Sep 19, 2026
Nasional

PMI DKI dan Pemkot Jaksel Ziarah ke Makam Bung Hatta

Suasana khidmat menyelimuti kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, ketika derap langkah pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) DKI

PMI DKI dan Pemkot Jaksel Ziarah ke Makam Bung Hatta

Suasana khidmat menyelimuti kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, ketika derap langkah pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta bersama jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan bergerak perlahan menuju peristirahatan terakhir Sang Proklamator, Mohammad Hatta. Kegiatan ziarah ini bukan sekadar tradisi seremonial tahunan, melainkan sebuah momen refleksi mendalam untuk menyerap kembali spirit kemanusiaan yang ditinggalkan oleh Wakil Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

Di bawah rindangnya pepohonan Tanah Kusir, karangan bunga segar diletakkan dengan penuh rasa hormat di atas pusara. Doa-doa khusyuk dipanjatkan, memecah heningnya pagi, menghantarkan penghormatan setinggi-tingginya bagi Bung Hatta yang juga mencatatkan sejarah emas sebagai Ketua Umum PMI pertama. Kehadiran jajaran Pemkot Jaksel bersama pengurus dan relawan PMI DKI menegaskan betapa nilai-nilai perjuangan beliau masih sangat relevan dalam menghadapi dinamika krisis sosial dan bencana di ibu kota saat ini.

Mengenang Akar Kemanusiaan Sang Proklamator

Sejarah mencatatkan bahwa PMI berdiri hanya selang satu bulan setelah kemerdekaan Indonesia diproklasikan, tepatnya pada 17 September 1945. Atas mandat langsung dari Presiden Soekarno, Bung Hatta membentuk Panitia Lima untuk mendirikan perhimpunan palang merah nasional. Kepemimpinan Bung Hatta di masa-masa awal berdiri menjadi fondasi kokoh yang membentuk karakter PMI sebagai organisasi yang mandiri, netral, dan mengedepankan prinsip kemanusiaan tanpa pandang bulu.

"Bung Hatta mengajarkan kita bahwa kemanusiaan tidak mengenal perbedaan suku, agama, maupun latar belakang politik. Ziarah ini adalah pengingat bagi seluruh jajaran PMI dan pemerintah daerah untuk terus menjaga warisan luhur tersebut dalam melayani masyarakat,"

Melalui momentum ini, PMI DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada warga DKI Jakarta. Nilai-nilai kesukarelaan yang ditanamkan oleh Bung Hatta diharapkan menjadi penuntun moral bagi seluruh insan PMI, mulai dari jajaran pengurus hingga para relawan terdepan di lapangan.

Sinergi Pemkot Jaksel dan PMI dalam Pelayanan Publik

Hubungan antara PMI DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Selatan selama ini terjalin sangat erat, terutama dalam penanggulangan bencana banjir, pelayanan donor darah, hingga program bantuan sosial bagi warga rentan. Ziarah bersama ini menjadi simbol penguatan komitmen kolaborasi antara regulator dan lembaga kemanusiaan dalam merespons berbagai tantangan perkotaan.

Fokus Program Bentuk Kolaborasi Pemkot & PMI Dampak Bagi Masyarakat
Tanggap Darurat Bencana Dapur umum & evakuasi banjir Jaksel Penanganan korban bencana lebih cepat dan terpadu
Pelayanan Donor Darah Mobil unit donor darah di kantor Pemkot Ketersediaan stok darah aman bagi pasien di Jakarta
Pemberdayaan Relawan Pelatihan PMR dan KSR di sekolah/kampus Menciptakan generasi muda yang tanggap bencana

Semangat kerelaan tanpa pamrih yang dicontohkan Bung Hatta harus menjadi bahan bakar utama bagi setiap petugas di lapangan, terutama ketika Jakarta menghadapi tantangan krisis iklim dan krisis sosial yang kian kompleks.

Menanamkan Jiwa Kesukarelaan pada Generasi Muda

Momentum ziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir juga dimanfaatkan untuk menyerukan pentingnya regenerasi relawan kemanusiaan. Di tengah arus modernisasi dan digitalisasi yang pesat, nilai-nilai kepedulian sosial yang diwariskan Bung Hatta diharapkan tidak luntur dimakan zaman. Generasi muda Jakarta diajak untuk aktif terlibat dalam gerakan Palang Merah Remaja (PMR) maupun Korps Sukarela (KSR).

Prosesi penaburan bunga di atas pusara Bung Hatta menutup rangkaian kegiatan ziarah pagi itu dengan penuh kehangatan. Namun, pesan tersirat dari nisan sederhana Sang Proklamator di TPU Tanah Kusir akan terus bergema: bahwa pengabdian terbaik bagi bangsa adalah pengabdian yang tulus dan jujur demi kemanusiaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User