Sep 19, 2026
Jawa Timur

Antam Bangun Pabrik Logam Mulia Berkapasitas 40 Ton di Gresik

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus memantapkan posisinya di industri pertambangan dan hilirisasi mineral Tanah Air. Emiten berkode ANTM tersebut resmi meng

Antam Bangun Pabrik Logam Mulia Berkapasitas 40 Ton di Gresik

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus memantapkan posisinya di industri pertambangan dan hilirisasi mineral Tanah Air. Emiten berkode ANTM tersebut resmi mengumumkan rencana pembangunan fasilitas pemurnian dan pabrik logam mulia baru yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas modern ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga 40 ton emas per tahun.

Langkah ekspansif ini diumumkan langsung oleh manajemen perseroan dalam gelaran paparan publik. Proyek strategis tersebut diproyeksikan bakal memperkuat ekosistem hilirisasi emas di dalam negeri sekaligus merespons lonjakan permintaan investasi emas batangan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Langkah Strategis Memperkuat Hilirisasi Emas Nasional

Kebutuhan fasilitas pemurnian emas berstandar internasional menjadi kian krusial seiring beroperasinya berbagai smelter tembaga dan emas di kawasan industri Gresik. Antam melihat peluang besar untuk menyerap pasokan konsentrat dan lumpur anoda (anode slime) domestik agar dapat dimurnikan langsung menjadi emas batangan murni berstandar London Bullion Market Association (LBMA).

"Pengembangan fasilitas pemurnian di Gresik ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam memperkuat rantai pasok logam mulia nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah produk tambang Indonesia secara berkelanjutan," tutur Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arini Kasmira.

Kronologi dan Tahapan Pembangunan Proyek

Pembangunan pabrik pemurnian logam mulia ini dirancang melalui serangkaian tahapan terukur guna menjamin efisiensi investasi serta keandalan teknologi yang digunakan:

  1. Tahap Studi Kelayakan dan Integrasi Lahan: Antam menyelesaikan kajian kelayakan teknis serta penentuan titik lokasi strategis di kawasan industri Gresik agar terintegrasi dengan jaringan logistik pelabuhan dan suplai bahan baku.
  2. Tahap Rekayasa dan Pendanaan: Perseroan menyusun skema pembiayaan belanja modal (capex) yang sehat dengan mengombinasikan kas internal dan fasilitas pendanaan perbankan, dibarengi penetapan mitra teknologi pengolahan presisi tinggi.
  3. Tahap Konstruksi Fisik: Pengerjaan infrastruktur pabrik, instalasi mesin pengolahan modern ramah lingkungan, serta fasilitas percetakan emas batangan dengan sistem pengamanan terpadu.
  4. Tahap Uji Coba dan Operasional Penuh: Pelaksanaan commissioning pabrik sebelum mencapai target kapasitas pemrosesan maksimal sebesar 40 ton per tahun untuk melayani pasar ritel dan institusi.

Dampak Positif bagi Ekosistem Pasar Emas

Kehadiran pabrik baru ini dinilai para pelaku pasar akan membawa dampak positif yang luas bagi perekonomian domestik. Keunggulan yang dihadirkan melalui fasilitas anyar ini mencakup sejumlah aspek utama:

  • Peningkatan Pasokan Domestik: Memastikan ketersediaan emas batangan Butik Emas Logam Mulia (BELM) selalu mencukupi di tengah lonjakan animo investasi masyarakat.
  • Efisiensi Logistik: Mengurangi biaya distribusi dan mempersingkat waktu pemrosesan bahan mentah menjadi produk jadi siap jual.
  • Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal di wilayah Jawa Timur serta mendorong pertumbuhan industri turunan.

Dengan kapasitas produksi yang masif ini, Antam semakin optimistis mampu mempertahankan kepemimpinan pasarnya sekaligus mendukung peta jalan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan industri mineral bernilai tinggi di panggung global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User