Sep 19, 2026
Hukum

[BOLÍVAR] — Kakak Beradik Sukses Bangkitkan Peternakan dari Krisis Banjir

Membangkitkan bisnis keluarga yang terpuruk dan nyaris bangkrut membutuhkan keberanian luar biasa, terlebih jika harus berhadapan langsung dengan ancaman c

[BOLÍVAR] — Kakak Beradik Sukses Bangkitkan Peternakan dari Krisis Banjir

Membangkitkan bisnis keluarga yang terpuruk dan nyaris bangkrut membutuhkan keberanian luar biasa, terlebih jika harus berhadapan langsung dengan ancaman cuaca ekstrem. Kisah ketangguhan ini dibuktikan oleh dua bersaudara, Claudia dan Marcelo Paladino, pemilik perusahaan agribisnis Lospalas SA di kawasan Bolívar, Argentina. Berlokasi dekat aliran Arroyo Vallimanca yang rawan luapan air, mereka sukses membalikkan nasib usaha peternakan dari jeratan utang menjadi entitas bisnis yang adaptif dan tangguh.

Tahun 2016: Awal Mula dengan Kas Kosong dan Jeratan Utang

Ketika Claudia dan Marcelo mengambil alih kendali Lospalas pada tahun 2016, situasi finansial dan operasional berada di titik nadir. Perusahaan tidak memiliki dana cadangan sama sekali, terbebani utang menumpuk, serta tidak memiliki arah tujuan operasional maupun adopsi teknologi modern.

  1. Kondisi Awal 2016: Memulai kembali pengelolaan dengan modal 900 ekor sapi, kas nol, dan restrukturisasi total pada model produksi konvensional.
  2. Bencana Tahun 2017: Belum sempat rencana pemulihan berjalan stabil, banjir besar merendam kawasan peternakan dan melumpuhkan aktivitas produksi.

Tahun 2025: Strategi Bertahan Ekstrem Saat Diterjang Banjir Susulan

Setelah melewati fase perbaikan bertahun-tahun, ujian berat kembali datang pada 2025. Curah hujan ekstrem kembali menenggelamkan sebagian besar lahan produktif, menyisakan area perbukitan (lomas) pertanian yang tanamannya belum sempat dipanen. Menghadapi situasi genting tersebut, langkah cepat dan tak biasa harus segera diambil demi menyelamatkan aset ternak.

"Kami terpaksa mengungsi dari zona genangan air dan membawa seluruh ternak ke petak-petak pertanian. Di sana, sapi-sapi dibiarkan memakan tanaman jagung dan kedelai yang awalnya disiapkan untuk masa panen," kenang Claudia Paladino di hadapan 900 peserta dalam forum agribisnis di Bolívar.

Kondisi lahan sempat membaik pada Oktober, namun pada November banjir susulan kembali datang. Siklus bencana yang berulang ini menegaskan pentingnya perubahan model bisnis secara permanen.

Manajemen Risiko dan Langkah Transformasi Bisnis

Marcelo Paladino menekankan bahwa berbisnis di wilayah dengan risiko hidrologis tinggi menuntut kemampuan mitigasi bahaya yang fleksibel, bukan sekadar pasrah pada keadaan alam.

"Lospalas beroperasi di lingkungan berisiko tinggi yang tidak dapat diubah. Oleh karena itu, operasional bisnis kamilah yang harus beradaptasi penuh dengan manajemen bahaya di lapangan," tegas Marcelo.

Guna menjaga stabilitas finansial dan kelangsungan usaha, manajemen Lospalas menjalankan serangkaian strategi diversifikasi:

  • Menyewa Lahan di Luar Zona Banjir: Membagi risiko dengan menyewa lahan pertanian dan peternakan di wilayah yang lebih aman agar tidak terpusat di kawasan rawan genangan.
  • Diversifikasi Usaha Non-Agro: Menciptakan nilai tambah melalui pengembangan lini aktivitas di luar sektor pertanian konvensional.
  • Fleksibilitas Pakan Darurat: Menjadikan tanaman pangan sebagai cadangan pakan ternak saat krisis pakan melanda akibat banjir.

Transformasi berani yang dijalankan keluarga Paladino membuktikan bahwa ancaman alam dan krisis modal dapat diatasi dengan strategi diversifikasi yang terukur serta ketepatan dalam mengambil keputusan di masa krisis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User