Kabar perombakan kabinet di tubuh Kementerian Keuangan akhirnya terjawab tuntas. Mantan Menteri Keuangan Purbaya secara terbuka meluruskan spekulasi publik terkait adanya potensi konflik atau perselisihan di balik pencopotan posisinya dari kursi bendahara negara.
Berbicara santai kepada awak media usai agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menkeu di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa suksesi kepemimpinan ini murni merupakan dinamika biasa dalam roda pemerintahan. Ia menepis kabar miring yang menyebut ada ketegangan sebelum keputusan tersebut diumumkan.
“Gesekan sih nggak ada. Yang jelas itu (pergantian menteri) hak prerogatif presiden,” ujar Purbaya dengan nada santai kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/9).
Kronologi dan Hitung-hitungan Peluang Reshuffle
Purbaya menceritakan bahwa dirinya sudah membaca arah angin politik dan perombakan kabinet jauh sebelum Presiden Prabowo Subianto menetapkan keputusan final. Ia mengaku tidak terkejut karena sudah memetakan peluang tersebut secara realistis.
- Membuka Kemungkinan Sejak Awal: Purbaya telah memperhitungkan peluang kelanjutan posisinya dengan rasio 50:50 sebelum pengumuman resmi dikeluarkan istana.
- Menghormati Hak Prerogatif: Begitu keputusan reshuffle resmi ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto, ia langsung menerima tanpa rasa kecewa.
- Proses Transisi Halus: Pelaksanaan serah terima jabatan di kantor pusat Kemenkeu berjalan hangat tanpa kendala birokrasi.
Menurut Purbaya, pergantian pejabat publik merupakan hal yang lumrah dan sepenuhnya merupakan mandat kepala negara yang harus dihormati demi kelancaran agenda pembangunan nasional.
Memilih Rehat dan Ogah Kembali ke Birokrasi
Menariknya, saat ditanya mengenai langkah karier selanjutnya pascatak lagi menjabat sebagai menteri, Purbaya menegaskan tidak berminat untuk kembali mengisi posisi strategis di lingkungan pemerintahan. Ia memilih untuk menepi sejenak dari hiruk-pikuk birokrasi dan menikmati waktu luangnya.
“Nggak (menjadi pejabat lagi). Saya mau memancing di belakang rumah,” kelakar Purbaya sambil tersenyum lepas.
Pernyataan bernada humor ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk kembali menjalani kehidupan personal yang lebih tenang setelah sekian lama disibukkan oleh pengelolaan kebijakan fiskal negara.
Internal Kemenkeu Solid Kawal APBN
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama ikut angkat bicara membantah desas-desus keretakan di internal kementerian. Djaka memastikan jajaran pejabat dan pegawai di Kemenkeu tetap solid dan profesional menjalankan tugas negara.
- Bantahan Isu Konflik: Djaka menegaskan narasi perpecahan internal sama sekali tidak berdasar.
- Fokus Pengelolaan Fiskal: Jajaran Kemenkeu tetap berkomitmen penuh menjaga stabilitas dan transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
- Apresiasi Kinerja: Kemenkeu optimis kepemimpinan baru dapat melanjutkan capaian positif yang telah dirintis sebelumnya.
Sebagai penutup masa pengabdiannya selama kurang lebih satu tahun, Purbaya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Kemenkeu yang berhasil menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap positif di tengah dinamika global yang menantang.
Comments (0)