Aug 25, 2026
entertainment

Nadin Amizah dan Moonlight: Mimpi SMA yang Menyentuh Hati

Di sebuah kamar sederhana di kawasan Jakarta Selatan, seorang perempuan muda duduk di depan jendela, memandang langit malam yang diterangi cahaya bulan. Ia adalah Nadin Amizah, penyanyi dan penulis la...

Nadin Amizah dan Moonlight: Mimpi SMA yang Menyentuh Hati

Di sebuah kamar sederhana di kawasan Jakarta Selatan, seorang perempuan muda duduk di depan jendela, memandang langit malam yang diterangi cahaya bulan. Ia adalah Nadin Amizah, penyanyi dan penulis lagu yang namanya kini dikenal luas. Namun, di balik gemerlap panggung, ada sebuah kisah yang baru saja ia bagikan kepada dunia—sebuah lagu yang lahir dari mimpi dan perjuangan masa remajanya.

Pada Jumat (7/8), Nadin resmi merilis single terbarunya berjudul Moonlight. Lagu ini bukan sekadar karya baru, melainkan sebuah potongan perjalanan hidup yang ia simpan sejak duduk di bangku SMA. Dalam wawancara eksklusif, Nadin mengisahkan bahwa Moonlight adalah lagu yang ia tulis saat masih berusia 17 tahun, di tengah kebingungan dan kerinduan akan sosok yang menenangkan.

Momen Mengharukan di Balik Layar

Proses kreatif Moonlight bukanlah perjalanan yang mudah. Nadin bercerita bahwa lagu ini sempat terabaikan selama bertahun-tahun, tersimpan rapi di dalam buku catatan usang yang ia bawa ke mana-mana. "Aku ingat betul, malam itu aku duduk di lantai kamar, menuliskan kata-kata yang keluar dari hati yang sedang galau. Aku tidak pernah berpikir lagu ini akan sampai ke telinga orang banyak," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Di balik layar studio rekaman, Nadin mengaku sempat kesulitan menemukan nuansa yang tepat untuk Moonlight. Ia ingin lagu ini tetap sederhana, seperti perasaannya saat pertama kali menulisnya. "Aku tidak ingin lagu ini terdengar megah. Aku ingin pendengar merasakan kehangatan yang sama seperti saat aku menulisnya di kamar kecil itu," tambahnya.

"Setiap kali aku menyanyikan Moonlight, aku kembali ke masa-masa itu. Rasanya seperti bertemu dengan diriku yang dulu, yang sedang berjuang mencari cahaya di tengah kegelapan."

Perjalanan Mimpi yang Tak Pernah Padam

Bagi Nadin, Moonlight adalah simbol dari mimpi yang tidak pernah padam. Lagu ini mengajarkan bahwa setiap perjalanan dimulai dari langkah kecil, bahkan dari sebuah coretan di buku catatan. "Aku ingin orang-orang tahu bahwa tidak ada mimpi yang terlalu sederhana untuk dikejar. Aku sendiri tidak pernah membayangkan akan berada di titik ini," tuturnya sambil tersenyum.

Dalam lagu ini, Nadin menyelipkan lirik yang sangat personal, menggambarkan sosok yang menjadi pelipur lara di masa-masa sulitnya. "Dulu, aku menulis lagu ini untuk seseorang yang selalu ada, yang mengajarkanku untuk bangkit. Sekarang, lagu ini menjadi pengingat bahwa aku bisa menjadi cahaya untuk diriku sendiri," jelasnya.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Kisah Moonlight tidak hanya menyentuh hati para pendengar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak anak muda yang sedang berjuang mengejar mimpi. Nadin berharap lagu ini dapat menjadi penguat bagi mereka yang merasa ragu. "Aku ingin mereka tahu bahwa perjalanan itu tidak selalu mulus. Ada kalanya kita jatuh, tapi yang penting adalah bangkit dan terus melangkah," pesannya.

Di akhir perbincangan, Nadin mengungkapkan rasa syukurnya karena akhirnya bisa membagikan Moonlight kepada publik. "Ini adalah momen yang sangat mengharukan bagiku. Aku berharap lagu ini bisa menemani siapa saja yang sedang membutuhkan ketenangan, seperti halnya lagu ini menemaniku saat aku masih SMA," tutupnya.

Dengan perilisan Moonlight, Nadin Amizah sekali lagi membuktikan bahwa musik adalah medium yang kuat untuk menyampaikan kisah dan perasaan. Lagu ini bukan sekadar karya, melainkan sebuah doa dan harapan yang lahir dari hati seorang gadis yang bermimpi di bawah cahaya bulan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User