Sep 19, 2026
Nasional

URI — Universitas Republik Indonesia Siapkan SDM Unggul Dukung BPOM

Halo pembaca Beritaseputar.com! Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kian pesat rupanya tak hanya mengubah gaya hidup masyarakat, tetapi juga melah

URI — Universitas Republik Indonesia Siapkan SDM Unggul Dukung BPOM

Halo pembaca Beritaseputar.com! Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kian pesat rupanya tak hanya mengubah gaya hidup masyarakat, tetapi juga melahirkan tantangan baru di industri obat dan makanan. Menyikapi situasi dinamis ini, Universitas Republik Indonesia (URI) menyatakan kesiapannya untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi demi mendukung kinerja Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengawal keselamatan masyarakat di era modern.

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan Taufanto, menegaskan bahwa penyiapan SDM terampil merupakan langkah krusial yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, industri farmasi dan pangan saat ini bergerak sangat cepat dengan hadirnya produk-produk berbasis bioteknologi serta maraknya perdagangan obat secara daring. "Kami di URI berikhtiar mencetak talenta unggul yang tidak hanya menguasai sains dasar, tetapi juga tanggap terhadap perkembangan teknologi pengawasan digital yang dibutuhkan BPOM saat ini," ujar Donny saat memberikan keterangannya.

Transformasi Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital

Tantangan yang dihadapi BPOM di era modern jauh berbeda dibandingkan satu dekade lalu. Lonjakan transaksi e-commerce, maraknya peredaran obat tanpa izin secara online, hingga kompleksitas produk biologi menuntut standar pengawasan yang jauh lebih cerdas, presisi, dan berbasis data terpadu.

Parameter Tantangan Pengawasan Konvensional Pengawasan Era Modern
Jalur Distribusi Utama Toko fisik dan apotek resmi E-commerce, media sosial, & toko daring
Kompleksitas Produk Kimia sintetis standar Bioteknologi, terapi gen, & herbal terstandar
Kebutuhan SDM Khusus Ahli farmasi dasar Data scientist, pakar siber, & ahli biofarmasi

Langkah Strategis URI dalam Menyiapkan Talenta Unggul

Untuk menjawab kebutuhan industri dan lembaga negara tersebut, URI menyusun beberapa tahapan strategis agar para lulusannya siap diterjunkan langsung membantu tugas pengawasan BPOM secara maksimal:

  1. Pengembangan Kurikulum Adaptif: Menambahkan mata kuliah analisis data siber, hukum kefarmasian digital, serta pengujian laboratorium modern.
  2. Program Magang Khusus BPOM: Mengirimkan mahasiswa terbaik untuk belajar langsung di laboratorium riset dan unit penindakan siber BPOM.
  3. Riset Kolaboratif: Mendorong penelitian bersama antara akademisi URI dan peneliti BPOM terkait pengujian keamanan pangan berbasis teknologi cepat.
  4. Pelatihan Sertifikasi Ahli: Memastikan setiap lulusan memiliki sertifikat kompetensi pengawasan yang diakui standar nasional dan internasional.

Penguatan kerja sama ini diperkirakan bakal melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu di URI dalam kurun waktu 3 tahun ke depan. Langkah konkret ini diharapkan mampu menutup celah kekosongan tenaga ahli di sektor pengawasan obat dan makanan yang selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

"Kemitraan strategis antara institusi pendidikan tinggi seperti URI dan lembaga pengawas seperti BPOM adalah fondasi utama dalam membangun benteng pertahanan kesehatan nasional yang tangguh dari ancaman produk berbahaya," tegas Donny.

Dengan adanya sinergi nyata antara dunia akademis dan lembaga regulasi, masyarakat Indonesia diharapkan dapat mengonsumsi produk obat, kosmetik, serta makanan dengan jauh lebih aman, nyaman, dan terjamin keabsahannya.

Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto menegaskan komitmen kampus dalam mencetak ahli terampil untuk memperkuat pengawasan obat dan makanan modern di Indonesia. Baca selengkapnya di Beritaseputar.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User