Oct 10, 2026
Hukum

Remaja Prancis Ditangkap Akibat Serangan Flamethrower

MARSEILLE, Prancis — Seorang remaja berusia 15 tahun berhasil ditangkap oleh kepolisian Prancis atas tuduhan menggunakan kaleng aerosol sebagai penyembur a

Remaja Prancis Ditangkap Akibat Serangan Flamethrower

MARSEILLE, Prancis — Seorang remaja berusia 15 tahun berhasil ditangkap oleh kepolisian Prancis atas tuduhan menggunakan kaleng aerosol sebagai penyembur api improvisasi untuk menyerang seorang wanita di tengah gelombang protes mahasiswa yang tengah melanda negara tersebut. Insiden mengerikan ini terekam oleh kamera dan kini menjadi sorotan luas terkait meningkatnya eskalasi kekerasan selama aksi demonstrasi yang kian memanas.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penangkapan terhadap remaja tersebut dilakukan tak lama setelah video yang memperlihatkan aksi serangan itu beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pelaku yang mengenakan topi hoodie dan masker menyerang wajah seorang wanita dengan semburan api yang berasal dari kaleng aerosol yang dimodifikasi. Aksi tersebut terjadi pada Kamis lalu di kota pelabuhan Marseille, Prancis bagian selatan, yang saat itu tengah dilanda kerusuhan akibat protes mahasiswa.

Korban Hanya Ingin Melindungi Lingkungan Sekitar

Korban dalam insiden ini diketahui merupakan seorang pekerja sosial yang sedang menunggu bus di halte transportasi umum saat kerumunan pemuda mulai melakukan aksi vandalisme. Menurut pengakuan korban kepada stasiun televisi BFM TV, ia mencoba untuk turun tangan dan melerai aksi perusakan yang sedang terjadi terhadap halte bus tersebut. Upaya baiknya itu justru berujung pada serangan yang sama sekali tidak ia duga sebelumnya.

"Saya tidak mengharapkan kekerasan seperti ini. Saya pikir saya mungkin hanya akan didorong... Saya tidak menyangka anak-anak bisa sekeras itu. Untungnya, wajah saya tidak mengalami luka yang separah yang terlihat di gambar."

Fakta kunci yang terungkap, meski sempat terbakar di bagian wajah, kondisi korban dilaporkan tidak mengalami luka serius. Hal ini menjadi satu-satunya kabar baik di tengah insiden yang menimbulkan kekhawatiran luas akan brutalitas yang kian marak selama aksi protes yang sedang berlangsung.

Protes Mahasiswa yang Berujung Kerusuhan

Insiden serangan flamethrower ini tidak terjadi secara terpisah. Berdasarkan laporan dari pihak berwenang, aksi protes yang digelar di Marseille pada hari tersebut berujung pada kerusuhan besar yang merusak fasilitas umum. Beberapa bangunan dan kendaraan menjadi sasaran amukan massa, di mana setidaknya satu unit bus dan satu unit mobil pemadam kebakaran dilaporkan dibakar oleh para pengunjuk rasa.

Gelombang protes mahasiswa sendiri sedang meluas ke berbagai wilayah di Prancis dalam beberapa waktu terakhir. Eskalasi ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan kerap terjadi, namun serangan menggunakan alat improvisasi seperti flamethrower menjadi bentuk kekerasan baru yang sangat mengejutkan masyarakat. Hal ini memicu perdebatan mengenai batas keamanan, penegakan hukum, serta pengawasan terhadap aksi kekerasan yang melibatkan anak di bawah umur.

Poin Penting yang Perlu Diketahui

  • Pelaku berusia 15 tahun: Ditangkap atas tuduhan menyerang wanita dengan kaleng aerosol yang dijadikan flamethrower improvisasi.
  • Korban merupakan pekerja sosial: Sedang menunggu bus dan mencoba melerai aksi vandalisme saat diserang.
  • Kerusuhan meluas: Protes di Marseille berujung pada pembakaran setidaknya satu bus dan satu mobil pemadam kebakaran.
  • Kekerasan menuai kecaman: Insiden ini memicu kekhawatiran akan meningkatnya brutalitas selama aksi demonstrasi di Prancis.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan oleh kepolisian untuk mengungkap motif pelaku secara menyeluruh. Sementara itu, masyarakat Prancis berharap agar gelombang protes dapat kembali berjalan damai tanpa melibatkan tindak kekerasan yang membahayakan warga sipil. Perlindungan terhadap warga yang tidak terlibat dalam aksi demonstrasi menjadi hal yang mutlak untuk dijaga demi stabilitas dan rasa aman bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User