Sep 18, 2026
Hukum

KUTA — Polisi Tangkap Petani Penjambret Kalung Emas Turis India

Niat hati menikmati liburan santai di Pulau Dewata Bali malah berujung pada pengalaman traumatik bagi seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal India. Langk

KUTA — Polisi Tangkap Petani Penjambret Kalung Emas Turis India

Niat hati menikmati liburan santai di Pulau Dewata Bali malah berujung pada pengalaman traumatik bagi seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal India. Langkah kakinya yang tenang saat berjalan menuju hotel tempatnya menginap di kawasan Kuta mendadak buyar ketika sebuah sepeda motor matic memepetnya secara tiba-tiba dari arah belakang. Dalam hitungan detik, perhiasan berharga yang melingkar manis di lehernya berpindah tangan secara paksa.

Aksi kejahatan jalanan ini menimpa sang turis yang harus merelakan kalung emas seberat 25 gram dengan kadar 22 karat raib disambar jambret. Kerugian materiil yang ditanggung korban tidak main-main, ditaksir mencapai Rp75 juta. Kasus perampasan ini langsung menggegerkan kawasan pariwisata Kuta yang selama ini dikenal padat pengunjung.

Aksi Nekat di Tengah Gemerlap Kuta

Berdasarkan keterangan resmi pihak kepolisian, peristiwa ini bermula ketika korban sedang berjalan kaki sendirian menyusuri trotoar menuju tempat penginapannya. Kondisi jalanan yang relatif senggang dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengintai sasaran dari kejauhan sebelum akhirnya mengeksekusi aksi nekatnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membeberkan kronologi detik-detik mencekam tersebut. Pelaku yang mengendarai sepeda motor matic bermanuver mendekati korban dari sisi kanan secara mendadak.

“Saat memepet korban dari sebelah kanan, pelaku kemudian menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban,” ujar Iptu Adi memberikan konfirmasi terkait modus operandi kejahatan tersebut.

Setelah berhasil merampas kalung tersebut, pelaku langsung memutar gas dalam-dalam dan melesat melarikan diri ke kegelapan malam. Korban yang terkejut sempat mencoba berlari dan berteriak mengejar pelaku, namun laju sepeda motor yang kencang membuat usaha tersebut sia-sia. Rasa syok dan penyesalan mendalam menyelimuti sang turis asing setelah menyadari barang berharganya telah lenyap.

Langkah Cepat Polisi Melacak Jejak Pelaku

Tidak tinggal diam, korban langsung mendatangi Markas Polsek Kuta untuk membuat laporan resmi. Menindaklanjuti pengaduan wisatawan asing tersebut, Tim Opsnal Polsek Kuta segera bergerak cepat melakukan serangkaian tindakan penyelidikan maraton demi menjaga citra keamanan pariwisata Bali.

Petugas menyisir lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan mendalam dari korban dan para saksi mata di sekitar TKP. Tak hanya itu, penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute pelarian pelaku menjadi kunci utama pembuka tabir identitas kejahatan ini. Dari hasil olah TKP dan analisis visual CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri fisik serta kendaraan pelaku yang mengarah pada sosok pria berinisial INM, yang ternyata sehari-harinya berprofesi sebagai seorang petani.

Perburuan Berakhir di Karangasem

Informasi intelijen yang didapatkan petugas mengindikasikan bahwa usai melancarkan aksinya di Kuta, INM langsung kabur bersembunyi ke kampung halamannya. Tanpa membuang waktu, tim buru sergap langsung meluncur menuju lokasi persembunyian pelaku yang berada di Banjar Dinas Pedahan Kaja, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Penggerebekan dilakukan tanpa perlawanan berarti. Pelaku INM tak berkutik saat petugas membekuknya tepat di kediamannya. Saat menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik, INM akhirnya mengakui seluruh perbuatannya yang telah menjambret perhiasan emas milik turis India tersebut.

Namun, sebuah fakta unik dan ironis terungkap dalam proses pemeriksaan. Pelaku mengaku tidak sempat menikmati hasil kejahatannya. Kalung emas bernilai puluhan juta rupiah tersebut diklaim terjatuh dan hilang di jalan saat ia memacu sepeda motornya secara ugal-ugalan ketika berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.

Rincian Kasus Penjambretan Turis India

Berikut adalah ringkasan informasi terkait insiden perampasan perhiasan yang terjadi di Kuta, Bali:

Parameter Keterangan Detail
Korban Wisatawan Asing (WNA) India
Identitas Pelaku Pria berinisial INM (Profesi: Petani)
Barang Bukti/Kerugian Kalung Emas 25 Gram (22 Karat)
Total Nilai Kerugian Sekitar Rp75.000.000,-
Lokasi Penangkapan Desa Tianyar Tengah, Kubu, Karangasem

Pelajaran Penting Bagi Wisatawan dan Keamanan Bali

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk senantiasa waspada saat mengenakan barang bernilai ekonomis tinggi di tempat umum. Modus perampasan dengan memepet korban di jalan raya masih menjadi ancaman laten yang patut diantisipasi.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat dan turis tidak memamerkan perhiasan secara mencolok guna meminimalisasi potensi menjadi sasaran empuk kejahatan jalanan. Meskipun pelaku berhasil ditangkap dengan cepat, rasa aman dan kenyamanan wisatawan tetap menjadi prioritas utama yang harus terus dijaga demi reputasi pariwisata Bali di mata dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User