Sep 18, 2026
Kalimantan Selatan

Sebanyak 16 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin

Suasana haru menyelimuti Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sebanyak 16 korban selamat dari insiden kecelakaan kapa

Sebanyak 16 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin

Suasana haru menyelimuti Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sebanyak 16 korban selamat dari insiden kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 akhirnya berhasil dievakuasi dan tiba dengan selamat di daratan pada Selasa pagi. Kedatangan para penyintas ini disambut langsung oleh tim gabungan yang bersiaga penuh untuk memberikan pertolongan pertama.

Para korban dibawa merapat ke dermaga menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin. Setibanya di posko darurat sekitar pukul 10.00 WITA, petugas medis dan relawan langsung bergerak cepat memapah serta mengarahkan para korban menuju pos penanganan kesehatan intensif.

Kronologi Evakuasi dan Penyelamatan Korban

Proses penyelamatan para korban melibatkan koordinasi lintas armada laut yang bergerak cepat sesaat setelah insiden maritim tersebut terjadi. Berikut linimasa proses evakuasi hingga korban tiba di posko:

  1. KM Cahaya Bahari Menemukan Korban: Kapal nelayan KM Cahaya Bahari yang melintas di sekitar perairan lokasi kecelakaan menjadi pihak pertama yang berhasil menemukan dan mengevakuasi para korban terombang-ambing di laut.
  2. Proses Intercept oleh KRI: Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) melakukan prosedur pencegatan (intercept) di tengah laut guna memindahkan para penyintas ke armada evakuasi militer yang lebih memadai.
  3. Perjalanan dengan RBB Lanal Banjarmasin: Sebanyak 16 dari total 22 korban selamat kemudian diangkut menyusuri perairan menuju daratan menggunakan armada cepat RBB Lanal Banjarmasin.
  4. Tiba di Pelabuhan Trisakti (10.00 WITA): RBB bersandar resmi di Dermaga Trisakti, di mana tim medis dan logistik SAR Banjarmasin telah siap siaga menyambut korban.
"Seluruh korban yang tiba langsung diarahkan ke area penanganan medis darurat untuk pemeriksaan fisik menyeluruh dan penanganan trauma awal," ungkap perwakilan Basarnas Banjarmasin dalam keterangan resminya.

Penanganan Medis dan Kondisi Terkini

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di posko kesehatan, mayoritas korban berada dalam kondisi stabil meski tampak kelelahan setelah bertahan di tengah laut. Dari 16 orang yang dievakuasi ke Banjarmasin, tim dokter mencatat tiga korban mengalami luka ringan akibat benturan dan gesekan saat kapal mengalami kecelakaan.

Selain perawatan fisik, tim SAR Gabungan juga mengerahkan pendampingan psikologis awal berupa trauma healing. Pendekatan ini dinilai krusial untuk menenangkan mental para ABK yang baru saja melewati situasi mencekam di lautan luas.

Langkah Lanjutan dan Pendataan Keluarga

Hingga saat ini, petugas SAR terus melakukan validasi data identitas secara mendalam terhadap seluruh korban selamat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kecocokan manifes kapal dengan jumlah penyintas yang berhasil dievakuasi.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa setelah proses administrasi dan pemeriksaan medis tuntas, para korban akan segera dihubungkan dengan keluarga masing-masing:

  • Pemberian fasilitas komunikasi darurat agar korban dapat segera mengabari keluarga.
  • Koordinasi intensif dengan agen kapal dan pihak keluarga terkait proses pemulangan ke daerah asal.
  • Pemantauan lanjutan bagi korban yang membutuhkan perawatan rawat jalan atau observasi medis tambahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User