Aug 25, 2026
entertainment

The Suicide Squad di Bioskop Trans TV: Ketika Penjahat Belajar Mencintai

Menjelang malam, di banyak ruang keluarga di Indonesia, televisi kembali menjadi titik berkumpul yang hangat. Seorang ayah pulang kerja, anak-anak merapat di sofa, dan secangkir teh mengepul di meja. ...

The Suicide Squad di Bioskop Trans TV: Ketika Penjahat Belajar Mencintai

Menjelang malam, di banyak ruang keluarga di Indonesia, televisi kembali menjadi titik berkumpul yang hangat. Seorang ayah pulang kerja, anak-anak merapat di sofa, dan secangkir teh mengepul di meja. Pada 4 Agustus 2026, momen sederhana itu akan ditemani satu sajian istimewa dari Bioskop Trans TV: The Suicide Squad, film yang di permukaan tampak brutal dan penuh ledakan, namun di dalamnya menyimpan kisah mengharukan tentang manusia-manusia yang dibuang dan berjuang menemukan arti pulang.

Dari Penjara Belle Reve, Sebuah Kesempatan Kedua

Kisah bermula di Belle Reve, penjara dengan tingkat keamanan tertinggi yang menampung para penjahat paling berbahaya di dunia. Di balik jeruji besi itu, mereka bukan sekadar monster; mereka adalah orang-orang yang pernah gagal, pernah dikhianati, dan pernah kehilangan. Amanda Waller, sosok berdarah dingin yang memimpin program rahasia pemerintah, menawarkan satu jalan keluar: bergabung dengan Task Force X, menjalankan misi yang nyaris mustahil, dan sebagai gantinya hukuman mereka dikurangi. Jika membangkang, bom kecil yang ditanam di kepala mereka akan menjadi akhir dari segalanya.

Misi itu membawa mereka ke Corto Maltese, sebuah pulau di Amerika Selatan yang baru saja diguncang kudeta. Di sana berdiri Jotunheim, menara penelitian peninggalan era Nazi yang menyimpan rahasia mengerikan bernama Project Starfish. Pemerintah Amerika ingin rahasia itu musnah sebelum jatuh ke tangan rezim baru — dan para narapidana inilah yang dikirim ke mulut harimau, tanpa garansi akan kembali hidup-hidup.

Bloodsport dan Luka Seorang Ayah

Di tengah pasukan berisi orang-orang keras kepala, Bloodsport yang diperankan Idris Elba menjadi jangkar emosional cerita. Ia adalah penembak jitu legendaris yang dipenjara karena pernah menembak Superman dengan peluru kryptonite. Namun di balik tatapan dinginnya, ia adalah seorang ayah yang hubungannya dengan sang putri, Tyla, retak bertahun-tahun. Waller memanfaatkan luka itu sebagai senjata: jika Bloodsport menolak memimpin misi, putrinya akan dipenjara di Belle Reve.

Perjalanan Bloodsport di Corto Maltese perlahan berubah menjadi perjalanan seorang ayah untuk menebus dirinya sendiri. Ketika ia mulai melindungi Ratcatcher 2 bak mengayomi anaknya, penonton diajak memahami bahwa cinta yang patah tidak pernah benar-benar hilang — ia hanya menunggu kesempatan untuk diperbaiki. Momen-momen kecil di antara deru tembakan itulah yang justru paling menyentuh hati.

Ratcatcher 2, Tikus, dan Pelajaran tentang Harga Diri

Tokoh yang paling banyak mencuri hati penonton justru yang paling lembut: Ratcatcher 2, diperankan Daniela Melchior. Ia tumbuh di jalanan Portugal bersama ayahnya, seorang pria berhati hangat yang mengajarinya melihat dunia dari sudut berbeda. Sang ayah pernah berpesan bahwa tikus adalah makhluk yang paling diremehkan dan dibenci di dunia — dan jika makhluk sekecil itu saja punya tujuan hidup, maka setiap manusia pun demikian.

Pesan sederhana itu menjadi denyut nadi film ini. Bersama tikus kesayangannya, Sebastian, Ratcatcher 2 membuktikan bahwa kelembutan bukanlah kelemahan. Di tengah kekacauan perang, ia justru menjadi cermin bagi rekan-rekannya: bahwa mereka, para buangan, masih layak dicintai dan diperjuangkan.

Harley Quinn yang Liar namun Patah Hati

Margot Robbie kembali menghidupkan Harley Quinn dengan energi yang meledak-ledak. Kali ini Harley terjebak dalam romansa berbahaya dengan penguasa baru Corto Maltese — sebuah hubungan yang berakhir dengan cara yang hanya bisa dilakukan Harley. Di balik tawa dan kegilaannya, penonton menyaksikan seorang perempuan yang berulang kali memilih orang yang salah, lalu bangkit lagi dengan caranya sendiri. Adegan Harley menerobos kepungan musuh dengan kelopak bunga bermekaran di sekelilingnya menjadi salah satu momen paling puitis sekaligus liar dalam film ini.

Sentuhan Kemanusiaan di Balik Layar

Di balik layar, James Gunn menulis dan menyutradarai film ini dengan keyakinan sederhana: bahkan penjahat super pun punya hati. Ia merangkai kekerasan bergaya komik dengan humor gelap, lalu menyelipkan keheningan-heningan kecil yang menyentuh — percakapan ayah dan anak, tatapan iba pada seekor tikus, persahabatan yang tumbuh di antara orang-orang yang awalnya saling ingin membunuh. Didukung penampilan John Cena sebagai Peacemaker yang kaku nan kocak, King Shark yang menggemaskan meski buas, serta Polka-Dot Man yang tragis, film ini menjadi perayaan bagi mereka yang merasa tak pernah diterima dunia.

Jadwal Tayang di Bioskop Trans TV

Bagi Anda yang ingin merasakan sendiri perpaduan aksi, tawa, dan haru ini, The Suicide Squad tayang di Bioskop Trans TV pada 4 Agustus 2026. Siapkan waktu bersama keluarga, karena di balik deru senjata dan ledakannya, film ini pada akhirnya bercerita tentang satu hal yang sangat manusiawi: setiap orang — bahkan yang paling terbuang sekalipun — berhak atas kesempatan kedua dan tempat untuk pulang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User