Aug 28, 2026
entertainment

Sule Serahkan Langkah Kasasi Sepenuhnya ke Rizky Febian

Di tengah pusaran emosi yang tak kunjung reda, komedian Entis Sutisna alias Sule menegaskan satu hal: soal langkah hukum lanjutan pasca putusan pengadilan, ia sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada a...

Sule Serahkan Langkah Kasasi Sepenuhnya ke Rizky Febian

Di tengah pusaran emosi yang tak kunjung reda, komedian Entis Sutisna alias Sule menegaskan satu hal: soal langkah hukum lanjutan pasca putusan pengadilan, ia sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada anak sulungnya, penyanyi Rizky Febian. Bukan karena abai, melainkan karena ia percaya bahwa pertarungan terakhir ini adalah milik sang anak.

Penghormatan Seorang Ayah pada Keputusan Anak

Dalam sebuah percakapan yang hangat di sela-sela kesibukan syuting, Sule membagikan pandangannya. Ia mengaku sudah tak lagi ingin terlibat terlalu jauh dalam polemik yang menyangkut hak warisan mendiang mantan istrinya, Lina Jubaedah. Baginya, Rizky kini telah dewasa dan mampu menentukan arah hidupnya sendiri. "Putusannya ada di tangan Iky. Saya hanya mendukung apa pun yang dia pilih," ucap Sule sambil menatap jauh, seperti mencoba membaca gelombang hati yang bergolak di benak putranya.

Sikap ini muncul bukan tanpa alasan. Selama persidangan bergulir, Sule kerap hadir sebagai saksi kunci yang mempertegas hak biologis Rizky atas peninggalan sang ibu. Namun babak baru kini terbentang: setelah majelis hakim tingkat banding menguatkan putusan sebelumnya, opsi untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung kembali mengemuka. Sule menyadari bahwa perjalanan itu akan menguras tenaga, waktu, dan tentu saja batin putranya.

Pertarungan yang Dimulai dari Kenangan

Konflik ini bermula dari kepergian Lina pada awal Januari 2020. Selain meninggalkan luka mendalam, ia juga meninggalkan harta bersama yang semestinya diwariskan kepada anak-anaknya. Rizky, sebagai anak kandung, merasa perlu meluruskan haknya, terutama karena ada pihak yang dianggap menguasai aset-aset tersebut tanpa pembagian yang adil. Proses hukum pun dimulai, menempatkan Rizky di posisi yang tak mudah: ia harus berhadapan dengan masa lalu sekaligus menuntut keadilan atas nama cinta seorang anak kepada ibunya.

Selama proses berlangsung, Sule berdiri di belakang Rizky, bukan di depan. Ia ingin semua tahu bahwa langkah ini murni keinginan sang anak, bukan ambisi sang ayah. "Saya tidak mau dibilang memanfaatkan anak untuk kepentingan pribadi. Ini perjuangan dia, dia yang bertarung, dia yang tahu rasa sakitnya," ungkap Sule, suaranya bergetar namun tetap tegas.

Kasasi: Sebuah Jalan Panjang Penuh Risiko

Mengajukan kasasi bukan sekadar formalitas. Diperlukan tim kuasa hukum yang solid, memori kasasi yang tajam, dan tentu ketahanan mental yang baja. Rizky Febian, yang selama ini dikenal sebagai sosok tenang dan fokus pada kariernya di industri musik, harus membagi pikirannya antara studio rekaman dan ruang sidang. Namun, Sule optimistis bahwa jika Rizky memilih melanjutkan, ia akan melakukannya dengan sepenuh hati.

Hingga saat ini, Rizky belum memberikan pernyataan resmi apakah akan mengajukan kasasi atau menerima putusan yang ada. Diamnya bukan berarti ragu, melainkan mungkin menjadi ruang untuk merenung sejenak, menimbang antara keadilan dan kedamaian hati. Sule memahami itu. "Saya tidak akan mendorong dia. Biarkan dia yang menentukan kapan waktu yang tepat," ujarnya.

Dukungan yang Tak Tergoyahkan

Meski tak lagi menjadi bagian langsung dari gugatan, Sule tetap menjadi pelabuhan bagi Rizky. Setiap akhir pekan, ketika Rizky pulang ke rumah, obrolan mereka tak selalu tentang perkara. Seringkali tentang musik, tentang lelucon, tentang masa depan. Namun di sela tawa, Sule selalu menyisipkan pesan singkat: "Apa pun yang terjadi, Bapa akan selalu bangga padamu."

Kisah ini lebih dari sekadar sengketa harta. Ini adalah cerita tentang seorang ayah yang memilih mundur selangkah untuk memberi anaknya panggung. Ini tentang penyerahan, sebuah kepercayaan penuh bahwa anak yang pernah ia gendong puluhan tahun lalu, kini sudah bisa berjalan sendiri, bahkan di atas duri sekalipun. Kini, publik menanti langkah Rizky dengan perasaan haru dan hormat, sementara Sule terus mengamati dari kejauhan, persis seperti seorang ayah yang tahu bahwa ada saatnya ia harus melepas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User