Bencana hidrometeorologi dahsyat kembali melanda Nepal setelah hujan deras memicu banjir bandang dan tanah longsor hebat di berbagai wilayah. Hingga Rabu (26/8/2026), otoritas setempat mengonfirmasi sedikitnya 95 orang tewas dan ratusan lainnya—termasuk wisatawan domestik maupun mancanegara—dinyatakan hilang tersapu arus deras.
Kawasan di sepanjang aliran Sungai Trishuli, Distrik Nuwakot, menjadi salah satu titik paling parah terdampak. Luapan air sungai yang membawa material lumpur, bebatuan besar, dan potongan kayu menghancurkan pemukiman warga, jembatan penghubung, serta fasilitas wisata di sekitarnya dalam hitungan menit.
Medan Ekstrem Hambat Penyelamatan
Tim penyelamat gabungan yang terdiri dari tentara, polisi, dan relawan lokal terus berpacu dengan waktu untuk mencari korban yang tertimbun atau hanyut. Mengingat akses jalan utama yang putus total akibat longsor, petugas terpaksa mengerahkan alat-alat berat untuk membersihkan puing-puing raksasa sekaligus mengevakuasi warga yang terjebak ke tempat yang lebih aman.
"Arus sungai sangat deras dan tanah di bantaran masih sangat labil. Kami mengerahkan ekskavator serta perahu karet, namun medan yang curam dan kabut tebal menjadi tantangan terbesar di lapangan," ujar salah seorang koordinator tim penyelamat di Distrik Nuwakot.
Banyak penyintas terpaksa bertahan di atap rumah dan perbukitan terjal sebelum berhasil dijangkau oleh helikopter penyelamat. Suasana duka menyelimuti posko-posko darurat yang mulai dipadati keluarga korban yang cemas menunggu kabar kerabat mereka.
Jalur Trekking Porak-Poranda dan Wisatawan Terjebak
Peristiwa tragis ini bertepatan dengan aktivitas para pencinta alam yang tengah menjelajahi jalur lintas alam populer di kawasan Himalaya. Ratusan wisatawan dilaporkan kehilangan kontak setelah jaringan komunikasi dan pasokan listrik di wilayah pegunungan terputus total.
Pemerintah Nepal telah mengeluarkan status tanggap darurat bencana di sejumlah distrik dan mengimbau warga serta operator wisata untuk menghentikan seluruh aktivitas perjalanan di area rawan bencana. Berikut adalah sejumlah dampak utama dari banjir bandang kali ini:
- Korban Jiwa: Sedikitnya 95 jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit distrik.
- Warga & Wisatawan Hilang: Lebih dari 150 orang masih dalam pencarian intensif di sepanjang aliran Sungai Trishuli.
- Infrastruktur Rusak: Puluhan jembatan gantung dan jalan nasional terputus, mengisolasi ribuan penduduk desa.
- Fasilitas Pengungsian: Ratusan keluarga kini ditempatkan di tenda darurat dan gedung sekolah yang aman dari potensi longsor susulan.
Ancaman Bencana Susulan Masih Mengintai
Badan Meteorologi Nepal memperingatkan bahwa curah hujan tinggi diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Warga yang bermukim di dekat bantaran sungai dan lereng bukit curam diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari risiko banjir susulan yang bisa datang secara tiba-tiba.
Comments (0)