Aug 25, 2026
Nasional

Rumah di Bogor Dibobol Maling Saat Pemilik Antar Ortu ke RS, Polisi Selidiki

Pencurian terjadi di sebuah rumah kosong daerah Kecamatan Ciampea, Bogor. Polisi turun tangan melakukan penyelidikan.]]>

Rumah di Bogor Dibobol Maling Saat Pemilik Antar Ortu ke RS, Polisi Selidiki

Rumah di Bogor Dibobol Maling Saat Pemilik Antar Ortu ke RS

Sebuah rumah warga di Bogor menjadi korban aksi pencurian saat pemiliknya sedang mengantar orang tuanya ke rumah sakit. Kecelakaan ini terjadi pada Rabu (15/3) lalu di wilayah Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan mulai menyelidiki kasus ini untuk menemukan pelaku yang nekat masuk ke rumah korban saat pemiliknya tidak ada.

Korban, seorang warga bernama Budi Santoso (42 tahun), mengaku sangat kaget dan sedih setelah mengetahui rumahnya dibobol saat ia mengantar ibunya yang sedang sakit ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor. Ia hanya pergi selama beberapa jam, namun saat kembali, ia menemukan kondisi rumah yang berantakan dan beberapa barang berharga telah raib.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Budi, ia berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengantar ibunya yang mengalami gangguan kesehatan tiba-tiba ke RSUD Bogor. Ia membawa beberapa perlengkapan ibunya dan berencana kembali ke rumah sekitar pukul 12.00 WIB setelah dokter menyetujui ibunya untuk dirawat inap.

"Saya pikir hanya beberapa jam saja, jadi saya tidak membawa kunci cadangan dan hanya mengunci bagian depan rumah dengan gembok biasa," ujar Budi saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (16/3).

Namun, saat Budi kembali sekitar pukul 13.30 WIB, ia langsung curiga karena melihat jendela belakang rumah terbuka lebar. Ia segera memeriksa keadaan di dalam dan menemukan rumahnya berantakan dengan lemari dan laci dibongkar paksa.

"Saya langsung panik dan melihat beberapa barang berharga saya sudah tidak ada. Termasuk laptop, dua smartphone, perhiasan istri, dan uang tunai sekitar Rp 5 juta di dalam laci kamar," tambah Budi sambil menunjukkan kerusakan yang ada di rumahnya.

Korban Rugi Jutaan Rupiah

Dari hasil penggeledahan awal, Budi mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp 15 juta. Selain barang elektronik dan perhiasan, pelaku juga membawa kabur sejumlah dokumen penting milik Budi dan keluarganya.

"Saya bingung kenapa pelaku bisa masuk ke rumah saya padahal saya sudah mengunci. Mungkin mereka masuk dari jendela belakang yang sudah rusak sebelumnya atau ada yang membantu memberitahu kalau saya tidak ada di rumah," ujar Budi dengan nada sedih.

Ia juga mengaku khawatir dengan dokumen penting yang hilang, termasuk akta kelahiran anak dan surat-surat properti yang disimpan di lemari khusus. "Sudah sebulan ini saya sedang renovasi rumah, mungkin pelaku memanfaatkan kondisi itu untuk memantau aktivitas di rumah," tambahnya.

Penyelidikan Polisi

Polisi dari Polsek Bogor Timur sudah turun ke lokasi dan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim forensik juga turut memeriksa jejak yang mungkin ditinggalkan pelaku di sekitar rumah korban.

"Kami sudah menerima laporan korban dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Beberapa barang bukti sudah kami amankan di lokasi," kata Kapolsek Bogor Timur, Kompol Ahmad Rizki kepada wartawan.

Menurut Rizki, modus operandi pelaku diduga mencari rumah yang tampak kosong atau pemiliknya sedang pergi jauh. "Kami mengimbau warga untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan di rumah, terutama saat pergi untuk waktu yang lama," tambahnya.

Polisi juga meminta informasi kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini. "Jika ada yang melihat orang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian sebelum atau sesudah kejadian, segera hubungi kami," ujar Rizki.

Peningkatan Kewaspadaan Warga

Kejadian ini membuat warga di sekitar lokasi menjadi lebih waspada. Beberapa warga mengaku akan meningkatkan sistem keamanan di rumah masing-masing, baik dengan memasang kamera pengawas maupun memperkuat sistem penguncian.

"Saya juga pernah hampir jadi korban pencurian beberapa waktu lalu. Tapi beruntung saya langsung curiga dan memeriksa keadaan rumah sebelum masuk. Sekarang saya sudah pasang kamera dan meminta tetangga untuk saling waspada," kata Slamet (58), tetangga korban.

Budi pun berharap polisi segera menemukan pelaku dan mengembalikan barang-barang yang telah raib. "Saya tidak tahu kenapa harus jadi korang seperti ini. Saya hanya ingin mengurus ibu yang sedang sakit, tapi malah jadi masalah besar," pungkasnya sambil menangis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User