Aug 25, 2026
entertainment

Land of Bad Tayang di Trans TV, Aksi Liam Hemsworth yang Menegangkan

Malam 17 Agustus biasanya diisi gegap gempita kembang api dan semangat kemerdekaan. Namun bagi sebagian keluarga, ada ritual lain yang sama dinantinya: berkumpul di ruang keluarga, menyiapkan camilan,...

Land of Bad Tayang di Trans TV, Aksi Liam Hemsworth yang Menegangkan

Malam 17 Agustus biasanya diisi gegap gempita kembang api dan semangat kemerdekaan. Namun bagi sebagian keluarga, ada ritual lain yang sama dinantinya: berkumpul di ruang keluarga, menyiapkan camilan, lalu tenggelam dalam kisah yang ditayangkan Bioskop Trans TV. Malam ini, giliran Land of Bad yang menemani penonton, sebuah film aksi perang yang tidak hanya menawarkan ledakan, tetapi juga kisah kemanusiaan yang menyentuh.

Misi di Balik Langit dan Darat

Land of Bad mengisahkan perjalanan Sergeant JJ Kinney, diperankan Liam Hemsworth, seorang prajurit baru yang bergabung dalam misi penyelamatan di wilayah konflik. Misi yang tampak sederhana di atas kertas itu berubah menjadi pertempuran bertahan hidup ketika timnya disergap di tengah medan yang tidak bersahabat. Di sinilah peran Captain Eddie Grimm, yang akrab disapa “Reaper”, menjadi penentu. Diperankan Russell Crowe, Reaper adalah pilot drone yang memantau medan perang dari ribuan mil jauhnya, hanya bermodal layar monitor dan radio komunikasi.

Yang menarik, film ini justru menempatkan “manusia di balik layar” sebagai pahlawan utamanya. Reaper tidak memegang senjata di medan tempur, tetapi setiap keputusannya menentukan hidup dan mati orang lain. Perjalanan emosional antara Kinney di lapangan dan Reaper di belakang layar menjadi denyut nadi film ini, mengingatkan bahwa perang modern tidak lagi hanya soal siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang paling tepat mengambil keputusan di detik-detik genting.

Liam Hemsworth dan Perjalanan Menjadi Prajurit

Bagi penggemar Liam Hemsworth, nama ini tentu tidak asing. Adik dari Chris Hemsworth ini pertama kali mencuri perhatian lewat peran Gale Hawthorne dalam trilogi The Hunger Games, sebelum kemudian membuktikan diri sebagai aktor aksi yang serius. Dalam Land of Bad, ia tampil dengan fisik yang ditempa keras dan akting yang lebih dewasa, menggambarkan seorang prajurit yang harus tumbuh dewasa dalam hitungan jam ketika harapan tinggal tipis.

Menariknya, kakaknya, Luke Hemsworth, juga ikut meramaikan film ini. Kehadiran dua bersaudara dalam satu judul menjadi semacam reuni kecil bagi penggemar keluarga Hemsworth, menambah kehangatan di tengah hiruk-pikuk tembakan dan ledakan.

Russell Crowe sendiri bukan wajah baru dalam film bergenre serupa. Dari Gladiator hingga Master and Commander, aktor peraih penghargaan ini telah lama dikenal lewat peran-peran yang kuat dan berwibawa. Namun di Land of Bad, ia menampilkan sisi yang berbeda: seorang operator yang terisolasi, yang harus menahan emosinya di balik seragam militer sambil menanggung beban setiap panggilan yang ia buat. Bagi penonton, kehadirannya menjadi pengingat bahwa kepahlawanan tidak selalu berwujud otot dan senjata.

Ketegangan yang Dibangun Perlahan

Di balik aksinya yang memacu adrenalin, Land of Bad menawarkan ketegangan yang dibangun perlahan. Sutradara William Eubank memilih pendekatan yang lebih dekat dengan realita, membiarkan penonton merasakan cemasnya menunggu, salahnya satu perintah, dan mahalnya satu keputusan. Adegan-adegan pengejaran dan kontak senjata disajikan tanpa banyak hiasan, justru membuat jantung berdebar lebih kencang.

Ada satu hal yang membuat Land of Bad terasa berbeda dari film aksi pada umumnya: ia tidak menjadikan teknologi sebagai sekadar aksesori. Pesawat tanpa awak yang dikendalikan Reaper justru menjadi simbol jarak yang harus dijembatani oleh kepercayaan. Di tengah sorotan layar monitor dan peta digital, film ini mengingatkan bahwa di balik setiap titik koordinat ada nyawa, di balik setiap perintah ada tanggung jawab yang tidak bisa diwakilkan.

Film ini juga mengangkat tema kesetiaan yang dalam. Ketika semua jalur komunikasi terputus dan bantuan tak kunjung datang, satu-satunya yang bisa diandalkan Kinney adalah suara Reaper di ujung radio. Dari situlah tumbuh ikatan yang melampaui jarak ribuan kilometer: antara prajurit di darat dan mata di langit.

Menemani Malam Kemerdekaan dengan Kisah Keberanian

Menonton Land of Bad di malam kemerdekaan terasa pas. Di balik aksi perangnya, film ini adalah kisah tentang orang-orang biasa yang memilih berani demi sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Tentang mereka yang berjuang di garis depan, dan mereka yang diam-diam berjuang dari balik layar. Keduanya sama-sama pantas disebut pahlawan.

Jadi, siapkan camilan dan kenyamanan sofa Anda malam ini. Bagi yang ingin menyaksikan, Land of Bad telah dijadwalkan tayang dalam program Bioskop Trans TV pada Senin, 17 Agustus 2026. Pantau terus jadwal resmi Trans TV untuk memastikan jam tayangnya, agar momen menonton bersama keluarga tidak terlewat begitu saja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User