Sep 19, 2026
Nasional

MRT Jakarta Rancang Penataan Ruang Baru untuk Revitalisasi Kota Tua

Wajah kawasan bersejarah Jakarta Utara dan Jakarta Barat bersiap menyambut transformasi besar. Seiring dengan percepatan pembangunan jalur transportasi mas

MRT Jakarta Rancang Penataan Ruang Baru untuk Revitalisasi Kota Tua

Wajah kawasan bersejarah Jakarta Utara dan Jakarta Barat bersiap menyambut transformasi besar. Seiring dengan percepatan pembangunan jalur transportasi massal bawah tanah, PT MRT Jakarta (Perseroda) kini tengah mematangkan konsep penataan ruang terpadu di kawasan Kota Tua dan Glodok. Inisiatif ini dirancang bukan sekadar untuk menghadirkan akses mobilitas modern, melainkan juga untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi, pariwisata, serta melestarikan warisan cagar budaya di kawasan legendaris tersebut.

Langkah strategis ini sejalan dengan kelanjutan proyek MRT Jakarta Fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Stasiun Kota. Kehadiran stasiun MRT di Glodok dan Kota digadang-gadang bakal menjadi katalis utama perubahan tata ruang publik Jakarta, mengubah kawasan yang selama ini padat kendaraan menjadi zona yang ramah pejalan kaki dan bernilai estetika tinggi.

Kronologi dan Tonggak Pengembangan Jalur MRT Fase 2A

Pembangunan koridor utara ini telah melewati berbagai tahapan penting guna memastikan integrasi antara sistem transportasi modern dengan situs cagar budaya masa lampau. Berikut adalah linimasa pengembangan proyek penataan kawasan tersebut:

  1. Tahun 2020: Peluncuran resmi proyek MRT Jakarta Fase 2A (Bundaran HI–Kota) dengan fokus awal relokasi utilitas dan penyelamatan temuan arkeologi di sepanjang koridor Jalan Gajah Mada–Hayam Wuruk.
  2. Tahun 2022–2023: Pengeboran terowongan bawah tanah dan penguatan struktur tanah di sekitar cagar budaya Glodok serta Kota Tua berlangsung dengan standar pengawasan ketat.
  3. Tahun 2024–2025: Penyusunan rencana induk kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD) dan revitalisasi ruang terbuka hijau di sekitar Stasiun Kota.
  4. Target 2027–2029: Penyelesaian konstruksi penuh dan integrasi operasional stasiun bawah tanah dengan plaza pejalan kaki Kota Tua.

Integrasi Konsep TOD dan Pelestarian Cagar Budaya

PT MRT Jakarta menegaskan bahwa pembangunan stasiun bawah tanah di kawasan bersejarah menuntut pendekatan yang sangat hati-hati. Konsep Transit-Oriented Development (TOD) yang diusung tidak akan mengorbankan peninggalan masa lampau, melainkan mengawinkan arsitektur kolonial dengan kenyamanan fasilitas publik masa kini.

"Penataan ruang di kawasan Kota Tua dan Glodok diarahkan untuk menciptakan ruang publik yang inklusif, mengintegrasikan transportasi publik dengan destinasi wisata, serta memperkuat identitas sejarah Jakarta tanpa meninggalkan aspek modernitas perkotaan."

Kawasan Glodok yang terkenal sebagai pusat perdagangan dan pecinan tertua di Jakarta, bersama Kota Tua sebagai pusat sejarah Batavia, akan dihubungkan melalui jalur pedestrian yang luas, teduh, dan terkoneksi langsung ke pintu masuk stasiun MRT.

Fokus Utama Penataan Ruang Glodok dan Kota Tua

Dalam rencana induk penataan ruang ini, sejumlah poin utama menjadi prioritas implementasi di lapangan:

  • Konektivitas Multimoda: Integrasi langsung antara Stasiun MRT Kota dengan Stasiun KRL Commuter Line Jakarta Kota dan halte TransJakarta.
  • Pedestrianisasi Kawasan: Pelebaran trotoar dan pembatasan kendaraan bermotor pribadi untuk mendorong gaya hidup aktif berjalan kaki di area wisata.
  • Pemberdayaan UMKM Lokal: Penyediaan titik komersial terstruktur bagi pelaku usaha mikro dan kuliner khas Glodok agar lebih tertata rapi.
  • Galeri Edukasi dan Arkeologi: Penataan artefak serta temuan sejarah selama masa penggalian proyek MRT untuk dipamerkan kepada publik di area stasiun.

Dengan hadirnya rancangan tata ruang baru ini, kawasan Kota Tua dan Glodok diharapkan tidak lagi hanya ramai saat akhir pekan, melainkan menjelma menjadi pusat aktivitas harian yang dinamis, aman, serta nyaman bagi warga lokal maupun wisatawan mancanegara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User