Halo Sobat Beritaseputar! Bagi kamu pengguna setia smartphone flagship maupun kelas menengah Samsung Galaxy, ada kabar penting terkait pembaruan ekosistem aplikasi bawaan dari raksasa teknologi asal Korea Selatan ini. Samsung secara resmi mengumumkan rencana untuk menyuntik mati dua aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang sudah lama hadir di jajaran ponsel Galaxy, yaitu Quick Measure dan AR Doodle.
Kedua aplikasi tersebut dipastikan akan pensiun dan dihentikan layanannya secara bertahap pada akhir tahun ini. Langkah penyederhanaan ini diambil Samsung untuk merestrukturisasi ekosistem perangkat lunak mereka serta berfokus pada pengembangan fitur-fitur baru yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna saat ini.
Jejak Langkah Quick Measure dan AR Doodle di Perangkat Galaxy
Untuk mengingat kembali, Quick Measure pertama kali diperkenalkan saat Samsung gencar mempromosikan sensor Time-of-Flight (ToF) pada lini flagship seperti Galaxy S10 5G dan Galaxy S20 Ultra. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengukur dimensi objek fisik, area, hingga tinggi badan secara otomatis menggunakan kamera HP. Sementara itu, AR Doodle dirilis sebagai fitur kreatif yang memfasilitasi pengguna membuat gambar, tulisan 3D, atau animasi yang dapat menempel pada wajah maupun lingkungan sekitar saat merekam video.
Meskipun sempat mencuri perhatian saat pertama kali diluncurkan, tingkat penggunaan kedua aplikasi ini terus menurun seiring berjalannya waktu. Banyak pengguna menganggap fitur AR tersebut sekadar hiburan sesaat yang jarang dimanfaatkan untuk kebutuhan harian.
Kronologi Penghentian Layanan Fitur AR Samsung
Berikut adalah linimasa perjalanan dari awal mula kehadiran hingga penghentian aplikasi AR milik Samsung:
- Tahun 2019: Samsung memperkenalkan AR Doodle dan Quick Measure bersamaan dengan peluncuran teknologi sensor ToF pada smartphone flagship untuk memaksimalkan kemampuan pemindaian spasial.
- Tahun 2020–2022: Kedua aplikasi diintegrasikan secara mendalam ke dalam hub AR Zone di pembaruan One UI. Namun, Samsung secara bertahap mulai menghilangkan sensor hardware ToF pada lini ponsel terbarunya.
- Tahun 2023–2025: Pengembangan fitur AR mandiri mulai melambat karena fokus perusahaan beralih secara masif ke pengembangan teknologi kecerdasan buatan, yaitu Galaxy AI.
- Tahun 2026: Samsung mengonfirmasi penutupan resmi aplikasi Quick Measure dan AR Doodle yang akan berlaku sepenuhnya pada akhir tahun ini.
Alasan Utama di Balik Keputusan Samsung
Keputusan menyuntik mati kedua aplikasi ini sejalan dengan strategi efisiensi perangkat lunak Samsung. Perusahaan berupaya mengurangi bloatware (aplikasi bawaan yang jarang dipakai) demi menjaga kinerja sistem tetap ringan dan responsif.
"Perkembangan industri seluler kini berpusat pada integrasi AI generatif. Pengembangan aplikasi AR terpisah yang membutuhkan perawatan kode secara intensif mulai digantikan oleh solusi cerdas yang terintegrasi langsung di kamera utama."
Selain tingkat keterlibatan pengguna yang semakin rendah, absennya sensor ToF dedicated pada lini Galaxy S Series terbaru membuat akurasi Quick Measure tidak lagi seoptimal saat pertama kali dirilis. Hal ini membuat aplikasi tersebut kalah bersaing dengan solusi pengukuran digital modern lainnya.
Dampak dan Alternatif Bagi Pengguna Smartphone Galaxy
Bagi Sobat Beritaseputar yang masih mengandalkan kedua fitur ini, berikut beberapa hal yang perlu diantisipasi:
- Aplikasi tidak lagi tersedia untuk diunduh melalui Galaxy Store maupun Google Play Store setelah tanggal penghentian resmi.
- Aplikasi yang sudah terpasang di perangkat lama mungkin masih bisa digunakan, namun tidak akan menerima perbaikan bug maupun pembaruan keamanan lagi.
- Integrasi menu AR Zone pada pembaruan One UI versi mendatang akan disederhanakan tanpa kehadiran tombol Quick Measure dan AR Doodle.
Jika kamu masih membutuhkan fungsi pengukur jarak atau dimensi objek, kamu dapat beralih menggunakan aplikasi alternatif pihak ketiga yang tersedia di pasar aplikasi, seperti Google Measure atau aplikasi pengukur AR berpresisi tinggi lainnya. Mari kita tunggu inovasi berbasis kecerdasan buatan terbaru apa yang siap dihadirkan Samsung sebagai penggantinya!
Comments (0)