Sep 19, 2026
Nasional

Menteri KKP Rombak Pelabuhan Perikanan Kumuh Menjadi Berstandar Modern

Aroma khas air laut bercampur bau amis ikan kerap menyambut siapa saja yang melangkah ke kawasan pelabuhan perikanan di Indonesia. Sayangnya, pemandangan t

Menteri KKP Rombak Pelabuhan Perikanan Kumuh Menjadi Berstandar Modern

Aroma khas air laut bercampur bau amis ikan kerap menyambut siapa saja yang melangkah ke kawasan pelabuhan perikanan di Indonesia. Sayangnya, pemandangan tersebut sering kali dibarengi dengan kondisi drainase yang tersumbat, becek, serta tumpukan sampah yang membuat kawasan tersebut terkesan kumuh. Kesan inilah yang kini ingin dihapus secara total oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan komitmennya untuk segera merombak total wajah pelabuhan perikanan di berbagai penjuru Nusantara. Langkah berani ini diambil guna mengubah kawasan sentra ekonomi pesisir tersebut menjadi area yang bersih, higienis, dan berstandar internasional.

Komitmen Mengikis Kesan Kumuh di Sentra Pesisir

Transformasi pelabuhan perikanan bukan sekadar urusan estetika tata ruang semata. Menurut Menteri Trenggono, infrastruktur yang bersih dan modern merupakan kunci utama dalam menjaga mutu hasil tangkapan laut nelayan Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.

"Pelabuhan perikanan tidak boleh lagi diidentikkan dengan tempat yang kotor dan kumuh. Kita harus mengubah wajah pelabuhan perikanan kita menjadi tempat yang higienis, nyaman untuk beraktivitas, serta mampu menjamin kualitas mutu ikan yang diturunkan dari kapal," tegas Sakti Wahyu Trenggono saat memberikan arahan penataan kawasan pesisir.

KKP berencana melakukan peremajaan menyeluruh, mulai dari perbaikan sistem sanitasi, penyediaan fasilitas penanganan limbah yang ramah lingkungan, hingga pembangunan sarana air bersih yang memadai. Penataan ini juga diselaraskan dengan kebijakan besar KKP, yakni Penangkapan Ikan Terukur (PIT) berbasis kuota.

Transformasi Layanan dan Infrastruktur Pelabuhan

Pemerintah menargetkan bahwa perombakan ini akan mengubah operasional pelabuhan tradisional menjadi lebih terintegrasi secara digital. Berikut adalah komparasi fokus perbaikan infrastruktur pelabuhan perikanan yang tengah digulirkan oleh KKP:

Aspek Penataan Kondisi Pelabuhan Lama Visi Pelabuhan Baru (KKP)
Kebersihan & Sanitasi Drainase terbuka, becek, dan cenderung kotor. Sistem sanitasi tertutup, higienis, dan bebas limbah berbau.
Rantai Dingin (Cold Chain) Terbatas, pasokan es kurang memadai. Fasilitas cold storage modern dan pabrik es terpadu.
Digitalisasi Layanan Pencatatan manual dan rawan manipulasi data. Timbang online dan pendataan kapal berbasis aplikasi digital.

Dengan adanya modernisasi ini, KKP menargetkan peningkatan standar kebersihan hingga 100% di titik-titik pelabuhan perikanan utama, seperti Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN).

Dampak Positif Bagi Nelayan dan Ekspor Nasional

Kondisi tempat pelelangan ikan yang bersih dipastikan bakal mendongkrak harga jual komoditas tangkapan. Ikan yang ditangani di lingkungan higienis memiliki ketahanan mutu lebih lama sehingga nilai ekonomisnya tetap tinggi saat sampai di tangan konsumen maupun pembeli luar negeri.

Para pelaku usaha dan nelayan menyambut baik rencana perombakan ini. Mereka menilai bahwa modernisasi sarana pesisir sudah sangat mendesak untuk diwujudkan demi mengangkat harkat dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

  • Peningkatan Kualitas Produk: Menjaga mutu ikan tetap segar sejak diturunkan dari kapal.
  • Daya Saing Ekspor: Memenuhi standar mutu ketat dari negara tujuan ekspor seperti Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang.
  • Kenyamanan Pekerja Pesisir: Menciptakan lingkungan kerja yang sehat bagi ribuan buruh dan nelayan harian.

Melalui langkah konkret ini, KKP optimistis sentra perikanan Indonesia tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga menjadi simpul kebanggaan maritim yang bersih dan berwawasan lingkungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User