Halo Sobat BeritaSeputar! Perum BULOG kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pangan masyarakat. Guna memastikan program bantuan pangan tepat sasaran dan berkualitas tinggi, BULOG memperketat pengawasan pengolahan serta penyaluran beras di wilayah Cirebon, Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa masyarakat penerima manfaat mendapatkan beras dengan mutu terbaik sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Upaya transparansi dan peningkatan kualitas ini menjadi fokus utama BULOG di tengah tingginya dinamika kebutuhan pangan nasional. Melalui pengawasan di Sentra Penggilingan Padi dan Komplek Pergudangan Cirebon, BULOG memastikan setiap butir beras yang keluar dari fasilitas mereka telah melewati uji kelayakan yang sangat ketat sebelum sampai ke tangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kronologi dan Alur Pengawasan Mutu Beras di Cirebon
Untuk menjaga mutu beras bantuan pangan tetap prima, Perum BULOG menerapkan prosedur operasional standar (SOP) pengawasan berlapis. Berikut adalah tahapan sistematis pengolahan dan pemeriksaan beras yang dilakukan di Cirebon:
- Pemeriksaan Bahan Baku Gabah: Pengujian kadar air dan kualitas gabah kering giling (GKG) dari petani lokal saat masuk ke penggilingan.
- Pengolahan dengan Mesin Modern: Pemrosesan menggunakan teknologi Rice Milling Unit (RMU) untuk memisahkan sekam, bekatul, serta menyeleksi bulir beras broken (patah).
- Uji Laboratorium Mutu Beras: Penentuan spesifikasi kualitas beras, meliputi pengecekan kadar air maksimal 14%, derajat sosoh minimal 95%, dan butir patah maksimal 20%.
- Pengemasan Standar Khusus: Beras dikemas dalam kantong 10 kilogram berlabel resmi bantuan pangan pemerintah dengan seal keamanan.
- Audit Sebelum Distribusi: Pemeriksaan akhir oleh tim independen dan perwakilan dinas terkait sebelum truk pengangkut diberangkatkan ke titik bagi.
Analisis Perbandingan Standar Kualitas Beras BULOG
BULOG memastikan beras bantuan pangan yang disalurkan bukan sekadar beras medium biasa, melainkan beras yang memenuhi kriteria presisi demi kesehatan masyarakat penerima. Berikut perbandingan parameter mutunya:
| Parameter Kualitas | Standar Beras Medium Umum | Standar Beras Bantuan BULOG |
|---|---|---|
| Kadar Air (Maksimal) | 15% | 14% |
| Derajat Sosoh (Minimal) | 90% | 95% |
| Butir Patah / Broken (Maksimal) | 25% | 20% |
| Bebas Hama & Odor | Standar Uji Fisik | Jaminan Bebas 100% |
Komitmen Pelayanan Responsif dan Garansi Penggantian
Tidak hanya berfokus pada tahapan pengolahan, BULOG juga menyediakan mekanisme penanganan keluhan yang cepat dan terukur. Jika ditemukan beras yang terindikasi rusak atau tidak sesuai standar akibat cuaca selama pengiriman, BULOG memberikan garansi penggantian penuh dalam waktu singkat.
"Kami berkomitmen penuh menjaga kepercayaan pemerintah dan masyarakat. Pelayanan BULOG harus cepat, responsif, dan selalu berorientasi pada kepentingan penerima manfaat. Jika ada beras bantuan yang rusak, kami siap menggantinya 1x24 jam," tegas pimpinan manajemen perberasan dalam keterangannya.
Langkah tegas di Cirebon ini diharapkan dapat menjadi percontohan nasional bagi cabang-cabang BULOG lainnya. Dengan sistem pengawasan yang diperketat dari hulu ke hilir, program Bantuan Pangan Beras dipastikan dapat terus memperkuat ketahanan pangan keluarga Indonesia sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Comments (0)