Warga Kota Denpasar akhirnya bisa sedikit bernapas lega di tengah sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kilogram (LPG 3 kg) atau yang akrab disapa gas melon. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerja sama dengan pihak desa dan kelurahan resmi menggelar operasi pasar murah LPG 3 kg secara serentak di empat kecamatan. Langkah cepat ini diambil guna merespons tingginya kebutuhan masyarakat serta memastikan distribusi elpiji bersubsidi tepat sasaran.
Mekanisme Pembelian LPG 3 Kg di Pasar Murah
Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat sudah terlihat sangat tinggi di berbagai titik lokasi pelaksanaan. Untuk memastikan kelancaran dan pemerataan distribusi agar tidak dikuasai oleh spekulan, pihak penyelenggara menerapkan aturan ketat bagi setiap warga yang ingin membeli gas bersubsidi tersebut.
- Pembukaan Posko: Operasi pasar murah secara serentak mulai dibuka tepat pukul 08.00 WITA di seluruh titik lokasi kelurahan dan desa yang ditunjuk.
- Persyaratan Berkas: Pembeli diwajibkan membawa dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli untuk verifikasi data domisili warga setempat.
- Pembatasan Kuota: Setiap warga hanya diperbolehkan membeli maksimal 1 tabung LPG 3 kg guna mencegah aksi borong atau penimbunan.
- Penetapan Harga HET: LPG 3 kg dalam pasar murah ini dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) bersubsidi, yakni sebesar Rp18.000 per tabung.
Antrean Pembeli Ludeskan Stok Tabung dalam Sekejap
Salah satu titik lokasi yang diserbu warga berada di halaman Kantor Kelurahan Penatih, Jalan Padma, Kecamatan Denpasar Timur. Hanya dalam hitungan jam sejak pintu pendaftaran dibuka pada pagi hari, kuota gas melon yang disediakan di lokasi tersebut langsung ludes diserbu pembeli hingga tak tersisa.
Lurah Penatih, I Made Larayasa, mengonfirmasi bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan tindak lanjut instruksi langsung dari pimpinan Pemkot Denpasar yang diteruskan ke seluruh tingkat kelurahan dan desa. Pihaknya sebelumnya telah aktif berkoordinasi dengan Disperindag Kota Denpasar untuk mengamankan alokasi tabung gas bagi warganya yang terdampak kelangkaan.
"Dengan adanya pasar murah ini kami bisa melayani masyarakat yang membutuhkan gas LPG 3 kg walaupun hanya sebanyak 100 tabung gas LPG 3 kg," ujar I Made Larayasa saat memantau langsung kegiatan di lokasi.
Meskipun kuota di Kelurahan Penatih terbatas sebanyak 100 tabung, ketersediaan gas dengan harga terjangkau tersebut dirasakan sangat membantu menekan beban pengeluaran dapur warga di tengah melambungnya harga di tingkat pengecer eceran.
Sebaran Titik Pelaksanaan Pasar Murah LPG 3 Kg
Tidak hanya berpusat di Denpasar Timur, program stabilisasi pasokan gas bersubsidi ini disebar secara merata di empat kecamatan se-Kota Denpasar. Beberapa lokasi strategis yang menjadi pusat keramaian operasi pasar murah di antaranya meliputi:
- Kecamatan Denpasar Timur: Dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Penatih, Jalan Padma.
- Kecamatan Denpasar Utara (Titik 1): Berlangsung di halaman parkir SDN 1 Peguyangan, Kelurahan Peguyangan.
- Kecamatan Denpasar Utara (Titik 2): Bertempat di halaman Kantor Desa Pemecutan Kaja.
- Kecamatan Denpasar Utara (Titik 3): Berlokasi di area Pasar Anyar Peguyangan Kaja, Desa Peguyangan Kaja.
Pemerintah Kota Denpasar berharap dengan adanya kolaborasi berkesinambungan antara Disperindag, perangkat desa, kelurahan, dan pangkalan resmi ini, pasokan LPG 3 kg di tingkat masyarakat dapat kembali stabil dan normal. Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena pemerintah daerah terus berupaya menjaga kelancaran distribusi stok gas melon di pasaran.
Comments (0)