Sep 18, 2026
Nasional

Pangalengan Diguncang 47 Kali Gempa Swarm, BPBD Jabar Pastikan Aman

Warga di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sempat dibuat waswas setelah wilayah mereka diguncang rentetan gempa bumi beruntun. Badan Pena

Pangalengan Diguncang 47 Kali Gempa Swarm, BPBD Jabar Pastikan Aman

Warga di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sempat dibuat waswas setelah wilayah mereka diguncang rentetan gempa bumi beruntun. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat telah terjadi sedikitnya 47 kali gempa bumi berskala kecil hingga menengah di wilayah tersebut. Kendati aktivitas seismik terbilang sangat aktif, otoritas memastikan hingga saat ini situasi masih terkendali tanpa laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan fisik.

Kronologi Aktivitas Rentetan Gempa di Pangalengan

Fenomena kegempaan yang melanda kawasan selatan Bandung ini tergolong ke dalam kategori gempa swarm, yakni rentetan gempa berkekuatan relatif kecil yang terjadi dalam frekuensi sering di satu area tanpa adanya gempa utama (mainshock) yang dominan. Tim reaksi cepat langsung melakukan pemantauan intensif sejak getaran awal terdeteksi.

  1. Fase Awal Guncangan: Sensor seismik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai mendeteksi getaran dangkal lokal dengan rentang magnitudo mikro hingga rendah, memicu kekhawatiran warga sekitar perkebunan dan permukiman Pangalengan.
  2. Peningkatan Frekuensi Kegempaan: Dalam tempo beberapa jam, frekuensi getaran melonjak signifikan hingga menyentuh angka 47 kali kejadian gempa berpusat dangkal di darat.
  3. Verifikasi Cepat BPBD: Personel gabungan dari BPBD Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Bandung segera melakukan koordinasi dengan aparat desa, relawan tanggap bencana, serta pemangku wilayah setempat untuk menyisir potensi dampak fisik.
"Hingga saat ini, BPBD Jawa Barat belum menerima laporan terkait adanya kerusakan bangunan maupun korban akibat rentetan gempa di wilayah Pangalengan. Petugas kami di lapangan terus bersiaga memantau perkembangan situasi secara berkala," ujar perwakilan BPBD Jawa Barat dalam keterangannya.

Karakteristik Sesar Aktif dan Mitigasi Bencana

Wilayah Pangalengan dan sekitarnya memang dikenal memiliki kompleksitas geologi aktif, termasuk keberadaan sesar lokal aktif seperti Sesar Garsela (Garut Selatan) dan aktivitas hidrotermal-vulkanik di sekitar kawasan pegunungan Bandung Selatan. Kondisi hiposenter yang sangat dangkal membuat getaran berdaya rendah sekalipun tetap dapat dirasakan cukup nyata oleh masyarakat di permukaan tanah.

Merespons fenomena alam ini, BPBD mengimbau masyarakat agar tidak terpancing kabar bohong (hoaks) yang kerap beredar luas di media sosial mengenai potensi bencana susulan berskala besar. Warga diharapkan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari sembari meningkatkan kesiapsiagaan mandiri.

  • Periksa Kondisi Rumah: Pastikan dinding dan struktur hunian tidak mengalami retakan struktural yang membahayakan kestabilan bangunan.
  • Siapkan Jalur Evakuasi: Kenali area terbuka di sekitar tempat tinggal yang aman dari risiko tertimpa pohon tumbang atau reruntuhan material.
  • Pantau Informasi Resmi: Hanya rujuk pembaruan data seismik dan keselamatan dari kanal resmi BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah setempat.

BPBD Jawa Barat memastikan posko pemantauan dan saluran komunikasi darurat tetap aktif 24 jam penuh untuk mengantisipasi bilamana terjadi peningkatan intensitas getaran yang memerlukan tindakan evakuasi segera.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User