Halo pembaca Beritaseputar.com! Ada kabar gembira nih buat kalian para pecinta seni, dunia perfilman, terutama penggemar setia waralaba Star Wars. Setelah menempuh perjalanan panjang nan berliku selama kurun waktu 17 tahun, proyek impian dari sutradara maestro George Lucas akhirnya menemui titik terang. Lucas Museum of Narrative Art yang pertama kali digagas oleh George Lucas bersama sang istri, Mellody Hobson, kini dikabarkan telah rampung sepenuhnya!
Perjalanan Panjang 17 Tahun Mewujudkan Museum Impian
Tentu bukan waktu yang singkat untuk mewujudkan sebuah bangunan museum megah dan futuristik. Ide pembangunan museum ini sebenarnya sudah mulai dicetuskan pertama kali sekitar tahun 2007. Namun, proses perjalanannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Lucas harus menghadapi berbagai kendala administratif, penolakan dari sebagian kelompok masyarakat lokal di lokasi calon museum terdahulu, hingga urusan pemindahan lokasi proyek.
Awalnya, museum ini sempat direncanakan berdiri di San Francisco, lalu berpindah rencana ke kota Chicago, sebelum akhirnya menemukan "rumah" permanen dan ideal di Exposition Park, Los Angeles, California. Dengan desain arsitektur futuristik yang tampak anggun menyerupai pesawat luar angkasa yang sedang mendarat, bangunan ikonik ini dirancang khusus oleh arsitek ternama asal Tiongkok, Ma Yansong dari firma arsitektur MAD Architects.
Apa Itu "Narrative Art" dan Apa Saja Isi Museum Ini?
Mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan narrative art atau seni naratif itu? Sederhananya, seni naratif adalah karya visual yang dibuat untuk menceritakan sebuah kisah. George Lucas ingin membuktikan bahwa karya seni visual tidak cuma sebatas lukisan klasik di galeri-galeri eksklusif, melainkan mencakup berbagai bentuk media populer yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Museum ini berdiri di atas lahan yang sangat luas dan bakal menampilkan koleksi bernilai tinggi. Berikut beberapa poin utama mengenai koleksi luar biasa yang disiapkan di dalam museum:
- Koleksi Film Legendaris: Berbagai konsep seni asli, kostum ikonis, prop pembuatan film, hingga storyboard dari mahakarya bioskop seperti Star Wars, Indiana Jones, hingga film-film klasik dunia lainnya.
- Ilustrasi Komik dan Lukisan Populer: Karya seni asli dari komikus dunia serta ilustrator maestro, termasuk koleksi lukisan klasik karya Norman Rockwell dan ilustrasi majalah vintage.
- Seni Digital dan Teknologi Animasi: Rekam jejak perkembangan teknologi visual dari masa ke masa yang berhasil mengubah wajah industri hiburan modern.
- Taman Publik dan Ruang Hijau: Area ruang terbuka hijau seluas 11 akre di sekeliling bangunan museum yang dirancang agar dapat dinikmati oleh masyarakat umum dan komunitas lokal secara bebas.
Investasi Pribadi Fantastis Demi Warisan Budaya
Salah satu hal yang paling mengagumkan dari proyek raksasa ini adalah dari sisi pendanaannya. George Lucas dan Mellody Hobson mendanai seluruh pembangunan museum ini secara pribadi tanpa bergantung pada dana pemerintah. Total anggaran yang dikeluarkan diperkirakan mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS (atau setara dengan puluhan triliun rupiah). Komitmen finansial yang masif ini menjadikan Lucas Museum sebagai salah satu museum swasta paling ambisius dalam sejarah modern Amerika Serikat.
Dalam sebuah kesempatan, George Lucas sempat membagikan visinya mengenai pentingnya kehadiran seni naratif bagi peradaban manusia:
"Seni naratif adalah cara paling ampuh bagi manusia untuk menyampaikan emosi, sejarah, dan imajinasi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Museum ini bukan tentang perayaan diri saya, melainkan tentang pentingnya cerita visual dalam menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang."
Konsistensi dan kesabaran Lucas selama 17 tahun membuktikan betapa besarnya dedikasi beliau terhadap pelestarian karya seni yang mampu menghibur sekaligus mendidik. Museum ini diproyeksikan tidak hanya menjadi surga bagi para pencinta budaya populer, tetapi juga pusat riset dan pendidikan kreatif bagi anak-anak muda yang ingin mempelajari keajaiban seni bercerita visual.
Menjadi Destinasi Wisata dan Ikon Baru Los Angeles
Dengan selesainya tahap konstruksi fisik secara menyeluruh, kini pihak pengelola museum tengah sibuk melakukan penataan interior akhir serta persiapan pemajangan ribuan koleksi benda seni di dalamnya. Kehadiran Lucas Museum diprediksi akan menyedot jutaan wisatawan lokal maupun mancanegara setiap tahunnya, sekaligus memperkuat posisi Los Angeles sebagai salah satu ibu kota kreatif dan budaya dunia.
Nah, bagi kamu yang sedang merencanakan liburan ke Amerika Serikat dalam waktu dekat, pastikan untuk memasukkan Lucas Museum of Narrative Art ke dalam daftar destinasi wisata wajib yang harus dikunjungi ya!
Comments (0)