Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bergerak cepat memastikan seluruh kebutuhan dasar para korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terpenuhi dengan baik. Langkah kemanusiaan ini dilakukan guna memberi rasa aman, mempercepat pemulihan fisik, sekaligus meredakan trauma psikologis yang dialami para penyintas pascainsiden di perairan tersebut.
Sejak dievakuasi ke daratan, para korban langsung diarahkan ke posko terpadu yang telah disiapkan oleh jajaran Polda Kalsel bekerja sama dengan instansi terkait. Di lokasi penampungan sementara ini, fokus utama petugas tertuju pada pemenuhan nutrisi harian, penyediaan sandang yang layak, hingga fasilitas tempat istirahat yang higienis.
Layanan Medis Komprehensif dan Pendampingan Psikologis
Kondisi fisik para awak kapal dan penumpang yang sempat terombang-ambing di laut lepas memerlukan perhatian medis intensif. Tim Dokkes (Kedokteran dan Kesehatan) Polda Kalsel diterjunkan langsung untuk memeriksa tanda-tanda vital, merawat luka fisik ringan, serta menyuplai vitamin tambahan kepada seluruh korban.
Tidak hanya luka fisik, pemulihan mental juga menjadi agenda krusial. Rasa syok dan trauma akibat peristiwa laut lepas sering kali membekas mendalam, sehingga tim trauma healing Polda Kalsel hadir memberikan pendampingan konseling secara berkala.
"Kami ingin memastikan seluruh saudara kita yang menjadi korban KM Virgo Transport 8 mendapatkan hak dan kebutuhan dasarnya secara utuh. Fokus kami saat ini adalah pemulihan kesehatan total, baik fisik maupun psikis, sebelum mereka dipulangkan ke keluarga masing-masing," ujar perwakilan Polda Kalsel dalam keterangan resminya.
Dukungan Terpadu Selama Masa Karantina Pemulihan
Dalam memastikan proses pemulihan berjalan mulus tanpa hambatan, kepolisian membagi fokus bantuan ke dalam beberapa pilar utama penanganan tanggap darurat:
- Asupan Nutrisi dan Makanan Sehat: Pembagian makanan siap saji bergizi tiga kali sehari lengkap dengan suplemen daya tahan tubuh.
- Pakaian dan Perlengkapan Sanitasi: Bantuan pakaian bersih, selimut, perlengkapan mandi, dan kebutuhan khusus bagi korban.
- Akses Komunikasi Keluarga: Fasilitasi saluran telepon dan internet agar para korban dapat segera menghubungi keluarga di kampung halaman.
- Pemeriksaan Medis Rutin: Pemantauan status kesehatan setiap pagi dan sore hari oleh tim dokter spesialis kepolisian.
Sinergi Antarinstansi dan Langkah Kepulangan
Polda Kalsel tidak bekerja sendirian. Sinergi terus dibangun bersama Basarnas, Dinas Sosial, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pemerintah daerah setempat. Koordinasi lintas sektoral ini penting demi menyelaraskan proses administrasi, pencarian data barang bawaan yang hilang, hingga kepastian jadwal transportasi kepulangan bagi para korban yang sudah dinyatakan pulih sepenuhnya.
Langkah sigap ini diapresiasi oleh banyak pihak sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah situasi krisis kemanusiaan. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mendampingi para korban hingga mereka benar-benar kembali ke pelukan keluarga dengan kondisi selamat dan sehat.
Comments (0)