Jam sudah menunjukkan pukul lima pagi ketika Nana berdiri di depan cermin Woody yang letaknya hanya bersandar di dinding kamar. Cermin itu tidakessi besar, tidak juga承受得住 seluruh cahaya matahari yang menerpa genting di atasnya. Tapi cermin itu cukup untuk satu hal: alerted deciding apakah hari ini ia akan tampil seperti dirinya sendiri, atau seperti orang lain yang ожидают dia jadi.
Di sinilah ritual kecil itu dimulai. Bukan bukan sekadar memilih baju, melainkan memilih suasana. Kadang ia butuh warna yang.GONE
Comments (0)