Aug 27, 2026
entertainment

Lesti Kejora dan Jasa Besar Seorang Sahabat Bernama Deswa

Di antara gemerlap sorot lampu panggung dan riuhnya tepuk tangan penonton, ada satu cerita yang jarang tersorot kamera. Cerita tentang seorang sahabat yang hadir di saat-saat paling awal perjalanan se...

Lesti Kejora dan Jasa Besar Seorang Sahabat Bernama Deswa

Di antara gemerlap sorot lampu panggung dan riuhnya tepuk tangan penonton, ada satu cerita yang jarang tersorot kamera. Cerita tentang seorang sahabat yang hadir di saat-saat paling awal perjalanan seorang bintang. Lesti Kejora, penyanyi dangdut yang kini menjadi ikon musik Tanah Air, belum lama ini membagikan kenangan tentang sosok yang begitu berjasa dalam hidupnya: Deswa.

Bukan sekadar teman biasa, Deswa adalah cahaya di masa-masa sulit yang menemani Lesti saat ia mulai merintis karier di dunia dangdut. Ingatan itu kembali muncul, membawa kehangatan sekaligus haru bagi siapapun yang mendengarnya.

Sosok yang Hadir Tepat Waktu

Lesti pertama kali bertemu Deswa di arena D'Academy, kompetisi yang menjadi batu loncatan bagi banyak penyanyi dangdut muda. Kala itu, Lesti masih berstatus kontestan yang penuh semangat namun juga menyimpan kecemasan. Di tengah tekanan persaingan yang ketat, Deswa hadir sebagai sahabat yang selalu ada.

"Deswa itu orangnya nggak banyak bicara, tapi tindakannya selalu berbicara lebih keras. Dia datang membawa ketenangan di saat saya mulai ragu," kenang Lesti, dengan mata yang tampak berkaca-kaca. Sosok ini, menurutnya, tidak hanya menjadi teman berbagi suka dan duka, tetapi juga guru yang mengajarkan arti ketulusan.

Lebih dari Sekadar Rekan Kompetisi

Di balik panggung megah D'Academy, ada ruang-ruang kecil tempat para kontestan berlatih dan beristirahat. Di salah satu sudut itulah Deswa sering menghabiskan waktu bersama Lesti, membantunya berlatih olah vokal, memberi masukan tentang penampilan, hingga sekadar mendengarkan keluh kesah. Ketika peserta lain sibuk dengan strategi masing-masing, Deswa justru rela menyisihkan waktunya untuk memastikan Lesti tetap tenang dan percaya diri.

"Dia tidak pernah meminta balasan apa pun. Dia hanya ingin saya sukses. Itu yang membuat saya selalu terharu setiap mengingatnya," tutur Lesti. Bagi pelantun "Kejora" itu, Deswa adalah bukti bahwa persaingan tidak selalu melahirkan permusuhan; sebaliknya, dari panggung yang sama justru lahir persaudaraan yang tulus.

Bahkan setelah jam latihan resmi usai, Deswa kerap meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan Lesti tentang pemilihan lagu dan teknik panggung. Ia dengan sabar menunjukkan kekurangan Lesti tanpa pernah membuatnya merasa kecil hati. "Dia itu seperti kakak yang tidak pernah lelah membimbing," kata Lesti. Sikap ini terus melekat dalam ingatan sang bintang.

Jasa yang Tak Lekang oleh Waktu

Kini, karier Lesti telah melesat jauh. Namanya dikenal di seluruh penjuru negeri, bahkan hingga mancanegara. Namun, ia tidak pernah melupakan jasa-jasa kecil yang dulu ditanamkan Deswa. Mulai dari pinjaman sepatu saat penampilan penting, dorongan semangat di kala mental hampir runtuh, hingga doa-doa yang tak pernah putus.

Salah satu momen yang paling diingat Lesti adalah ketika ia harus tampil membawakan lagu sulit yang membutuhkan penghayatan mendalam. Saat itu, rasa gugup hampir melumpuhkannya. Deswa datang, duduk di sampingnya, dan dengan tenang berkata, "Kamu pasti bisa. Suara kamu itu anugerah yang nggak semua orang punya." Kalimat sederhana itu menjadi suntikan kepercayaan diri yang luar biasa.

"Kesuksesan saya hari ini tidak lepas dari campur tangan orang-orang baik seperti Deswa. Dia adalah fondasi yang tak terlihat namun sangat kuat," tegas Lesti. Pengakuan ini bukan sekadar basa-basi, melainkan bentuk penghormatan yang mendalam terhadap setiap kebaikan yang pernah diterimanya.

Pesan yang Melampaui Jarak

Meski kini jarak dan kesibukan mungkin memisahkan mereka, Lesti menyimpan harapan agar Deswa selalu dalam lindungan Tuhan. "Apa pun yang Deswa lakukan sekarang, saya cuma bisa berdoa semoga dia selalu bahagia dan sukses. Jasa-jasanya nggak akan pernah saya lupakan," ucap Lesti penuh keyakinan.

Kini, saat Lesti sudah menjadi juri di ajang pencarian bakat, ia sering teringat pada sosok Deswa. Pelajaran tentang ketulusan dan kesetiaan itu ia bawa dalam setiap interaksinya dengan para kontestan muda. "Saya ingin menjadi seperti Deswa bagi mereka," ucapnya. Lingkaran kebaikan itu terus berputar.

Warisan Kebaikan yang Abadi

Bagi Lesti, Deswa bukan hanya bagian dari masa lalu, tapi juga inspirasi untuk masa depan. Setiap kali ia menghadapi tantangan baru di industri musik, ia selalu mengingat kembali pesan-pesan sederhana yang dulu diberikan sahabatnya itu. "Hidup itu seperti panggung—kadang kita di atas, kadang di bawah. Yang penting tetap rendah hati dan jangan lupa sama yang di bawah," begitu kira-kira yang sering diucapkan Deswa. Kini, prinsip itu menjadi pegangan hidup Lesti.

Kenangan akan Deswa menjadi pengingat bagi Lesti—dan bagi kita semua—bahwa di balik setiap pencapaian besar, ada tangan-tangan kecil yang pernah membantu tanpa pamrih. Kisah Lesti dan Deswa adalah potret persahabatan sejati yang lahir dari kompetisi, namun abadi melampaui panggung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User