Sep 19, 2026
Hukum

TORONTO — Airlangga Dorong Pengusaha Optimalkan Perjanjian Dagang ICA-CEPA

Suasana hangat menyelimuti perhelatan Canada-ASEAN Business Council (CABC) Executive Dialogue yang berlangsung di Toronto, Kanada, pada 15 September 2026.

TORONTO — Airlangga Dorong Pengusaha Optimalkan Perjanjian Dagang ICA-CEPA

Suasana hangat menyelimuti perhelatan Canada-ASEAN Business Council (CABC) Executive Dialogue yang berlangsung di Toronto, Kanada, pada 15 September 2026. Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, secara terbuka mengajak seluruh pelaku usaha dari kawasan ASEAN dan Kanada untuk mengambil langkah berani. Momen ini menjadi panggung krusial untuk memaksimalkan potensi besar dari kesepakatan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) yang tengah diakselerasi.

Pertemuan yang diselenggarakan di sela-sela ajang bergengsi Canada Investment Summit tersebut dihadiri oleh belasan CEO ternama, pemimpin industri, serta pejabat tinggi dari kedua wilayah. Airlangga menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara Indonesia, ASEAN, dan Kanada bukan sekadar transaksi ekonomi biasa, melainkan kemitraan strategis jangka panjang untuk memperkuat ketahanan rantai pasok dunia.

Peluang Emas di Tengah Ketidakpastian Global

Perkembangan negosiasi ICA-CEPA serta kerja sama perdagangan bebas ASEAN-Kanada menjadi titik balik penting bagi integrasi ekonomi lintas pasifik. Menurut Airlangga, keterlibatan aktif sektor swasta sangat dibutuhkan agar kesepakatan tingkat tinggi ini benar-benar berdampak pada pertumbuhan bisnis di lapangan. Pelaku usaha diimbau tidak hanya menunggu ratifikasi penuh, tetapi mulai memetakan peluang investasi strategis dari sekarang.

"Kita tidak hanya sedang merancang dokumen kerja sama di atas kertas. Kita sedang membangun jembatan ekonomi yang menghubungkan kekuatan sumber daya ASEAN dengan inovasi serta modal dari Kanada. Kemitraan ini harus menjadi mesin penggerak ekonomi inklusif dan hijau di masa depan," tegas Airlangga Hartarto di hadapan para delegasi bisnis di Toronto.

Dalam diskusinya, Menko Airlangga menyoroti beberapa sektor prioritas yang dapat langsung dioptimalkan oleh para pengusaha. Sektor-sektor tersebut meliputi energi terbarukan, pengolahan mineral kritis untuk ekosistem kendaraan listrik, ketahanan pangan, hingga transformasi digital yang kian masif di Asia Tenggara.

Fokus Utama Kemitraan Strategis ASEAN-Kanada

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi kolaborasi ini, berikut adalah pemetaan sektor kunci yang menjadi fokus utama dalam pembahasan ICA-CEPA dan kemitraan regional:

Sektor Prioritas Potensi Kolaborasi Manfaat Utama
Mineral Kritis & EV Pengolahan nikel dan pasokan bahan baku baterai kendaraan listrik. Memperkuat rantai pasok global kendaraan ramah lingkungan.
Energi Hijau Investasi pada teknologi hidro, geothermal, dan transisi energi. Mendukung target pencapaian net-zero emission kawasan.
Ketahanan Pangan Perdagangan produk pertanian, gandum, dan teknologi agritech. Menjaga stabilitas pasokan pangan regional.
Ekonomi Digital Kerja sama infrastruktur data, siber, dan modal ventura. Mendorong ekspansi startup dan efisiensi sistem pembayaran.

Dorongan Nyata bagi Komunitas Bisnis

Kanada dikenal memiliki keahlian tinggi dalam pengolahan teknologi bersih dan pengelolaan dana pensiun berkapitalisasi besar. Di sisi lain, Indonesia dan kawasan ASEAN menawarkan pasar yang sangat dinamis dengan lebih dari 670 juta jiwa populasi serta pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata global. Sinergi antara modal Kanada dan kekuatan pasar ASEAN dipercaya sanggup menciptakan lapangan kerja baru serta mentransfer teknologi modern ke Indonesia.

Airlangga secara khusus menggarisbawahi bahwa momentum keberhasilan ICA-CEPA sangat bergantung pada proaktifnya pelaku usaha. Canada-ASEAN Business Council diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator aktif yang menghubungkan para pebisnis lokal dengan investor institusional Kanada secara berkelanjutan.

Langkah diplomasi ekonomi di Toronto ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta perdagangan internasional. Dengan pengoptimalan ICA-CEPA, Indonesia tidak hanya mengamankan akses pasar Amerika Utara, tetapi juga memperkokoh fondasi ekonomi nasional agar tetap tangguh menghadapi ketidakpastian pasar global di tahun-tahun mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User