Motor Hilang Saat Pemiliknya Salat Subuh
Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 18 September 2026, sekitar pukul 04.30 WIB. Korban bernama Wahab, warga Pasar Baru, Huta III, Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dan memarkirkannya di kawasan Masjid Al-Ikhlas, Huta III, Nagori Sahkuda Bayu, ketika hendak menunaikan salat Subuh.
Setelah salat selesai, Wahab terkejut karena motor miliknya sudah tidak ada di tempat parkir. Ia lalu melapor ke piket Polsek Gunung Malela untuk melaporkan kehilangan kendaraannya di dini hari tersebut.
Timeline Penanganan Polsek Gunung Malela
- Pukul 04.30 WIB — Wahab kehilangan satu unit Honda Scoopy saat melaksanakan salat Subuh di Masjid Al-Ikhlas.
- Pagi dini hari — Piket Polsek Gunung Malela menerima laporan masyarakat atas kehilangan kendaraan tersebut.
- Penyelidikan dimulai — Tim Opsnal Reskrim Polsek Gunung Malela bergerak menelusuri dan mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak untuk memastikan keberadaan motor.
- Motor ditemukan — Petugas menemukan Honda Scoopy dengan nomor polisi BK 3081 TBX di Jalan Melati, Lingkungan VI, Nagori Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok.
- Satu pria ikut diamankan — Seorang pria yang berada bersama kendaraan tersebut diamankan petugas. Berdasarkan keterangan masyarakat dan pihak keluarga, pria itu diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.
- Konfirmasi Kapolsek — Kapolsek Gunung Malela menyampaikan apresiasi atas respons cepat personel di lapangan.
Kapolsek: Setiap Informasi Masyarakat Ditelusuri
Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., menegaskan bahwa penemuan kendaraan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti informasi yang disampaikan warga. Menurutnya, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan kondisi yang ditemukan di lapangan.
"Begitu kita menerima informasi terkait adanya sepeda motor warga yang hilang, personel langsung melakukan penyelidikan. Alhamdulillah, kendaraan tersebut berhasil ditemukan," ujarnya.
Wahab pun bisa bernapas lega karena kendaraannya kembali setelah sempat hilang di momen ibadah Subuh. Kasus ini kembali menegaskan bahwa kerja cepat dan sinergi antara warga dengan kepolisian menjadi kunci penyelesaian kasus kehilangan kendaraan di Simalungun.
Comments (0)