Agung Kuswandono merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Agung Kuswandono adalah Dirjen Bea Cukai yang dikenal karena ketegasannya memberantas penyelundupan. Ia menyita helikopter ilegal, kapal pengangkut tanpa izin, dan mobil mewah berdokumen palsu. Atas prestasinya, ia menerima penghargaan 'Pemberantasan Korupsi untuk Indonesia Lebih Baik' 2007 dari Majalah Tempo. Sebelum menjadi Dirjen, ia menjabat Kepala Pelayanan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.
Kepemimpinan di DJBC
Sebagai Dirjen Bea Cukai (2011–2015); Sekretaris Kemenko Maritim & Investasi (2019–2021), Agung Kuswandono memimpin institusi yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Pengalaman di bidang kepabeanan menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas.
Inovasi dan Program
Di era kepemimpinannya, DJBC meluncurkan berbagai program modernisasi. Penguatan pengawasan perdagangan ilegal, peningkatan pelayanan, dan operasi pemberantasan penyelundupan menjadi prioritas utama.
Kontribusi Nasional
Kontribusi Agung Kuswandono bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan dan penguatan kapasitas SDM di lingkungan bea cukai.
Comments (0)