang-gadang sebagai simbol persatuan nasional kini berubah menjadi persaingan dingin yang membahayakan stabilitas politik Filipina menjelang pemilihan paruh waktu mendatang. Bagi Marcos Jr., perselisihan ini adalah bagian dari dinamika kekuasaan yang harus dihadapi dengan kepala dingin, meski harus merelakan janji cinta politik yang pernah diikrarkan bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User