Sep 19, 2026
Nasional

Tren Skincare — Bakuchiol Makin Populer Jadi Alternatif Retinol Alami

Dunia perawatan kulit (skincare) memang tak pernah sepi dari tren baru. Jika beberapa tahun terakhir retinol menjadi "anak emas" dalam produk anti-penuaan

Tren Skincare — Bakuchiol Makin Populer Jadi Alternatif Retinol Alami

Dunia perawatan kulit (skincare) memang tak pernah sepi dari tren baru. Jika beberapa tahun terakhir retinol menjadi "anak emas" dalam produk anti-penuaan dini, kini muncul pesaing tangguh yang tak kalah menyita perhatian para pecinta keantikan. Senyawa aktif tersebut adalah bakuchiol, sebuah bahan alami berbasis tumbuhan yang diklaim mampu memberikan hasil serupa retinol namun tanpa efek samping iritasi.

Popularitas bakuchiol meroket pesat setelah berbagai merek kecantikan lokal maupun internasional beramai-ramai menggunakannya sebagai formulasi utama. Tidak hanya ramah untuk pemilik kulit sensitif, bahan ini juga menjadi jawaban bagi mereka yang selama ini terpaksa menghindari retinol karena kondisi tertentu, seperti kehamilan atau menyusui.

Mengenal Bakuchiol, Keajaiban Alam dari Tanaman Babchi

Secara medis dan botanis, bakuchiol merupakan senyawa antioksidan yang diekstrak dari biji serta daun tanaman Psoralea corylifolia, atau yang lebih dikenal dengan nama tanaman Babchi. Tanaman ini sebenarnya bukan hal baru dalam dunia medis. Selama berabad-abad, Babchi telah digunakan dalam pengobatan tradisional India (Ayurveda) dan pengobatan tradisional Tiongkok untuk menyembuhkan berbagai masalah kulit.

Namun, dalam industri kosmetik modern, bakuchiol baru menonjol setelah penelitian membuktikan kemampuannya dalam menstimulasi regenerasi sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Hebatnya lagi, senyawa ini bekerja dengan cara yang sangat mirip dengan retinol, namun berasal dari 100% sumber nabati (vegan).

Bakuchiol vs Retinol: Mana yang Lebih Unggul?

Bagi banyak penggiat skincare, retinol adalah standar tertinggi untuk menyamarkan garis halus dan memperbaiki tekstur kulit. Sayangnya, retinol kerap memicu efek samping berupa purging, kulit kemerahan, rasa terbakar, hingga pengelupasan ekstrem. Di sinilah bakuchiol mengambil peran sebagai alternatif yang jauh lebih lembut.

Berikut adalah perbandingan ringkas antara bakuchiol dan retinol untuk memberikan gambaran yang lebih jelas:

Parameter Bakuchiol Retinol
Sumber Utama Ekstrak Tumbuhan (Babchi) Turunan Vitamin A (Sintesis/Hewani)
Potensi Iritasi Sangat Rendah / Aman Kulit Sensitif Tinggi (Kemerahan & Pengelupasan)
Sensitivitas Cahaya Stabil (Aman digunakan siang hari) Sensitif (Hanya digunakan malam hari)
Keamanan Bumil/Busui Dinilai Aman Sangat Tidak Disarankan

Kata Ahli dan Cara Penggunaan yang Tepat

Para ahli dermatologi pun menyambut baik keberadaan bakuchiol di pasar kecantikan. Sifatnya yang meredakan peradangan (anti-inflamasi) dan anti-bakteri membuat bahan ini tidak hanya efektif untuk anti-aging, tetapi juga sangat ampuh membantu mengatasi jerawat tanpa merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier).

"Bakuchiol memberikan angin segar bagi mereka yang menginginkan manfaat retinol tetapi memiliki kulit yang terlalu reaktif. Senyawa ini bekerja menstimulasi kolagen tanpa menyebabkan pembakaran atau iritasi mikro pada permukaan kulit," ungkap dermatolog independen saat mendiskusikan fenomena ini.

Untuk menggunakannya, konsumen tidak perlu bingung. Bakuchiol sangat fleksibel dan dapat dikombinasikan dengan berbagai bahan aktif lainnya, seperti hyaluronic acid, niacinamide, bahkan vitamin C. Karena sifatnya yang tidak membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari, serum atau pelembap berbakuchiol aman dipakai pada pagi maupun malam hari, pastikan tetap mengakhirinya dengan penggunaan sunscreen di pagi hari.

Melihat tren yang terus meningkat, tidak mengherankan jika produsen skincare terus menghadirkan variasi produk berbasis bakuchiol. Bahan alami ini membuktikan bahwa perawatan kulit tingkat lanjut tidak harus selalu identik dengan rasa perih atau iritasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User