Oct 11, 2026
entertainment

Nunung Srimulat, Tawa yang Tak Pernah Padam di Panggung Kehidupan

Di sebuah panggung kecil di Surabaya pada awal 1980-an, seorang gadis bernama Tri Retno Prayudati berdiri dengan gugup. Lampu sorot menyorot wajahnya yang polos, sementara penonton menunggu. Saat ia m...

Nunung Srimulat, Tawa yang Tak Pernah Padam di Panggung Kehidupan

Di sebuah panggung kecil di Surabaya pada awal 1980-an, seorang gadis bernama Tri Retno Prayudati berdiri dengan gugup. Lampu sorot menyorot wajahnya yang polos, sementara penonton menunggu. Saat ia melontarkan lelucon pertamanya dengan gaya khas yang canggung namun menggelitik, tawa pun pecah memenuhi ruangan. Malam itu, dunia hiburan Indonesia menyaksikan kelahiran seorang bintang yang kelak dikenal sebagai Nunung Srimulat.

Perjalanan perempuan yang akrab disapa Nunung ini bukanlah kisah instan. Lahir di Solo, Jawa Tengah, pada 5 November 1963, ia tumbuh dalam kesederhanaan. Mimpi menjadi pelawak sudah tertanam sejak kecil, meski banyak yang meragukan kemampuannya. Namun bagi Nunung, tawa adalah bahasa yang paling jujur untuk menyentuh hati manusia.

Dari Panggung Kampung ke Grup Legendaris

Nama Nunung mulai mencuat ketika ia bergabung dengan grup Srimulat, kelompok lawak legendaris yang menjadi kawah candradimuka bagi para komedian Tanah Air. Di sana, ia menemukan keluarga kedua. Bersama tokoh-tokoh seperti Tessy, Kadir, dan Polo, Nunung menempa diri, berjuang dari panggung ke panggung, dari kota ke kota.

"Saya tidak pernah menyangka bisa sampai di titik ini. Dulu saya hanya seorang anak yang suka membuat orang tertawa," kenang Nunung dalam suatu wawancara, dengan mata yang berkaca-kaca. Air mata kebahagiaan sering mengiringi setiap pencapaiannya, karena ia tahu betul bagaimana rasanya jatuh dan bangkit berkali-kali.

Kepindahannya ke Jakarta membuka pintu lebih lebar. Layar kaca menyambut sosoknya yang unik. Gaya komedinya yang polos, kadang terkesan sederhana, justru menjadi kekuatan. Ia tidak perlu berlebihan; cukup dengan mimik wajah dan intonasi khasnya, penonton sudah terpingkal-pingkal.

Momen Mengharukan di Balik Layar

Di balik setiap tawa yang ia bagikan, tersimpan kisah perjuangan yang jarang terungkap. Nunung pernah melalui masa-masa sulit, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi. Namun, prinsipnya teguh: menghibur adalah pengabdian.

Salah satu momen mengharukan terjadi ketika ia harus tampil meski sedang dilanda masalah pribadi. "Penonton sudah datang jauh-jauh. Mereka ingin bahagia. Masa saya harus menampakkan kesedihan?" ujarnya suatu ketika. Baginya, panggung adalah tempat ia menuangkan seluruh cinta untuk orang-orang yang menyayanginya.

Kesederhanaannya juga yang membuat banyak orang jatuh cinta. Nunung tak pernah lupa diri. Ia tetap dekat dengan keluarga, tetap rendah hati, dan tetap menganggap dirinya sebagai pelawak kampung yang beruntung. Inspirasi bagi banyak komedian muda, ia sering berpesan agar tidak melupakan akar dan selalu menghargai penonton.

Kisah Seorang Ibu yang Tak Pernah Berhenti Berjuang

Di luar sorotan lampu, Nunung adalah seorang ibu yang gigih. Kehidupan keluarganya penuh dinamika, namun ia selalu berusaha menyeimbangkan peran sebagai pelawak dan ibu. Kisah tentang bagaimana ia membesarkan anak-anaknya sambil tetap tampil di berbagai acara menjadi bukti bahwa perempuan bisa melakukan banyak hal sekaligus.

"Anak-anak adalah alasan saya terus bangkit. Mereka yang membuat saya sadar bahwa hidup bukan hanya tentang tertawa di atas panggung, tapi juga tentang mencintai di rumah," tuturnya penuh haru.

Hingga kini, di usianya yang tak lagi muda, Nunung masih aktif menghibur. Ia tak pernah kehilangan semangat. Setiap kali ia muncul di layar, tawa kembali menyeruak, mengingatkan kita bahwa kebahagiaan bisa datang dari sosok yang menyentuh hati dengan ketulusan.

Nunung Srimulat bukan sekadar pelawak. Ia adalah perjalanan panjang tentang mimpi, perjuangan, dan cinta. Seperti tawa yang tak pernah padam, kisahnya akan terus hidup, menginspirasi siapa saja yang percaya bahwa dari kesederhanaan, lahir kebahagiaan yang abadi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User