Sep 19, 2026
Nasional

BMKG Rilis 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Periode September 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi merilis daftar sepuluh wilayah dengan catatan suhu maksimum harian tertinggi di Indonesia pada a

BMKG Rilis 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Periode September 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi merilis daftar sepuluh wilayah dengan catatan suhu maksimum harian tertinggi di Indonesia pada awal September 2026. Sejumlah daerah di Pulau Jawa, Nusa Tenggara, hingga Kalimantan mencatat lonjakan suhu udara yang cukup terik hingga mendekati 38,5 derajat Celsius.

Kondisi cuaca panas menyengat ini dirasakan merata oleh masyarakat di berbagai kota besar maupun pesisir. BMKG menyebutkan bahwa fenomena ini wajar terjadi seiring dengan posisi semu matahari dan fase puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah selatan khatulistiwa.

Kronologi Lonjakan Suhu Sejak Awal September 2026

Peningkatan suhu udara permukaan terpantau mengalami tren kenaikan bertahap sejak pekan pertama September. Berikut adalah urutan pengamatan intensitas panas harian oleh stasiun meteorologi BMKG:

  1. 1–3 September 2026: Tutupan awan mulai berkurang drastis di wilayah Jawa dan Nusa Tenggara, menyebabkan suhu rata-rata siang hari merangkak naik ke kisaran 34,5°C – 35,8°C.
  2. 4–7 September 2026: Radiasi matahari langsung tanpa penghalang awan mendominasi belahan selatan ekuator, mendorong suhu maksimum menembus angka 37,2°C di beberapa titik stasiun pengamatan.
  3. 8–10 September 2026: Puncak suhu tertinggi terdeteksi di stasiun pemantauan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan NTT dengan rekor harian mencapai 38,5°C.

Daftar 10 Wilayah Terpanas Menurut Pengamatan BMKG

Berdasarkan data jaringan stasiun pengamatan cuaca BMKG, berikut daftar 10 wilayah dengan suhu terpanas yang terekam pada periode September 2026:

  • Stasiun Meteorologi Kertajati (Majalengka, Jawa Barat): 38,5°C
  • Stasiun Meteorologi Ahmad Yani (Semarang, Jawa Tengah): 38,1°C
  • Stasiun Meteorologi Perak I (Surabaya, Jawa Timur): 37,8°C
  • Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat (Lombok Barat): 37,6°C
  • Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin (Sumbawa, NTB): 37,4°C
  • Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega (Ruteng/Manggarai, NTT): 37,1°C
  • Stasiun Meteorologi Radin Inten II (Lampung Selatan): 36,9°C
  • Stasiun Meteorologi Pangsuma (Kapuas Hulu, Kalimantan Barat): 36,8°C
  • Stasiun Meteorologi Mutiara SIS Al-Jufrie (Palu, Sulawesi Tengah): 36,6°C
  • Stasiun Meteorologi Budiarto (Curug, Tangerang Selatan): 36,5°C

Faktor Pemicu Cuaca Terik Ekstrem

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer regional dan posisi gerak semu matahari.

"Posisi semu matahari pada bulan September bergerak mendekati garis khatulistiwa dari arah utara menuju selatan. Hal ini menyebabkan intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan bumi di wilayah Indonesia selatan ekuator menjadi sangat optimal dan minim tutupan awan konvektif," tulis keterangan resmi BMKG.

Selain faktor insolasi matahari, dominasi massa udara kering dari Benua Australia (Monsun Australia) turut menekan pertumbuhan awan hujan. Akibatnya, permukaan bumi menerima paparan sinar ultraviolet dan radiasi termal secara langsung tanpa hambatan atmosferik yang memadai.

Imbauan dan Langkah Antisipasi bagi Masyarakat

Menghadapi periode cuaca terik ini, otoritas cuaca dan tenaga kesehatan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh serta mewaspadai risiko dehidrasi dan heat stroke.

  • Konsumsi air putih secara teratur tanpa menunggu rasa haus datang guna mencegah dehidrasi akut.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung pada rentang waktu pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.
  • Gunakan pelindung seperti payung, topi lebar, kacamata hitam, serta tabir surya (sunscreen) saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Waspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tidak membakar sampah sembarangan di area terbuka yang kering.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User