Sep 18, 2026
Hukum

Como 1907 Bantai RB Leipzig 4-1 di Debut Liga Champions

Halo pembaca setia Beritaseputar.com! Malam penuh keajaiban baru saja tercipta di panggung sepak bola teratas Eropa. Klub asal Italia yang dimiliki oleh ko

Como 1907 Bantai RB Leipzig 4-1 di Debut Liga Champions

Halo pembaca setia Beritaseputar.com! Malam penuh keajaiban baru saja tercipta di panggung sepak bola teratas Eropa. Klub asal Italia yang dimiliki oleh konglomerat Indonesia melalui Djarum Group, Como 1907, berhasil mengukir sejarah manis dalam penampilan perdana mereka di pentas UEFA Champions League (UCL) musim 2026/2027. Bertanding di hadapan publik sendiri di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat dini hari, 11 September 2026, Como 1907 secara mengejutkan melumat raksasa Liga Jerman, RB Leipzig, dengan skor telak 4-1.

Kemenangan fantastis ini tidak hanya mengejutkan jagat sepak bola dunia, tetapi juga membuktikan bahwa proyek jangka panjang yang dibangun manajemen klub berjalan sangat solid. Hasil manis ini sekaligus melontarkan posisi Como ke papan atas klasemen sementara fase liga UCL, menempel ketat raksasa Inggris Manchester United yang juga mengemas hasil positif di laga perdana mereka.

Babak Pertama: Kecepatan Como dan Kejutan Gol Pembuka

Sejak peluit awal dibunyikan oleh wasit, anak-anak asuh Como 1907 langsung tampil agresif tanpa rasa canggung meski berstatus sebagai tim debutan di kompetisi paling bergengsi di Benua Biru. Bermain dengan garis pertahanan tinggi dan tekanan presif, Como berhasil membuat pertahanan RB Leipzig kelabakan sejak menit-menit awal.

Berikut kronologi momen penting yang terjadi sepanjang babak pertama:

  1. Menit ke-12: Como 1907 membuka keunggulan lewat serangan balik kilat. Umpan silang terukur dari sisi kanan berhasil disambar oleh penyerang utama Como untuk merobek jala RB Leipzig. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tuan rumah.
  2. Menit ke-28: RB Leipzig sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 memanfaatkan situasi bola mati. Sundulan tajam bek tengah mereka gagal dihalau kiper Como.
  3. Menit ke-39: Berkat kerja keras lini tengah, Como kembali unggul. Tembakan jarak jauh memukau melengkung indah ke sudut atas gawang Leipzig, mengubah papan skor menjadi 2-1 hingga babak pertama usai.
"Kami tahu RB Leipzig adalah tim berpengalaman di kompetisi Eropa. Namun, para pemain tampil tanpa rasa takut dan menjalankan strategi dengan sangat sempurna sejak menit awal," ungkap jajaran pelatih Como seusai pertandingan.

Babak Kedua: Pesta Gol di Sinigaglia

Memasuki paruh kedua pertandingan, RB Leipzig mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, disiplinnya lini belakang Como serta efektivitas transisi mereka justru membuat wakil Jerman tersebut semakin kewalahan.

Dominasi Como semakin tidak terbendung di paruh kedua lewat urutan kejadian berikut:

  1. Menit ke-61: Berawal dari kesalahan fatal bek Leipzig saat menguasai bola, penyerang sayap Como berhasil mencuri bola dan menaklukkan kiper lawan dalam situasi satu lawan satu. Skor membesar menjadi 3-1.
  2. Menit ke-82: Pesta gol tuan rumah ditutup secara manis oleh pemain pengganti. Menerima umpan terobosan akurat, tembakan kerasnya menghujam deras ke dalam gawang dan mengunci kemenangan menjadi 4-1.

Fakta Menarik dan Implikasi Klasemen

Kemenangan meyakinkan ini membawa beberapa catatan krusial bagi perjalanan Como 1907 di kancah internasional:

  • Rekor Debutan: Como 1907 menjadi salah satu klub debutan UCL dengan selisih kemenangan terbesar pada laga perdana dalam kurun waktu satu dekade terakhir.
  • Bukti Kesuksesan Djarum Group: Keberhasilan ini menegaskan efektivitas pengelolaan manajemen di bawah Djarum Group yang sukses membawa klub dari kasta bawah Italia hingga mampu bersaing di papan atas Eropa.
  • Persaingan Papan Atas: Tambahan tiga poin dan surplus gol +3 menempatkan Como 1907 di peringkat atas klasemen sementara UCL, bersaing ketat dengan klub-klub raksasa dunia seperti Manchester United.

Kini, publik Giuseppe Sinigaglia dan para pencinta sepak bola di Tanah Air tentu makin antusias menyaksikan kiprah Como 1907 di pertandingan-pertandingan berikutnya. Akankah kejutan klub berjuluk I Lariani ini terus berlanjut hingga fase gugur?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User