Sep 19, 2026
Hukum

BUENOS AIRES — UBA Gelar Klinik Gratis Protes Pemotongan Anggaran Kampus

Suasana di Plaza de Mayo, Buenos Aires, pada Selasa pagi itu tampak jauh berbeda dari aksi demonstrasi pada umumnya. Tidak ada bentangan spanduk kemarahan

BUENOS AIRES — UBA Gelar Klinik Gratis Protes Pemotongan Anggaran Kampus

Suasana di Plaza de Mayo, Buenos Aires, pada Selasa pagi itu tampak jauh berbeda dari aksi demonstrasi pada umumnya. Tidak ada bentangan spanduk kemarahan yang membakar suasana atau kepulan asap suar yang membumbung tinggi. Sebagai gantinya, deretan trailer medis yang disulap menjadi consultorios atau klinik darurat berjejer rapi tepat di depan istana kepresidenan Casa Rosada. Ratusan mahasiswa berjas putih, dosen, dan tenaga profesional sibuk melayani warga yang mengantre panjang demi mendapatkan perawatan kesehatan secara cuma-cuma.

Di salah satu sudut antrean, Mariza Seguro (44) tampak memegangi pipinya yang sempat menderita sakit gigi selama berhari-hari. Ia sengaja datang ke alun-alun utama tersebut setelah mendengar kabar bahwa Universidad de Buenos Aires (UBA) menggelar pelayanan medis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Ketika saya melihat mereka membuka pelayanan di sini dan semuanya gratis, saya langsung memanfaatkannya,"
ujar Mariza dengan nada lega seusai menerima penanganan odontologi dasar dari para mahasiswa dan dokter senior UBA.

Aksi Unik Berdurasi 16 Jam di Jantung Kota

Aksi sosial berselimut protes ini dijadwalkan berlangsung selama 16 jam penuh, mulai dari pukul 08.00 pagi hingga tengah malam. Melalui program flagship UBA en Acción, perguruan tinggi negeri terkemuka di Argentina ini memilih cara paling simpatik untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap ancaman penurunan efisiensi dan pemotongan anggaran pendidikan tinggi yang kian memprihatinkan.

Alih-alih melumpuhkan aktivitas publik dengan memblokir jalanan, civitas akademika UBA justru memboyong fungsi nyata kampus langsung ke tengah masyarakat. Warga ibu kota yang melintas dapat mengakses beragam pelayanan kesehatan primer hingga konsultasi profesional tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

Kategori Layanan Bentuk Pelayanan Gratis Pelaksana Layanan
Kesehatan Gigi & Mata Pemeriksaan mata, pembuatan resep kacamata, dan tindakan gigi dasar Fakultas Odontologi & Kedokteran UBA
Rehabilitasi & Veteriner Terapi fisik kinesiologi serta pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan Fakultas Kinesiologi & Ilmu Veteriner UBA
Bantuan Sosial & Hukum Konsultasi psikologi, bantuan hukum masyarakat, dan nasihat akuntansi Fakultas Hukum & Ilmu Ekonomi UBA

Jeritan Anggaran di Tengah Pengabdian Masyarakat

Langkah ekstrem ini diambil sebagai respons atas krisis anggaran parah yang melilit sektor pendidikan tinggi negeri di Argentina. Kebijakan pemangkasan dana dari pemerintah pusat dinilai mengancam keberlangsungan operasional universitas, riset laboratorium, hingga program pengabdian masyarakat yang selama ini menjadi tumpuan warga kurang mampu.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk mengetuk hati pemerintah sekaligus memperlihatkan secara gamblang betapa vitalnya peran universitas publik bagi masyarakat luas. "Kami tidak ingin memilih opsi menutup kampus atau mogok belajar. Yang kami lakukan adalah aksi nyata untuk membuka mata publik dan mengulurkan tangan bantuan kepada rakyat yang membutuhkan," tegas salah seorang pengajar di sela-sela kesibukannya melayani pasien.

Kuliah Terbuka dan Unjuk Inovasi Riset

Tidak hanya sekadar membuka klinik kesehatan dadakan, 13 dekan fakultas di UBA juga turun langsung ke ruang publik untuk memberikan clases magistrales atau kuliah umum terbuka. Di bawah naungan langit kota Buenos Aires, warga biasa, pekerja kantoran, hingga mahasiswa duduk bersama menyimak pemaparan materi akademik yang disajikan secara komunikatif dan inklusif.

Di area lainnya, pameran hasil riset sains dan teknologi unggulan karya akademisi UBA turut dipajang. Hal ini membuktikan bahwa universitas negeri bukan sekadar menara gading tempat teori diagungkan, melainkan laboratorium solusi nyata bagi permasalahan bangsa. Melalui aksi ini, UBA mengirimkan pesan yang sangat tegas: pendidikan publik gratis yang berkualitas adalah hak rakyat yang wajib dipertahankan dari ancaman pemangkasan anggaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User