Sep 18, 2026
Bangka Belitung

Basket Putri Indonesia Tumbangkan Thailand 61-52 di Asian Games 2026

Kabar membanggakan datang dari arena olahraga internasional. Tim nasional basket putri Indonesia sukses mengawali langkah mereka di ajang Asian Games Aichi

Basket Putri Indonesia Tumbangkan Thailand 61-52 di Asian Games 2026

Kabar membanggakan datang dari arena olahraga internasional. Tim nasional basket putri Indonesia sukses mengawali langkah mereka di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan catatan manis. Menghadapi rival berat sesama Asia Tenggara, Thailand, skuad Srikandi Merah Putih berhasil memetik kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 61-52 pada pertandingan penyisihan Grup A.

Pertandingan yang digelar di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang pada Kamis (17/9/2026) tersebut menyuguhkan duel bertensi tinggi. Lebih dari sekadar laga pembuka turnamen, hasil positif ini membawa makna emosional mendalam karena menjadi momentum revans yang sempurna usai Indonesia sempat ditundukkan Thailand pada ajang SEA Games 2025 lalu.

Kronologi Jalannya Laga di Aichi International Arena

Pertarungan antarkedua tim berlangsung ketat sejak kuarter awal hingga buzzer akhir berbunyi. Berikut adalah rangkuman kronologis jalannya pertandingan pembuka Grup A:

  1. Kuarter Pertama: Kedua tim langsung menerapkan tempo permainan cepat. Tim basket putri Indonesia tampil disiplin dalam rotasi bertahan untuk meredam penetrasi cepat para pemain Thailand.
  2. Kuarter Kedua: Indonesia mulai menemukan ritme tembakan perimeter dan sukses memperlebar margin keunggulan sebelum jeda turun minum.
  3. Kuarter Ketiga: Thailand meningkatkan intensitas tekanan melalui strategi full-court press, namun ketenangan lini pengatur serangan Indonesia mampu menjaga keunggulan skor.
  4. Kuarter Keempat: Srikandi Merah Putih tampil solid dalam rebound defensif dan eksekusi fast break, mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 61-52.

Komentar Pelatih: Pembuktian Kualitas dan Mentalitas Juara

Pelatih Kepala Timnas Basket Putri Indonesia, Gitautas Kievinas, mengakui bahwa pertandingan perdana ini menyajikan tantangan taktis yang sangat berat di atas lapangan. Juru taktik asal Lithuania tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang anak asuhnya sekaligus memuji kualitas lawan.

"Ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Kami mungkin terlihat mampu mengendalikan jalannya laga, tetapi di lapangan sebenarnya tidak semudah itu. Thailand memberikan perlawanan yang amat keras karena mereka memiliki materi pemain berkualitas dan pelatih yang hebat," ungkap Gitautas usai laga.

Kievinas juga menyoroti aspek mentalitas tim yang berhasil membalaskan kekalahan di pesta olahraga regional sebelumnya.

"Kami pernah menelan kekalahan dari mereka di SEA Games, jadi kemenangan di Asian Games ini menjadi pembalasan yang tuntas atas kekalahan tersebut. Sekarang skor pertemuan kami menjadi imbang 1-1," tambah Gitautas dengan penuh kelegaan.

Faktor Kunci Kemenangan dan Kebahagiaan Srikandi Merah Putih

Rasa syukur mendalam turut dirasakan oleh forward andalan Indonesia, Dewa Ayu Sriartha Kusuma. Baginya, hasil gemilang di Aichi International Arena ini merupakan buah dari evaluasi panjang dan kerja keras tanpa henti yang dipersiapkan seluruh skuad demi mengibarkan bendera Merah Putih di level Asia.

Secara umum, terdapat sejumlah faktor krusial yang mengantarkan Indonesia meraih poin penuh pada laga pembuka ini:

  • Pertahanan yang Kokoh: Keberhasilan membatasi produktivitas tembakan tiga angka Thailand sepanjang empat kuarter.
  • Transisi Permainan yang Disiplin: Minimnya kesalahan sendiri (turnovers) saat menghadapi tekanan ketat lawan.
  • Efektivitas Rebound: Dominasi penguasaan bola di bawah ring yang memberikan kesempatan poin kedua (second-chance points).

Kemenangan penting atas Thailand ini menjadi modal berharga bagi timnas basket putri Indonesia guna menatap laga-laga lanjutan di babak penyisihan Grup A Asian Games 2026 dengan kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi.

Srikandi Merah Putih sukses menumbangkan Thailand 61-52 di Aichi International Arena, Nagoya (17/9/2026). Kemenangan di laga pembuka Grup A ini menjadi pembalasan tuntas atas kekalahan di SEA Games 2025.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User