Oct 11, 2026
Hukum

Sydney — Pemerintah NSW Ambil Alih Proyek Alun-Alun Kontroversial

SYDNEY — Rencana pembangunan alun-alun publik baru di jantung kota Sydney kembali dipertanyakan setelah Menteri Perencanaan New South Wales (NSW) menetapka

Sydney — Pemerintah NSW Ambil Alih Proyek Alun-Alun Kontroversial

SYDNEY — Rencana pembangunan alun-alun publik baru di jantung kota Sydney kembali dipertanyakan setelah Menteri Perencanaan New South Wales (NSW) menetapkan proyek tersebut sebagai "state significant" atau proyek strategis negara bagian. Langkah ini secara efektif mencabut kewenangan proses persetujuan dari Pemerintah Kota Sydney dan memindahkannya ke tangan pemerintah negara bagian.

Keputusan tersebut menandai babak baru dalam polemik panjang proyek ruang terbuka hijau yang telah direncanakan lebih dari 40 tahun. Wali Kota Sydney, Clover Moore, sebelumnya telah merilis desain resmi alun-alun pada Agustus lalu, dengan target penyelesaian pada 2031. Desain tersebut mencakup area terbuka berbentuk setengah lingkaran yang membentang ke arah timur menuju Hyde Park, lengkap dengan air mancur dan rumpun pohon asli Australia.

Kronologi Polemik Alun-Alun Sydney

  1. Agustus 2026: Wali Kota Clover Moore merilis render desain alun-alun seluas sekitar 4.500 meter persegi di seberang balai kota Sydney, hasil perencanaan puluhan tahun.
  2. Oktober 2026: Menteri Perencanaan NSW menetapkan proyek sebagai "state significant", mengambil alih proses persetujuan dari Pemerintah Kota Sydney.
  3. Setelah intervensi: Nasib desain dan jadwal penyelesaian 2031 menjadi tidak pasti, karena kini bergantung pada evaluasi pemerintah negara bagian.
  4. Respons publik: Muncul kekhawatiran bahwa perubahan kewenangan dapat mengubah skala, desain, atau bahkan membatalkan proyek yang sudah lama dinanti warga.

Penetapan status "state significant" biasanya diberikan pada proyek yang dianggap memiliki dampak besar terhadap perekonomian, lingkungan, atau infrastruktur suatu negara bagian. Namun, dalam kasus ini, keputusan tersebut justru memicu spekulasi bahwa pemerintah NSW memiliki agenda berbeda terkait lahan strategis di pusat kota.

"Ini bukan sekadar soal siapa yang menyetujui, tapi soal siapa yang berhak menentukan masa depan ruang publik di jantung Sydney," ujar seorang pengamat tata kota lokal, menggambarkan kekhawatiran banyak pihak.

Dampak bagi Warga dan Pemerintah Kota

Bagi Pemerintah Kota Sydney, intervensi ini merupakan pukulan telak. Selama bertahun-tahun, dewan kota telah menggelontorkan dana, waktu, dan tenaga untuk merancang alun-alun yang diharapkan menjadi ikon baru kota. Kini, seluruh proses tersebut berada di bawah kendali pemerintah negara bagian yang dipimpin partai berbeda secara politik.

Warga Sydney pun terbelah. Sebagian menyambut baik keterlibatan pemerintah negara bagian karena berharap proyek bisa berjalan lebih cepat dan terkoordinasi. Sebagian lain khawatir desain yang telah disepakati akan diubah demi kepentingan komersial, seperti pembangunan gedung bertingkat di sekitar area tersebut.

  • Luas proyek: sekitar 4.500 meter persegi di seberang Sydney Town Hall.
  • Target awal: selesai pada 2031.
  • Fitur desain: area setengah lingkaran, air mancur, dan pohon asli Australia.
  • Status baru: proyek strategis negara bagian di bawah kendali Menteri Perencanaan NSW.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah NSW mengenai apakah desain yang sudah ada akan dipertahankan atau direvisi total. Yang jelas, nasib alun-alun yang diimpikan warga Sydney selama lebih dari empat dekade kini menggantung di meja birokrasi negara bagian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User