Sep 18, 2026
Nasional

Tren Kuliner: Resep Kue Lapis Tepung Beras Anti Lengket Kian Diminati

Kue lapis tepung beras tradisional kembali menjadi primadona di kalangan pencinta kudapan Nusantara. Jajanan pasar berwarna-warni dengan tekstur kenyal dan

Tren Kuliner: Resep Kue Lapis Tepung Beras Anti Lengket Kian Diminati

Kue lapis tepung beras tradisional kembali menjadi primadona di kalangan pencinta kudapan Nusantara. Jajanan pasar berwarna-warni dengan tekstur kenyal dan rasa gurih manis ini kerap disajikan dalam berbagai acara keluarga hingga perayaan formal. Kendati demikian, banyak pembuat kue pemula kerap mengeluhkan hasil akhir yang terlalu lembek atau justru lengket saat diiris.

Menjawab tantangan tersebut, sejumlah praktisi kuliner membagikan teknik pembuatan kue lapis tepung beras yang terbukti menghasilkan tekstur kenyal sempurna dan rapi saat dipotong. Kuncinya terletak pada rasio bahan yang seimbang serta kedisiplinan dalam mengatur durasi pengukusan pada setiap lapisannya.

Persiapan Bahan: Menakar Komposisi Tepung dan Santan yang Pas

Langkah awal yang sangat krusial adalah menentukan perbandingan antara tepung beras dan tepung tapioka. Kombinasi kedua tepung ini menjadi fondasi utama elastisitas kue lapis.

  • Tepung beras berkualitas: 250 gram sebagai bahan dasar struktur kue.
  • Tepung tapioka/sagu: 100 gram untuk memberikan efek kenyal dan lentur.
  • Santan matang: 900 ml dari 1 butir kelapa tua, direbus dengan daun pandan lalu didinginkan.
  • Gula pasir: 220 gram untuk rasa manis yang pas dan tidak membuat adonan berair.
  • Garam halus: 1/2 sendok teh guna memperkuat cita rasa gurih santan.

Tahap Pengukusan: Konsistensi Waktu di Setiap Lapisan

Proses pelapisan memerlukan kesabaran ekstra agar tiap lembaran menempel sempurna tanpa bercampur aduk. Berikut adalah tahapan kronologis pengukusan yang disarankan:

  1. Pukul 09.00 WIB (Pemanasan Kukusan): Panaskan kukusan hingga uap air melimpah, lalu bungkus tutup kukusan dengan kain bersih agar tetesan air tidak merusak permukaan kue.
  2. Pukul 09.15 WIB (Lapisan Pertama): Olesi loyang ukuran 18x18 cm dengan minyak goreng tipis, tuang adonan setebal 50 ml, lalu kukus selama 5 hingga 7 menit dengan api sedang.
  3. Pukul 09.30 WIB (Pemberian Warna Berselang): Ulangi menuang adonan secara berselang-seling warna tiap 5 menit sekali hingga adonan habis.
  4. Pukul 10.30 WIB (Pematangan Akhir): Setelah lapisan terakhir dituangkan, kukus kembali seluruh adonan selama 25 hingga 30 menit agar matang menyeluruh hingga ke bagian dasar.
"Kunci utama agar kue lapis tidak lembek adalah memastikan santan sudah benar-benar dingin saat dicampur dengan tepung, serta api kukusan dijaga stabil di level sedang agar permukaan kue tidak bergelombang," ungkap Chef Ratna, instruktur tata boga.

Teknik Pendinginan dan Pemotongan Anti Lengket

Kesalahan paling umum yang sering terjadi adalah memotong kue saat kondisinya masih hangat. Kue lapis yang baru keluar dari kukusan masih mengandung kelembapan tinggi yang membuatnya mudah hancur.

Diamkan kue di suhu ruang minimal selama 3 hingga 4 jam sampai benar-benar dingin dan set. Saat memotong, bungkus pisau dapur dengan selembar plastik bening atau olesi sedikit minyak goreng. Hasil irisan dijamin rapi, presisi, dan tidak ada sisa adonan yang menempel di bilah pisau.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User