Sep 19, 2026
Hukum

JAKARTA — Pakar Kesehatan Jelaskan Gejala Eksim dan Pemicu Utamanya

Pernahkah Anda merasakan gatal yang tak kunjung hilang di area kulit tertentu, bahkan hingga mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari? Jangan buru-buru

JAKARTA — Pakar Kesehatan Jelaskan Gejala Eksim dan Pemicu Utamanya

Pernahkah Anda merasakan gatal yang tak kunjung hilang di area kulit tertentu, bahkan hingga mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari? Jangan buru-buru menganggapnya sekadar akibat gigitan serangga atau alergi makanan biasa. Kondisi kulit yang terus memerah, bersisik, dan terasa sangat kering bisa jadi merupakan sinyal dari gangguan yang lebih serius, yaitu eksim.

Di tengah perubahan cuaca dan gaya hidup modern saat ini, masalah kesehatan kulit seperti eksim kian sering dijumpai. Meskipun kerap dianggap sebagai keluhan sepele, eksim—yang juga dikenal dalam dunia medis sebagai dermatitis—dapat secara signifikan menurunkan kualitas hidup penderitanya jika tidak ditangani dengan tepat.

Mengenal Eksim: Lebih dari Sekadar Rasa Gatal

Secara medis, eksim adalah istilah umum yang menggambarkan kondisi peradangan pada kulit. Peradangan ini memicu berbagai reaksi fisik, mulai dari kemerahan, kulit yang sangat kering, timbulnya ruam, hingga rasa gatal yang hebat. Satu hal penting yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah bahwa eksim tidak menular.

"Banyak orang merasa cemas dan mengisolasi diri karena takut menularkan bercak merah pada kulit mereka. Padahal, eksim bukanlah penyakit akibat infeksi menular, melainkan reaksi peradangan internal yang dipicu oleh gangguan benteng perlindungan kulit dan respons sistem imun yang berlebihan," ungkap pakar kesehatan kulit.

Reaksi peradangan pada eksim terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara sensitif terhadap zat iritan atau alergen dari lingkungan luar. Ketika perlindungan alami kulit melemah, kelembapan kulit akan menguap dengan cepat, membuat lapisan terluar kulit menjadi rapuh dan rentan terhadap peradangan.

Ciri dan Gejala Utama yang Perlu Diwaspadai

Gejala eksim bisa bervariasi pada setiap individu, tergantung pada jenis kulit, usia, serta tingkat keparahan peradangan. Namun, ada beberapa karakteristik umum yang menjadi ciri khas penyakit kulit ini.

Tingkat Keparahan Ciri-Ciri Utama Area Tubuh yang Sering Terdampak
Eksim Ringan Kulit tampak kering, bersisik halus, timbul kemerahan ringan, serta gatal berkala. Siku, pergelangan tangan, dan area belakang lutut.
Eksim Sedang hingga Berat Kulit menebal, pecah-pecah, berkerak, hingga terluka akibat garukan berulang. Tangan, kaki, leher, dada, dan lipatan tubuh lainnya.

Rasa gatal yang sangat hebat sering kali memicu penderita untuk terus menggaruk area yang terdampak. Padahal, tindakan menggaruk tersebut justru akan memperburuk kerusakan pada benteng kulit (skin barrier) dan berpotensi menimbulkan infeksi sekunder akibat bakteri yang masuk melalui luka garukan.

Penyebab Utama: Perpaduan Genetik dan Lingkungan

Hingga saat ini, penyebab pasti eksim masih terus diteliti oleh para ahli medis. Namun, bukti empiris menunjukkan bahwa eksim dipicu oleh kombinasi kompleks antara faktor genetik dan faktor lingkungan.

  • Faktor Genetik: Riwayat keluarga yang memiliki masalah kulit sensitive atau penyakit atopik seperti asma dan rinitis alergi membuat seseorang berisiko tinggi mengalami eksim.
  • Faktor Lingkungan: Paparan sabun dengan bahan kimia keras, detergen, suhu dingin yang sangat kering, serta debu atau bulu hewan dapat memicu timbulnya kekambuhan.
  • Stres Psikologis: Tekanan emosional dan stres tinggi terbukti dapat memperparah respons imun tubuh, sehingga memicu kekambuhan ruam eksim.

Meskipun eksim dapat dialami oleh siapa saja dari berbagai kelompok usia, kondisi ini paling sering mulai muncul sejak masa kanak-kanak. Eksim bersifat kronis atau berlangsung dalam jangka panjang, dengan kecenderungan kambuh secara berkala ketika kulit terpapar pemicunya.

Langkah Tepat Menjaga Kesehatan Kulit

Bagi Anda atau anggota keluarga yang mengidap eksim, pemahaman akan cara perawatan mandiri di rumah sangatlah krusial. Penggunaan pelembap secara teratur sesaat setelah mandi adalah kunci utama untuk mengunci kelembapan kulit dan memperkuat lapisan benteng kulit yang rusak.

Selain itu, hindari penggunaan produk perawatan tubuh yang mengandung pewangi sintetis atau alkohol berlebih. "Kunci utama dalam mengelola eksim bukanlah sekadar meredakan gatal sesaat, melainkan konsistensi dalam menjaga kelembapan alami kulit sepanjang hari," tegas para praktisi medis.

Jika ruam kemerahan semakin meluas, terasa panas, atau menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti mengeluarkan cairan dan bernanah, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User