Sep 18, 2026
Nasional

Menag Nasaruddin Umar Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren

Langkah bersejarah baru saja ditorehkan Kementerian Agama Republik Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik Basnang Said sebagai Direktur Je

Menag Nasaruddin Umar Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren

Langkah bersejarah baru saja ditorehkan Kementerian Agama Republik Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik Basnang Said sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pada upacara pelantikan pejabat eselon I di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren ini menjadi babak baru sekaligus penegasan komitmen negara dalam memajukan ekosistem pondok pesantren di seluruh Nusantara.

Pelantikan ini tidak hanya menempatkan Basnang Said pada posisi strategis, tetapi juga menandai restrukturisasi kelembagaan Kemenag demi memberikan perhatian yang lebih fokus, terarah, dan komprehensif terhadap jutaan santri serta puluhan ribu pondok pesantren di Indonesia.

Kronologi dan Rangkaian Pelantikan di Kemenag

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat teras Kemenag, tokoh pendidikan Islam, dan perwakilan organisasi masyarakat keagamaan. Berikut runtutan momentum pelantikan:

  1. Pembacaan Surat Keputusan Presiden: Pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemenag secara resmi dibacakan sebagai landasan hukum pelantikan.
  2. Pengambilan Sumpah Jabatan: Menag Nasaruddin Umar memimpin langsung pengucapan sumpah dan janji jabatan pejabat yang dilantik, termasuk Dirjen Pesantren.
  3. Penandatanganan Berita Acara: Penandatanganan dokumen pakta integritas dan berita acara pelantikan oleh pejabat terpilih di hadapan saksi.
  4. Amanat Menteri Agama: Penyampaian arahan strategis, pesan integritas, dan visi modernisasi tata kelola keagamaan nasional.

Fokus Penguatan dan Mandat Baru Ditjen Pesantren

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa Ditjen Pesantren dibentuk bukan sekadar perubahan struktur birokrasi, melainkan respons nyata atas aspirasi komunitas pesantren yang mendambakan dukungan optimal dari pemerintah.

"Pesantren adalah pilar penting ketahanan moral dan intelektual bangsa. Ditjen Pesantren harus hadir sebagai akselerator kemandirian, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengayom tradisi luhur keislaman yang moderat," ujar Nasaruddin Umar.

Menag menambahkan bahwa tugas berat sudah menanti jajaran baru ini, terutama terkait harmonisasi implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, pengelolaan Dana Abadi Pesantren, serta penguatan rekognisi ijazah pesantren di tingkat nasional maupun internasional.

Daftar Pejabat yang Dilantik Bersama Dirjen Pesantren

Selain melantik Basnang Said, Menteri Agama juga melantik empat pimpinan tinggi madya lainnya guna memperkuat roda organisasi Kemenag. Langkah perombakan ini difokuskan pada penguatan integritas birokrasi, pelayanan umat lintas agama, serta transformasi digital kelembagaan:

  • Basnang Said: Direktur Jenderal Pesantren.
  • Pimpinan Eselon I Bidang Pembinaan & Layanan Umat: Penguatan pejabat struktural pada unit pembinaan keagamaan dan pendidikan tinggi keagamaan.
  • Pimpinan Inspektorat & Kesekretariatan: Penataan tata kelola pengawasan internal dan administrasi pusat demi memastikan transparansi birokrasi bersih dan melayani.

Kini, publik dan kalangan santri menaruh harapan besar di pundak Basnang Said dan jajarannya. Ditjen Pesantren diharapkan mampu bergerak lincah menjawab tantangan era digital, mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis santriprenur, tanpa mengikis keaslian tradisi keilmuan klasik khas pesantren Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User