Sep 18, 2026
Hukum

Israel — Keluarga Korban Tuding Netanyahu Sengaja Membiarkan Serangan Hamas

Sebuah babak baru yang sarat emosi dan ketegangan politik kini menghantam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Keluarga korban tewas dan sandera dal

Israel — Keluarga Korban Tuding Netanyahu Sengaja Membiarkan Serangan Hamas

Sebuah babak baru yang sarat emosi dan ketegangan politik kini menghantam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Keluarga korban tewas dan sandera dalam tragedi 7 Oktober 2023 secara terbuka menuduh sang perdana menteri sengaja menciptakan kondisi yang memungkinkan kelompok Hamas melancarkan serangan mematikan tersebut. Tudingan mengejutkan ini dirilis dalam sebuah berkas resmi yang merinci kebijakan kontroversial pemerintah Israel selama bertahun-tahun.

Alih-alih memandang peristiwa berdarah itu sebagai kegagalan mendadak aparat keamanan semata, pihak keluarga menilai tragedi tersebut merupakan puncak dari strategi politik jangka panjang yang sengaja memelihara kekuatan Hamas di Jalur Gaza.

Bukan Sekadar Kegagalan Intelijen

Dalam dokumen setebal 12 halaman yang dipublikasikan pada Selasa kemarin, koalisi keluarga korban memaparkan berbagai bukti keputusan strategis di bawah kepemimpinan Netanyahu. Dokumen tersebut menyoroti bagaimana pemerintah berturut-turut berulang kali menolak rencana operasi untuk melumpuhkan pimpinan Hamas, memfasilitasi aliran dana jutaan dolar dari Qatar ke Gaza, serta secara konsisten mengabaikan laporan intelijen lapangan mengenai peningkatan kapasitas militer kelompok tersebut.

Laporan itu menegaskan bahwa Hamas sengaja diposisikan sebagai "risiko yang diperhitungkan" sekaligus instrumen politik untuk memecah belah faksi Palestina, khususnya demi melemahkan Otoritas Palestina (PA) di Tepi Barat.

"Mereka menyerang karena mereka mampu. Pemerintah Israel, yang memegang kendali kekuasaan selama hampir dua dekade, telah membiarkan hal itu terjadi," demikian bunyi kutipan tegas dalam dokumen tersebut.

Strategi Politik Berisiko Tinggi

Dokumen tersebut juga merangkum pola keputusan strategis yang diambil selama masa kepemimpinan Netanyahu, yang dinilai menjadi bumerang bagi keamanan warga sipil Israel:

Kebijakan Pemerintah Dampak Strategis di Lapangan
Memfasilitasi dana tunai Qatar ke Gaza Memperkuat stabilitas ekonomi dan operasional milisi Hamas
Menolak opsi serangan pendahuluan Memberi ruang bagi Hamas untuk membangun jaringan terowongan dan persenjataan
Mengabaikan peringatan intelijen perbatasan Menurunkan kesiapsiagaan militer di sepanjang pagar pembatas Gaza

Jeritan Hati Keluarga yang Kehilangan

Bagi para keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih, pengabaian berulang ini adalah bentuk pengkhianatan kepemimpinan yang nyata. Mereka menilai tragedi 7 Oktober bukanlah musibah yang datang tiba-tiba tanpa tanda bahaya.

"Tragedi ini sebenarnya bisa dicegah, tetapi perdana menteri memilih untuk tidak bertindak. Ini bukan sekadar kegagalan di satu momen tertentu, melainkan sebuah pilihan sadar untuk terus-menerus menutup mata," ungkap Merav Svirsky, perwakilan keluarga korban tewas, dalam konferensi pers yang penuh emosi.

Tuntutan pertanggungjawaban kini semakin kencang diarahkan kepada Netanyahu. Di tengah eskalasi konflik yang terus berkecamuk di kawasan, publik Israel kian mendesak pembentukan komisi penyelidikan independen tingkat negara guna membongkar seluruh rantai kebijakan yang berakhir pada bencana keamanan terbesar dalam sejarah negara tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User