Sep 19, 2026
Papua

JAYAPURA — Satgas ODC Identifikasi Dua Anggota KKB Penembak ASN

Halo pembaca Beritaseputar.com! Sebuah pengungkapan mengejutkan kembali terjadi di tanah Papua. Aksi keji yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bers

JAYAPURA — Satgas ODC Identifikasi Dua Anggota KKB Penembak ASN

Halo pembaca Beritaseputar.com! Sebuah pengungkapan mengejutkan kembali terjadi di tanah Papua. Aksi keji yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Muliama kini mulai terkuak terang benderang. Siapa sangka, sebuah kecerobohan kecil lewat rekaman panggilan video justru menjadi kunci utama aparat keamanan dalam membongkar identitas para pelaku penembakan terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Damai Cartenz (ODC) secara resmi berhasil mengidentifikasi dua orang anggota KKB yang bertanggung jawab atas aksi teror tersebut. Kedua buronan yang kini menjadi perbincangan hangat publik tersebut diketahui berinisial PN dan KT. Keberhasilan identifikasi ini menjadi angin segar bagi upaya penegakan hukum dan pemulihan keamanan di wilayah Papua Pegunungan.

Jejak Digital Berujung DPO: Ceroboh Saat Video Call

Bagaimana bisa identitas dua anggota KKB ini terbongkar begitu cepat? Usut punya usut, kunci utama pengungkapan ini berasal dari sebuah rekaman video call (VC) yang sempat beredar luas di berbagai platform media sosial. Tanpa rasa bersalah, tersangka PN dan KT terekam kamera sedang melakukan panggilan video dengan pihak keluarga korban penembakan, yakni Willi Mbuik.

Ironisnya, panggilan telepon interaktif tersebut dilakukan oleh kedua pelaku menggunakan telepon seluler milik korban sendiri yang telah mereka rampas secara paksa setelah melancarkan aksi penembakan. Melalui pencocokan visual dan analisis ciri-ciri fisik secara mendalam, pihak kepolisian berhasil memastikan bahwa dua wajah yang terpampang di layar kaca handphone tersebut memang benar merupakan sosok buronan yang selama ini dicari.

Kepala Satgas Humas ODC, Kombes Yusuf Sutejo, mengonfirmasi secara langsung mengenai proses identifikasi dan penetapan status hukum terbaru bagi kedua tersangka saat memberikan keterangan pers resmi di Jayapura pada Sabtu (12/9).

“Kedua anggota KKB itu terlihat dalam cuplikan video call yang beredar di media sosial dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” tegas Kombes Yusuf Sutejo di hadapan awak media.

Keterlibatan Dalam Jaringan Egianus Kogoya dan Rekam Jejak Kejahatan

Hasil penyelidikan lebih lanjut oleh tim intelijen dan penyidik Satgas ODC mengungkap fakta mengejutkan lainnya. Pelaku berinisial PN dan KT ternyata bukanlah sosok sembarangan di internal kelompok separatis. Mereka diduga kuat merupakan anggota aktif dari KKB Kodap III Ndugama yang berada di bawah komando sosok pimpinan aksi kekerasan, Egianus Kogoya.

Kelompok ini dikenal kerap melancarkan serangkaian aksi keji yang meresahkan warga sipil maupun aparat keamanan di seluruh penjuru Papua Pegunungan. Tidak hanya sekali ini saja, kedua tersangka disinyalir kuat terlibat dalam berbagai rentetan aksi kejahatan berat lainnya yang sempat menjadi sorotan nasional hingga internasional.

Berikut adalah catatan rekam jejak aksi kejahatan yang disinyalir melibatkan kedua pelaku:

Peristiwa Kejahatan Waktu Kejadian Dampak & Catatan Kejadian
Penembakan ASN Muliama Terbaru Penyitaan HP korban & penembakan warga sipil/ASN
Penembakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 8 Agustus 2 warga sipil mengalami luka tembak serius
Penyanderaan Pilot Susi Air 7 Februari 2023 - 21 September 2024 Penyanderaan Philip Mark Mehrtens di Kabupaten Nduga

Salah satu kasus besar yang menyita perhatian publik internasional adalah penyanderaan pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, Philip Mark Mehrtens. Pilot tersebut disandera di Kabupaten Nduga sejak 7 Februari 2023 dan baru berhasil dibebaskan setelah proses negosiasi alot pada 21 September 2024 lalu.

“Pilot Philip berkebangsaan Selandia Baru dibebaskan tanggal 21 September 2024,” tambah Yusuf memaparkan kaitan erat jaringan kejahatan kelompok tersebut.

Perburuan Intensif dan Harapan Kedamaian di Papua

Dengan ditetapkannya PN dan KT ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), aparat keamanan gabungan TNI-Polri kini memperketat pengawasan dan meningkatkan operasi penyisiran di wilayah-wilayah rawan konflik. Langkah tegas ini diambil demi menjamin keamanan masyarakat serta memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu di bumi Cenderawasih.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar siapapun yang memiliki informasi tambahan terkait keberadaan dua DPO tersebut segera melapor ke pos keamanan terdekat. Keberanian warga dalam memberikan informasi sangat berarti bagi terciptanya stabilitas keamanan yang berkelanjutan di wilayah Papua Pegunungan.

  • Pencocokan ciri-ciri fisik dilakukan secara analitis berdasarkan rekaman video call HP korban.
  • Perburuan intensif dipusatkan di kantong-kantong persembunyian KKB Kodap III Ndugama.
  • Masyarakat diimbau tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa sembari meningkatkan kewaspadaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User