Oct 10, 2026
Hukum

David Roni Ajak Warga Harjosari I Terapkan Pancasila Sehari-hari

Anggota DPRD Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga, SE, kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Kali ini

David Roni Ajak Warga Harjosari I Terapkan Pancasila Sehari-hari

Anggota DPRD Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga, SE, kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Kali ini, ia menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (27/9) pukul 11.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, David mengajak warga untuk tidak sekadar menghafal lima sila, tetapi menjadikannya sebagai panduan hidup dalam keseharian.

Menurut David, Pancasila bukanlah konsep abstrak yang hanya cocok dibahas dalam ruang-ruang seminar. Ia harus hadir dalam praktik sosial paling sederhana, seperti menjaga kerukunan antar tetangga, menghargai perbedaan keyakinan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warga.

Menghormati Perbedaan sebagai Wujud Sila Pertama

Dalam paparannya, David menyoroti makna sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Ia menilai sila ini tidak cukup dimaknai sebagai pengakuan formal terhadap Tuhan, melainkan harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati keyakinan dan agama orang lain. Baginya, kerukunan umat beragama adalah fondasi utama persatuan bangsa.

"Kalau kita ingin dihormati, sewajarnya kita juga harus menghormati orang lain. Ketuhanan Yang Maha Esa juga mengajarkan kita untuk menghargai keyakinan dan perbedaan yang ada di tengah masyarakat," ujar David.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh warga yang hadir. Salah seorang peserta, Siti Rahmawati, mengaku kegiatan semacam ini jarang dilakukan di lingkungannya. Ia berharap pesan-pesan kebangsaan tidak berhenti pada pertemuan sesaat, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pancasila sebagai Alat Perekat Sosial

David juga menyinggung pentingnya memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan budaya adalah kekayaan yang harus dijaga, bukan sumber perpecahan. Ia mengingatkan bahwa keadilan sosial hanya bisa terwujud jika setiap warga memiliki kesadaran untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama.

Dalam sesi diskusi, beberapa warga mengeluhkan persoalan lingkungan seperti kebersihan, keamanan, hingga akses layanan publik. David menampung aspirasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya melalui jalur legislatif. Ia menekankan bahwa pengamalan Pancasila juga harus berdampak nyata pada kesejahteraan warga.

Nilai Pancasila Penerapan Sehari-hari
Ketuhanan Yang Maha Esa Saling menghormati antar umat beragama
Persatuan Indonesia Menjaga kerukunan dan gotong royong
Keadilan Sosial Peduli dan membantu sesama warga

Harapan untuk Generasi Muda

David berharap kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dapat menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda. Ia menilai anak muda saat ini menghadapi tantangan global yang dapat menggerus nilai kebangsaan jika tidak dibekali pemahaman yang kuat.

"Pancasila itu bukan barang lama yang usang. Justru dia adalah kompas yang selalu relevan di setiap zaman," tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Warga Harjosari I berharap program pembinaan semacam ini terus berlanjut, bukan hanya menjelang momen tertentu, tetapi menjadi agenda rutin yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User